[ad_1]
Tak jarang klien mengaku pasangannya tak lagi berkata, “Aku cinta kamu.” Mereka kemudian akan mengungkapkan rasa sakit yang menyayat hati serta ketakutan bahwa mungkin saja suaminya akan berhenti mencintai mereka. Mereka mulai bertanya, “Apakah dia mencintaiku?”
Meski demikian naluri kita yaitu untuk menjauh dari rasa sakit dengan mati rasa (terima kasih, es krim!), cara yang terbaik untuk mulai melepaskan rasa malu serta rasa sakit kita yaitu dengan mundur serta bertanya pada diri sendiri bagaimana pasangan kita berkomunikasi. Sesekali, bukan berarti ada orang yang “kehilangan cinta”. Hanya saja seiring berjalannya waktu serta kita beralih dari masa pacaran, orang-orang yang menjalin hubungan memperlihatkan cinta mereka dengan bahasa cinta pilihan mereka (atau kombinasi bahasa cinta).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika pasangan Anda sepertinya tidak lagi menyampaikan 'Aku mencintaimu', inilah saat yang tepat untuk dapat mencari tahu bagaimana dia (serta Anda) pada nyatanya mengomunikasikan cinta:
1. Kata-kata penegasan
Saat klien merasa cemas karena itu suaminya sepertinya tidak mengirimkan pesan romantis atau menyampaikan, “Aku cinta kamu”, ini memberi petunjuk kepada saya bahwa bahasa cintanya yaitu kata-kata yang menguatkan. Mendengar atau membaca kata-kata kasih sayang membuatnya merasa didukung serta diperhatikan. Jika bahasa cinta pasangan Anda yaitu kata-kata, ingat bahwa itu hinaan biasanya dilakukan dalam hati serta cara yang terbaik untuk membangun keintiman yaitu dengan memuji pasangan Anda secara verbal serta menaruh catatan di kotak makan siangnya. Bukankah Elvis yang meminta lebih minim percakapan serta lebih cukup banyak tindakan? Bagi sebagian orang, tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata. Melakukan tugas-tugas seperti membuat makan siang serta mencocokkan jasnya dengan kemeja serta dasi memperlihatkan cukup banyak hal.
2. Tindakan pelayanan
Apakah kekasihmu membawakanmu hadiah yang menarik? Maka besar kemungkinan bahasa cintanya yaitu menerima hadiah. Ini bukan tentang materialisme, hanya saja penerimaan hadiah yang bijaksana mengungkapkan perasaan di balik hadiah itu. Jika bahasa cinta pasangan Anda yaitu menerima hadiah, melupakan hari ulang tahun atau hari jadi yaitu hal yang menyakitkan. Menyampaikan “Aku cinta kamu” semasih minggu biasa dengan bunga atau buku karya penulis favorit akan berbicara cukup banyak.
3. Waktu berkualitas
Meski demikian kita semua menikmati waktu berkualitas bersamaan pasangan, menerima perhatian penuh dari pasangan yaitu hal yang didambakan sebagian orang. Untuk seseorang yang bahasa cintanya yaitu Waktu Berkualitas, tidak ada lagi yang lebih menyampaikan “Aku cinta kamu” selain makan malam yang santai disertai percakapan. Ingin membuat pasangan Anda merasa benar-benar istimewa? Matikan TV, letakkan iPhone Anda, serta dengarkan! Waktu berkualitas berarti berbagi sepertinya tidak hanya percakapan berkualitas namun serta berpartisipasi dalam aktivitas bersamaan.
4. Sentuhan fisik
Juga ada pula di antara kita yang merasa bahwa berpegangan tangan terasa seperti cinta. Sentuhan fisik bukan hanya tentang kehidupan yang kaya; ini tentang penegasan cinta dengan menggunakan belaian atau belaian pada pasangan kita. Pelukan, ciuman, serta belaian lengan pasangan Anda yaitu cara untuk memperlihatkan ketertarikan. Hal ini serta menumbuhkan perasaan aman serta mempunyai. Seperti yang diharapkan, klien saya menyadari bahwa suaminya rutin membuatkan makan siangnya, melipat cucian, serta setiap saat membawakan hadiah lucu saat pergi. Meski demikian dia sepertinya tidak mengucapkan ketiga kata tersebut, dia mengungkapkannya dengan menggunakan tindakan serta pemberian.
Debra Smouse yaitu seorang pelatih kehidupan serta penulis yang karyanya telah diterbitkan di TIME, Huffington Submit, MSN, Psychology These days, serta cukup banyak lagi.
[ad_2]
Sumber: yourtango








