[ad_1]
Madu hal itu dianggap sebagai salah satu pemanis paling sehat. Tetapi andai toples madu Anda mempunyai tekstur yang kasar dan mengkristal, Anda mungkin saja bertanya-tanya apakah madu Anda sudah busuk. Nah, jangan bertanya-tanya lagi: Kami sudah mengetahui apakah madu kristal aman dikonsumsi—dan apa yang bisa Anda lakukan dengan madu yang mengental dan berbutir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apakah Madu Nyatanya Menjadi Buruk?
Jawaban singkatnya: Madu benar-benar tidak kadaluwarsa atau membusuk. “Madu telah ditemukan di kuburan Mesir dan masih bagus ribuan tahun kemudian,” ujar Anne Marie Fauvel, direktur program American Honey Manufacturers’ Affiliation. Anda dapat berterima kasih pada susunan kimiawi madu—yang ternyata mempunyai kandungan air yang sangat rendah dan pH yang tinggi. Hal ini membuat sangat sulit (andai bukan tidak mungkin saja) bagi bakteri dan mikroba lain untuk tumbuh di dalamnya, ujar Fauvel.
Faktanya, satu-satunya hal yang berpotensi mengubah keamanan madu adalah andai Anda menambahkan air ke dalamnya. “Jangan biarkan air masuk ke dalam toples madu, sebab bisa dikarenakan fermentasi,” ujar Fauvel. “Begitulah cara mereka membuat madu.” Madu yang difermentasi akan mempunyai bau alkohol seperti roti.
Simpan madu Anda dalam wadah tertutup rapat untuk meminimalkan paparan udara atau kelembapan guna mencegah fermentasi.
Selain kristalisasi, perubahan lain pada konsistensi atau warna madu Anda mungkin saja terjadi seiring berjalannya waktu. Warnanya dapat menjadi gelap, atau menjadi keruh dan kental. Tetapi perubahan semacam itu tidak memperlihatkan bahwa madu Anda sudah busuk—jadi masih aman untuk dimakan dan dinikmati.
Mengapa Madu Mengkristal?
Pikirkan kembali semua eksperimen pembuatan permen batu dari kelas sains sekolah dasar—dan Anda akan dapatkan jawaban atas pertanyaan kristalisasi. “Mirip dengan menumbuhkan kristal gula dalam larutan air gula, kristalisasi adalah proses alami pada madu,” ujar Fauvel. Madu merupakan larutan tremendous jenuh yang berarti terdapat kelebihan molekul gula dibandingkan dengan kandungan airnya. Artinya, tidak perlu dengan jumlah besar waktu untuk mengarahkan molekul gula tersebut agar mulai menggumpal. (Bahkan hanya setitik serbuk sari di dalam madu bisa menjadi perancah terjadinya kristalisasi, seperti halnya tali atau tongkat dalam eksperimen permen batu.)
Beberapa jenis madu mungkin saja mengkristal lebih cepat dibandingkan yang lain, tergantung pada jumlah glukosa atau fruktosa yang dikandungnya. “Madu dengan rasio glukosa lebih tinggi—seperti madu canola—mengkristal lebih cepat, sedangkan madu dengan rasio fruktosa lebih tinggi—seperti madu tupelo—mengkristal lebih lambat,” ujar Fauvel.
Bisakah Anda Mencegah Madu Mengkristal?
Dalam hal apa pun, semua madu akan mengkristal, sebab ini adalah proses alami yang dialami madu. Tetapi ada bermacam-macam hal yang bisa Anda lakukan untuk memperlambat prosesnya.
Suhu penyimpanan merupakan faktor besar. “Laju kristalisasi terlihat seperti kurva lonceng antara suhu rendah dan tinggi,” ujar Fauvel. “Jadi mendatanya madu pada suhu panas atau suhu dingin atau dimana terjadi fluktuasi suhu bisa membuat madu lebih cepat mengkristal.” Pilihan terbaik Anda—simpan madu pada suhu kamar, hindari kondisi yang terlalu lembab.
Bagaimana Cara “Memperbaiki” Madu yang Mengkristal?
Benar-benar tidak ada yang salah dengan madu yang mengkristal—dan faktanya, di Eropa, madu biasanya dijual dalam bentuk yang lebih kental dan mengkristal, ujar Fauvel. Hal ini membuat penggunaannya tidak terlalu berantakan, sebab kecil kemungkinannya untuk menetes atau mengeluarkan cairan dari roti panggang atau sendok Anda.
Andai madu Anda mengkristal dan Anda ingin mengembalikannya ke tekstur yang lebih halus dan cair untuk resep tertentu (atau olesan pada roti panggang), cukup ambil jumlah yang ingin Anda gunakan, masukkan ke dalam gelas atau wadah menahan panas lainnya. , dan masukkan wadah ke dalam bak air hangat (bukan mendidih!), ujar Fauvel. (Andai Anda memasukkan madu mentah ke dalam air mendidih, hal itu akan mematikan enzim sehat di dalam madu.)
Diamkan madu yang sudah mengkristal di dalam penangas air hangat sampai hingga kekentalan yang Anda inginkan, dan voila—madu Anda kembali ke kelezatannya.
[ad_2]
Sumber: realsimple.com








