[ad_1]
Buah berbiji merupakan buah yang paling digemari di musim panas, namun terkadang kategori buah yang berair ini terasa minim membingungkan. Persik, nektarin, plum, ceri, dan aprikot semuanya berada dalam satu keluarga, yang dikenal mempunyai biji di bagian tengah dan bagian luar yang berdaging di sekitarnya, dan seperti kerabat lainnya, buah-buahan ini terus menerus kali terlihat sangat mirip. Pertimbangkan varietas seperti persik putih dan pluot (hibrida plum-aprikot) dan mencari-cari di lorong buah-buahan di bulan-bulan terpanas mungkin saja terasa seperti teka-teki. Berikut ini hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang persik vs. nektarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa itu Buah Persik?
Persik adalah buah yang dikenal sebab kulit luarnya yang berwarna jingga atau merah dan dagingnya yang berair. Seperti semua buah berbiji, persik tumbuh di pohon dan merupakan anggota genus Prunus. Persik mempunyai spesies tersendiri. Dalam spesies tersebut, terdapat berbagai jenis persik, termasuk persik kuning, persik putih, persik donat, persik Chic Girl, dan masih dengan jumlah besar lagi, termasuk nektarin.
Apa itu Nektarin?
Nektarin adalah sejenis buah persik! Nektarin mempunyai kulit merah jingga yang halus dan hampir mengilap, sebab nektarin memang buah persik berkulit halus. Nektarin adalah variasi buah persik yang tumbuh secara alami, dan diyakini telah dibudidayakan ribuan tahun silam di Tiongkok, tempat buah persik berasal. Nektarin biasanya hadir dalam varietas putih dan kuning, dan halus (berlawanan dengan berbulu) sebab gen resesif. Nektarin bukanlah spesiesnya sendiri dan tumbuh di pohon yang sama dengan buah persik. Nektarin tetap cukup keras saat matang, dan lezat dalam hidangan musim panas yang manis, gurih, dan pedas, termasuk salad nektarin dan burrata serta kue minyak zaitun nektarin.
Persik vs. Nektarin
Persik dan nektarin tumbuh di kebun yang cerah dan beriklim sedang di pohonnya sendiri. Secara botani, keduanya hampir identik satu sama lain dan hanya berbeda dalam satu gen. Sebagian orang yakin bahwa nektarin lebih manis dan lebih segar daripada buah persik, namun rasa dan konsistensinya sepenuhnya bergantung pada buah itu sendiri, serta kematangannya. Sebagian orang lebih menyukai tekstur nektarin yang digigit sebab tidak mempunyai ciri khas bagian luar yang berbulu seperti buah persik.
Persik dan nektarin sebaiknya disimpan pada suhu ruangan, dengan tangkai di bawah, untuk menjaga kesegarannya secara optimum. Persik dan nektarin bisa dimakan mentah, namun juga bisa dipanggang untuk dapatkan rasa yang lebih kuat, lebih manis, dan lebih hangat serta lebih segar.
Bisakah Persik Dirubah dengan Nektarin?
Persik dan nektarin bisa digunakan secara bergantian dalam hampir semua resep. Dalam kasus di mana resep mengharuskan atau menyarankan untuk membuang kulit buah atau menghaluskan dagingnya, hampir mustahil untuk membedakan antara buah persik dan nektarin. Menggabungkan buah persik dan nektarin dalam resep, seperti dalam peach cobbler trifle, ayam panggang dengan saus persik blueberry, atau salad tomat dan persik dengan ham Serrano, bisa menghasilkan kombinasi rasa, tekstur, dan warna yang menyenangkan.
[ad_2]
Sumber: realsimple.com








