Dadang M. Naser Sentil BBWS Citarum: Jangan Lagi Berlindung di Balik Alasan Anggaran

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi sungai Citarum di bawah Jembatan Batujajar KBB (foto: Hen-hen/Sekitarkita.id)

i

Kondisi sungai Citarum di bawah Jembatan Batujajar KBB (foto: Hen-hen/Sekitarkita.id)

SEKITARKITA.id– Sungai Citarum kembali menjadi sorotan tajam setelah Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dadang M. Naser, melayangkan kritik keras terhadap kinerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

Dalam kunjungan reses di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu 11 Juni 2025, Dadang menilai BBWS terlalu sering menggunakan dalih kekurangan anggaran sebagai alasan atas buruknya kondisi Sungai Citarum.

“BBWS jangan terus-terusan beralasan kurang anggaran. Kalau memang anggaran kurang, tetap harus ada kerja nyata bersama rakyat,” tegas Dadang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Bupati Bandung dua periode ini juga menyoroti masalah eceng gondok dan sampah yang semakin mengotori Sungai Citarum.

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser (foto: dok. Sekitarkita.id/ilustrasi)
Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser (foto: dok. Sekitarkita.id/ilustrasi)

Ia mengakui bahwa masyarakat memang turut andil dalam membuang sampah ke sungai, namun tanggung jawab utama tetap berada di tangan BBWS Citarum.

“Rakyat memang buang sampah, tapi kalau soal eceng gondok, itu tanggung jawab BBWS. Mereka harus bisa menggandeng masyarakat untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Ngeri! Ledakan Tabung Gas di Padalarang Lukai Lima Orang, Tiga Korban Alami Luka Bakar hingga Melepuh

Dadang Dorong Aktifkan Kembali Satgas Citarum Harum

Untuk mengatasi persoalan klasik Sungai Citarum yang tak kunjung tuntas, Dadang M. Naser mengusulkan agar konsep Satgas Citarum Harum kembali dihidupkan.

Ia menyebut, Satgas yang dulu dibentuk bersama almarhum Letjen Doni Monardo dinilainya sebagai salah satu langkah konkret dalam menciptakan kolaborasi lintas sektor.

“Konsep Citarum Harum dulu itu berhasil. Jangan ego sektoral, semua pihak harus turun tangan, pemerintah, TNI, akademisi, swasta, hingga masyarakat,” jelasnya.

Dadang juga menekankan pentingnya keterlibatan TNI dalam Satgas Citarum Harum, seperti halnya peran militer di sejumlah negara lain dalam urusan penataan lingkungan.

“TNI jangan hanya di bidang pangan, tapi juga harus ikut turun di sektor lingkungan. Mereka punya kemampuan eksekusi di lapangan,” ujar Dadang.

Pernyataan tegas Dadang ini menjadi peringatan serius bagi BBWS Citarum dan pemangku kepentingan lingkungan lainnya. Di tengah persoalan sedimentasi, ledakan gulma air, dan pencemaran air Sungai Citarum, pendekatan kolaboratif menjadi kebutuhan mendesak.

Dadang menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa Sungai Citarum bukan sekadar urusan teknis, tetapi soal komitmen kolektif.

Baca Juga:  Dibalik Kemeriahan HUT RI ke-77 di Bandung Barat, Kisah Lansia Pencari Rongsok Sang Motivator 'Menyayat Hati'

“Jika tidak segera ditangani secara serius dan sistematis, bukan tidak mungkin Citarum kembali menyandang predikat sebagai salah satu sungai terkotor di dunia,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB
CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 
Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix
Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:47 WIB

CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix

Berita Terbaru