SEKITARKITA.id – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan rehabilitasi Jembatan Flyover Tegal Gede, menyusul laporan dari masyarakat terkait rusaknya sambungan jalan di lokasi tersebut.
Kepala Bidang Jembatan DSDABMBK Kabupaten Bekasi, Achmad Fauzi, menyatakan bahwa tinjauan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap keluhan pengguna jalan.
“Hari ini kami memantau langsung kegiatan rehabilitasi Jembatan Flyover Tegal Gede. Perbaikan ini atas laporan masyarakat terkait sambungan jembatan yang rusak,” ujar Achmad Fauzi kepada awak media, Kamis (22/05/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, setelah dilakukan pengecekan di lapangan, kerusakan pada sambungan jembatan terbukti nyata dan langsung ditindaklanjuti menggunakan anggaran tahun berjalan.
Jembatan Flyover Tegal Gede sendiri merupakan salah satu infrastruktur strategis di Kabupaten Bekasi. Jembatan ini dirancang dengan struktur kelas 1 yang mampu menopang beban kendaraan berat, serta menjadi akses vital penghubung antara Cikarang Selatan dan Cikarang Utara, khususnya di kawasan industri.
“Perbaikan dilakukan dengan metode elastis expansion joint menggunakan asphaltic plug yang mampu menahan gerakan struktur secara fleksibel. Ini penting karena jembatan ini sering dilalui kendaraan berat industri,” jelasnya.
Selain perbaikan sambungan, DSDABMBK juga melakukan pengaspalan ulang di beberapa titik akses jembatan. Proyek ini ditargetkan rampung dalam dua minggu ke depan.
Sebagai langkah antisipasi selama proses rehabilitasi berlangsung, pihak Dinas mengimbau masyarakat dan pengendara untuk menghindari Jembatan Flyover Tegal Gede dan memilih jalur alternatif seperti kawasan Jababeka.
“Kami juga mengingatkan kendaraan berat agar menyesuaikan tonase dan tidak melebihi kapasitas jembatan,” tutup Fauzi.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Muh. Bahktiar








