Dukung Program Makan Bergizi, Imam Besar Istiqlal Ingatkan Hadist untuk Anak

- Penulis

Senin, 14 Oktober 2024 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Rektor Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Quran Jakarta, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (foto: istimewa)

i

Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Rektor Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Quran Jakarta, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (foto: istimewa)

Jakarta, SekitarKita.id — Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Rektor Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Quran Jakarta, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan makan bergizi tanpa biaya bagi siswa-siswi di sekolah, yang diusung oleh presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto.

Menurut Nasaruddin, program ini sangat penting dan selaras dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya perhatian terhadap pertumbuhan anak.

“Gagasan untuk memberi makan kepada anak-anak usia pendidikan dini sangat penting untuk kita dukung. Dengan jumlah besar hadist yang mengingatkan kita betapa perlunya memberikan gizi yang cukup kepada anak-anak yang sedang merasakan pertumbuhan, terutama sel-sel otak,” kata Nasaruddin kepada jurnalis, Sabtu (12/05).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasaruddin menyampaikan bahwa program seperti ini seharusnya sudah ada sejak lama. Tetapi, ia menegaskan tak ada ujar terlambat untuk memulai hal baik, terlebih yang berdampak besar bagi generasi yang akan datang.

“Alhamdulillah, tak ada ujar terlambat untuk sebuah kebaikan. Saya terus menerus mengungkapkan di berbagai media bahwa perhatian terhadap gizi anak-anak sangatlah penting,” tambahnya.

Baca Juga:  Eratani dan IPB College Bekerja Sama untuk Tingkatkan Inovasi dan Pendidikan di Bidang Pertanian

Selain itu, Nasaruddin juga menekankan bahwa perhatian Rasulullah SAW terhadap anak-anak menjadi teladan yang kuat untuk memberi dorongan untuk kebijakan ini.

“Rasulullah SAW memberikan dengan jumlah besar perhatian kepada anak kecil, seperti dalam hadist yang diriwayatkan oleh Mu’awiyah bin Abi Sufiyah tentang pentingnya mengajarkan sholat pada usia dini. Hal ini memperlihatkan bahwa pembinaan anak, baik dari segi gizi, pendidikan psikologis, mencapai sentuhan dari orang tua, sangatlah penting,” jelasnya.

Menurut Nasaruddin, kebijakan makan bergizi tanpa biaya ini juga bisa menjadi solusi bagi anak-anak terlantar dan yatim yang sesekali kurang dapatkan akses makanan yang berkualitas.

Ia menambahkan bahwa Islam memberikan perhatian khusus kepada anak yatim, sebagaimana termaktub dalam Al-Quran, “A raaitalladzii yukadzdzibu biddiin fadzaalikalladzii yadu’ul yatiim,” yang mengingatkan pentingnya merawat dan membantu anak-anak yang membutuhkan.

Dengan memberi dorongan untuk program ini, Nasaruddin percaya generasi penerus Indonesia akan tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berkualitas, serta menjadikan kebijakan ini sebagai salah satu langkah Islami yang membawa manfaat besar bagi masyarakat luas.

Baca Juga:  Halo Robotics Sukses Gelar Acara Drone Talks di Jakarta

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB