EasyJet Inggris melihat momentum musim panas yang kuat, mengangkat saham Oleh Reuters

- Penulis

Kamis, 18 April 2024 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Sarah Muda

LONDON (Reuters) -Maskapai penerbangan Inggris easyJet (LON:) mengatakan pihaknya yakin permintaan perjalanan akan tetap kuat pada musim panas ini, menempatkannya pada jalur pertumbuhan lebih lanjut dan meningkatkan sahamnya setelah memperkirakan kerugian musim dingin yang lebih kecil dari perkiraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsumen di Eropa terus mengeluarkan uang untuk melakukan perjalanan meskipun tarif naik dan pendapatan mereka terhimpit oleh kenaikan suku bunga, dan kepala eksekutif easyJet Johan Lundgren mengatakan ada “momentum positif” memasuki musim perjalanan yang penting.

“Kami memasuki periode musim panas dengan keyakinan bahwa kami dapat memberikan rekor performa musim panas lainnya,” katanya kepada wartawan, Kamis.

Saham easyJet diperdagangkan naik 4% pada pukul 08.00 GMT (15.00 WIB), namun pada harga 538 pence, harga saham tersebut masih jauh dari degree sebelum pandemi sebesar 1.300 pence, karena kekhawatiran mengenai berapa lama pengeluaran perjalanan dapat terus meningkat.

Masalah lain yang mungkin terjadi adalah ketegangan di Timur Tengah. EasyJet pada hari Selasa membatalkan penerbangan ke Israel hingga Oktober, setelah layanan yang sangat terbatas dimulai kembali pada bulan Maret.

Baca Juga:  Terlalu dini untuk merotasi pemenang AI

“Kami melakukan realokasi ke destinasi-destinasi yang kami yakini akan ada permintaan yang kuat di masa depan,” kata Lundgren mengenai keputusan tersebut.

Kapasitas tersebut akan ditambahkan ke destinasi seperti Malaga dan Mallorca, katanya, seraya menambahkan bahwa keseluruhan permintaan terus dipusatkan di tempat-tempat liburan seperti Portugal, serta Amsterdam untuk liburan kota.

Di kawasan Timur Tengah, easyJet juga terbang ke Mesir dan Turki, dan Lundgren mengatakan tidak ada dampak terhadap pemesanan ke negara-negara tersebut.

Selama enam bulan hingga akhir Maret, maskapai ini memperkirakan kerugian sebelum pajak akan mencapai antara 340 juta pound hingga 360 juta pound, mengalahkan perkiraan konsensus yang memperkirakan kerugian sebesar 390 juta pound.

“Kinerja pendapatan semester pertama lebih baik dari perkiraan sementara kinerja biaya sejalan dengan panduan, hal ini kemungkinan akan disambut baik oleh pasar ekuitas,” kata analis Goodbody.

© Reuters.  FOTO FILE: Pemandangan umum sayap pada penerbangan EasyJet dalam rute Lisbon ke Praha, Republik Ceko, 25 Oktober 2023. REUTERS/David W Cerny/File Foto

Melihat periode Juli hingga September, ketika easyJet memperoleh sebagian besar keuntungannya, maskapai ini mengatakan pihaknya menambah kapasitas sebesar 7% dan pendapatan consistent with kursi akan “jauh di atas” tahun lalu, dengan bisnis liburan grup tersebut juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Baca Juga:  Paramount menggantikan CEO dengan trio saat membicarakan merger dengan Skydance Oleh Reuters

($1 = 0,8021 pon)



[ad_2]

2024-04-18 20:51:26

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru