Elektabilitas Partai Buruh 4,5 persen, Said Iqbal: optimis lolos 30 kursi di Senayan

- Penulis

Selasa, 23 Januari 2024 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan Partai Buruh optimistis bisa meloloskan 20 hingga 30 kursi di Senayan dalam kontestasi Pemilu 2024 yang tinggal 21 hari lagi.

Hal ini dikatakan Said saat mengadakan kampanye akbar di gedung HBS Cimareme, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa 23 Januari 2024.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil survei internal yang dilakukan Partai Buruh, elektabilitas partai yang berlogo padi dan didominasi warna oranye itu sudah mencapai 4,7 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada hari ini Partai Buruh melakukan kampanye hari yang ketiga, sengaja memilih kampanye di Kabupaten Bandung Barat yang notabene wilayah basis petani dan juga basis buruh,” kata Said Iqbal saat konfrensi pers, Selasa.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal (foto: Abdul Kholilulloh)
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia menjelaskan, selain massa buruh dari KBB juga hadir massa dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Dihadiri ketiga ih ni, kata dia, Partai Buruh ingin menyampaikan bilamana Tuhan mengizinkan di mana elektabilitas Partai Buruh dari survei internal itu sudah 4,7 persen.

Baca Juga:  Orangtua Keluhkan Menu MBG di SDN Sukamaju KBB: Makanan Dinilai Tak Layak, Distribusi Kerap Telat

Sehingga Partai Buruh sudah dapat dipastikan lolos ke Senayan dan meloloskan 20 sampai 30 kursi DPR RI.

“Pada waktu masuk ke Senayan nanti, kami akan berfokus salah satunya pada upah yang layak, yakni naik 15 persen dan jaminan sosial, serta reformal agraria,” ungkapnya.

Partai Buruh mengadakan kampanye akbar di HBS, Cimareme, Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Partai Buruh mengadakan kampanye akbar di HBS, Cimareme, Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Terkait jaminan sosial, sebut Said Iqbal, ada lima program jaminan sosial yang bakal diperjuangkan Partai Buruh. Menurutnya, pada dua tahun pertama di DPR RI nanti, bersama DPRD Provinsi dan tentu diperintahkan DPRD kabupaten/kota Partai Buruh akan memperjuangkan jaminan makanan dan jaminan pengangguran unemployment insurance.

“Apa itu jaminan makanan?, yaitu kita akan meminta negara melalui APBN dan APBD memberikan jaminan makanan dalam bentuk cash money transfer,” sebutnya.

“Jadi, mentransfer uang cash ke ATM yang nanti akan diberikan ke setiap warga miskin dan mendekati miskin di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Nantinya, terang Said Iqbal, warga miskin bakal diberikan ATM dan ditransfer Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per bulan selama seumur hidup.

Baca Juga:  Kemenangan di Tubuh Paslon HADE, PDIP KBB Fokus Perketat Penjagaan TPS

“Karena negara harus melayani dan memberi makan orang miskin. Apa yang salah dengan memberikan makan orang miskin,” imbuhnya.

Kendati demikian, papar Said Iqbal, program jaminan makanan ini bukan program jaminan sosial, seperti yang digaungkan makan gratis dan susu gratis. Itu bantuan sosial.

“Kami jaminan sosial, seumur hidup harus dikasih Rp 500 ribu dan ditransfer setiap bulan ke ATM selama seumur hidup,” bebernya.

Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan tidak besar, jumlah orang miskin Rp 27,7 juta jiwa, kurang lebih kalau dibulatkan sebanyak 30 juta jiwa kemudian dikali Rp 500 ribu misalnya, hanya Rp 15 triliun sebulan.

“Rp 15 triliun itu kemudian dikali 12 bulan atau setahun hanya Rp 180 triliun. Tidak perlu Rp 380 triliun seperti yang didengung-dengungkan dengan makanan gratis,” tuturnya.

Padahal, sambung Said Iqbal, rakyat cukup diberikan beras 10 kg tiap bulan, makanan layak, lauk pauk layak. Sehingga, ibu jamu gendong hasil jamu gendongnya ditabung.

Kemudian, tukang becak hasil dari becaknya ditabung, ojol dari hasil ojolnya ditabung, petani dari hasil taninya ditabung. Tapi tentang makanan negara yang harus berikan.

Baca Juga:  Terekam CCTV, Diduga pemotor jadi korban begal berkedok Debt Collector di Lembang

“Haram hukumnya orang kelaparan di negeri yang kaya seperti Indonesia. Itulah yang kita sebut jaminan makanan,” tegasnya.

“Saya pernah dikritik, mana mungkin. Saya jawab mungkin, karena cukai rokok sekarang itu Rp 230 triliun. Ngasih orang makan kita gak akan bangkrut. Kasih dari uang cukai rokok atau dari sebagian APBN dan APBD,” tandasnya.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 
Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 
Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus
Pesan Menohok Ketua Komisi III DPRD Pither Tjuandys: JAGUR Harus Jadi Garda Kondusivitas di KBB
Geledah Kantor Pengembang Kota Baru Parahyangan, KPK Sita Dokumen HGB
Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Belasan Siswa SDN Garuda Cisarua Tumbang Diduga Usai Makan MBG, SPPG Jambudipa 1 Jadi Sorotan 

Rabu, 30 September 2026 - 20:35 WIB

Gerak Cepat, Polres Cimahi Ungkap Peredaran Sabu di Batujajar, Buruh Harian Lepas Diringkus

Berita Terbaru