FDA AS menyetujui terapi Merck untuk kondisi paru-paru yang langka Oleh Reuters

- Penulis

Kamis, 28 Maret 2024 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

(Cerita tanggal 26 Maret ini telah diperbaiki untuk menghilangkan referensi ke hormon perangsang folikel, di paragraf 8)

Oleh Leroy Leo dan Michael Erman

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Reuters) – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada hari Selasa menyetujui pengobatan Merck untuk orang dewasa yang menderita tekanan darah tinggi karena penyempitan arteri paru-paru, sehingga menambah potensi obat blockbuster ke dalam portofolio raksasa farmasi tersebut.

Saham Merck naik lebih dari 4% dalam perdagangan yang diperpanjang.

Terapi tersebut, yang diberi merek Winrevair, disetujui untuk mengobati hipertensi arteri pulmonal (PAH), yang mempengaruhi sekitar 40.000 orang di Amerika Serikat.

“Kami berharap dapat membuat perbedaan yang signifikan bagi pasien-pasien yang menderita penyakit ini dengan tingkat kematian selama lima tahun sebesar 43%,” Jannie Oosthuizen, presiden bisnis Kesehatan Manusia Merck AS, mengatakan kepada Reuters.

Winrevair akan dibanderol dengan harga $14.000 in line with botol, kata Oosthuizen. Menurut knowledge uji coba perusahaan, sebagian besar pasien akan menggunakan satu botol setiap tiga minggu, yang berarti $238.000 in line with tahun.

Baca Juga:  Tesla memangkas harga di China, Jerman, dan seluruh dunia setelah pemotongan di AS Oleh Reuters

Produsen obat tersebut berharap dapat memasarkan obat tersebut ke pasar pada akhir April.

Merck menerima hak atas Winrevair sebagai bagian dari akuisisi Acceleron Pharma (NASDAQ 🙂 senilai $11,5 miliar pada tahun 2021. Merck telah meningkatkan portofolio obat kardiovaskularnya sebagai bagian dari strateginya untuk melawan kemungkinan penurunan penjualan pengobatan kanker Keytruda , obat terlaris di dunia, dari biosimilar pada akhir dekade ini.

Winrevair, yang secara kimia dikenal sebagai sotatercept, menjadi pengobatan pertama yang mendapatkan persetujuan FDA dari kelas obatnya, yang menargetkan jenis protein yang disebut aktivin.

PAH disebabkan oleh penyempitan arteri di paru-paru, yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan gejala seperti sesak napas, nyeri dada, dan pusing.

Hipertensi juga membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, hingga akhirnya menyebabkan gagal jantung.

“Kami melihat sotatercept memiliki peluncuran awal yang kuat dan dengan cepat menjadi bagian dari standar perawatan bagi pasien PAH yang memenuhi syarat,” tulis analis JP Morgan, Chris Schott (ETR 🙂 dalam sebuah catatan.

Baca Juga:  Goldman melihat potensi harga emas melonjak di atas $3000 di tengah risiko geopolitik Oleh Making an investment.com

Schott memperkirakan terapi ini akan mencapai penjualan puncak sekitar $5 miliar pada tahun 2030.

© Reuters.  FOTO FILE: Logo Merck terlihat di gerbang kampus Merck & Co di Rahway, New Jersey, AS, 12 Juli 2018. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Persetujuan obat Merck didasarkan pada uji coba tahap akhir selama 24 minggu terhadap 323 pasien dengan PAH.

Dalam uji coba tersebut, pasien yang diobati dengan obat tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kapasitas olahraga, meningkatkan jarak berjalan kaki 6 menit sebanyak 40,8 meter, dibandingkan dengan pasien yang diberi plasebo.



[ad_2]

2024-03-28 06:45:38

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB