[ad_1]
Ban merupakan komponen sangat penting pada motor roda dua tetapi kadang terus menerus terabaikan. Seandainya saja ban dan butuh perhatian agar kondisinya tetap prima juga kinerjanya tetap optimum.
Fungsi utama ban yaitu sebagai penopang berat motor roda dua juga pengendara dan menyerap guncangan dari permukaan jalan sebelum diserap lagi oleh suspensi. Tujuannya, agar berkendara terasa lebih nyaman. Fungsi lainnya, meneruskan gaya gerak juga pengereman ke permukaan jalan, dan menjadi pengontrol arah kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain memperhatikan kondisi visible ban, hal lain yang dan perlu diperhatikan yaitu tekanan udara atau terus menerus disebut tekanan angin. Jika tekanan anginnya kurang atau berlebih, akan memengaruhi performa motor secara keseluruhan.
Seiring waktu tekanan angin pada ban pasti berkurang, perubahan suhu juga bahkan dapat terjadi jika motor sepertinya tidak digunakan dalam waktu lama.
Semua fungsi itu sepertinya tidak akan optimum jika tekanan ban sepertinya tidak sesuai dengan standar. Sebagai contoh, jika tekanan ban terlalu tinggi bisa menurunkan daya cengkram ban ke jalan (luas bidang ban yang bersentuhan ke jalan lebih kecil), keausan ban sepertinya tidak rata. Pada bagian tengah habis sebelum waktunya, Menurunkan daya serap guncangan dari permukaan jalan (menurunkan tingkat kenyamanan juga keamanan berkendara). Jika ban sudah masuk usia pakai, akan mempercepat keretakan / pecah-pecah. Jika tekanan ban terlalu kecil, akibatnya
Menurunkan dealing with motor roda dua / menurunkan kemampuan mengawasi/stabilitas kemudi saat bermanuver, Luas bidang ban yang bersentuhan ke jalan lebih banyak sekali dengan begitu menurunkan kemudahan ban untuk menggelinding (terasa berat saat akselerasi), Potensi pelek motor menerima benturan dari permukaan jalan lebih besar sekali, dalam kondisi excessive pelek motor bisa berubah bentuk jika menerima benturan berlebih dari jalan
Tekanan angin ban sesuai standar akan membuat ban lebih awet juga motor roda dua akan terasa nyaman digunakan. Sebab tersebut, lakukan pemeriksaan juga penyetelan tekanan ban secara rutin sesuai standar.
Untuk mengetahui standar tekanan angin yang dianjurkan, pengendara dapat lihat di stiker yang tertempel pada motor roda dua. Gantilah ban motor roda dua jika kondisinya sudah mulai aus.
[ad_2]
Sumber: motorkux








