[ad_1]
Keintiman tidak terbatas pada kontak fisik. Keintiman juga meliputi ikatan pikiran dan jiwa. Chemistry menyatukan dua orang, namun keintiman emosional menjaga mereka tetap bersama.
Keintiman emosional jauh lebih mendalam daripada keintiman fisik sebab keintiman emosional menggali ketakutan dan harapan orang yang Anda cintai, menyentuh hakikat diri mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keintiman emosional berarti mengetahui apa yang sangat dibutuhkan pasangan Anda bahkan sebelum mereka memintanya — mengalami emosi, kebutuhan, dan keinginan mereka seakan-akan itu adalah milik Anda sendiri.
Terdapat sesuatu yang sangat sederhana tetapi sangat hebat tentang mengenal pasangan Anda sedalam ini.
Ini dia ikatan emosional yang dalam yang hanya dimiliki oleh pasangan yang paling lama menjalin hubungan:
1. Mereka tetap sadar
Selalu menyadari keberadaan pasangan Anda adalah kuncinya. Jaga rasa keintiman dengan memperhatikan perilaku mereka sehari-hari.
Apa yang mengganggu mereka? Apa yang bisa Anda lakukan untuk meredakan kekhawatiran mereka? Kenali apa yang paling dibutuhkan pasangan Anda dari Anda ketika itu — apakah untuk dimanja atau dibiarkan sendiri?
Lakukan pengorbanan kecil yang berarti bagi mereka, seperti memasak makanan kesukaan mereka setelah seharian bekerja keras. Pasangan yang selaras akan bergetar bersama secara religious, meski demikian pasangan tersebut terpisah secara fisik.
2. Mereka terlibat dalam percakapan yang berkualitas
Siapa pun bisa berkomunikasi, namun tidak semua orang bisa berkomunikasi secara efektif. Lakukan conversation yang penuh perhatian dengan pasangan Anda.
Kurangi mengeluh dan perbanyak bertanya. Ajukan pertanyaan yang penting bagi pasangan Anda untuk membantu mereka membuka diri, namun jangan membuat percakapan tersebut memberi kesan wawancara.
Ajukan satu pertanyaan yang relevan, lalu biarkan mereka berbicara sebanyak (atau sesedikit) yang mereka inginkan. Mereka mungkin saja mencoba memberi tahu Anda tentang perasaan mereka, namun mungkin saja kesulitan menyampaikannya.
Dengarkan pilihan kata-kata mereka dan keraguan mereka pada saat-saat tertentu. Tindakan tersebut menyampaikan kondisi pikiran bawah sadar mereka, sebagaimana didukung oleh sebuah studi tahun 2023 dari Universitas Bielefeld di Jerman.
Pertimbangkan kualitas percakapan Anda: Apakah Anda cukup sejumlah besar berbicara, dan andai ya, apa dasar pembicaraan Anda? Apakah Anda hingga kesimpulan yang bermanfaat bersama atau kesimpulan yang merugikan satu sama lain?
Jenis pidato yang tepat menawarkan perspektif baru dan membawa Anda lebih dekat ke penyelesaian. Andai semua cara gagal, tanyakan saja, “Bagaimana perasaan Anda hari ini?” atau, “Bagaimana perasaan Anda tentang (subjek)?”
3. Mereka mungkin bisa memeriksanya bersama
Anda bisa mengembangkan keintiman emosional dengan pasangan melalui aktivitas harian seperti visualisasi bersama dan latihan lainnya, sebagaimana diperkuat oleh observasi tahun 2014. Seiring waktu, hal ini akan membantu Anda tumbuh lebih dekat. Dengan jumlah besar orang memakai latihan visualisasi untuk memotivasi diri mereka sendiri di dunia nyata.
Kemungkinannya Anda sudah melakukan ini dengan pasangan Anda setiap kali Anda merencanakan atau membayangkan masa depan bersama. Lakukan satu langkah lebih jauh.
Genggam tangan pasangan Anda dan ucapkan mimpi Anda secara bergantian. Anda bisa menyampaikan hal-hal seperti, “Saya lihat kita memasuki rumah baru kita. Rumahnya terbuat dari batu bata dengan taman di depannya,” atau apa pun yang ingin Anda berdua capai.
Jadikan ini kebiasaan setiap malam atau setiap minggu. Visualisasi bersama akan menginspirasi Anda untuk bekerja menuju tujuan bersama.
bbernard melalui Shutterstock
4. Mereka saling memperkuat cinta satu sama lain
Jangan pernah meremehkan kekuatan kata-kata yang diucapkan untuk memperkuat rasa cinta. Saat Anda memberi tahu pasangan bahwa Anda mencintainya, katakan dengan tulus dan tunjukkan gairah di balik kata-kata Anda. Ini berarti mengucapkan “Aku mencintaimu” dengan penuh semangat alih-alih “Aku mencintaimu” dengan tergesa-gesa.
Tekankan kembali nilai mereka dalam kehidupan Anda. Pegang erat pasangan Anda dan rasakan setiap inci keberadaan mereka: cium rambutnya, rasakan punggungnya, dan dengarkan detak jantungnya. Tutup mata Anda dan katakan apa arti mereka bagi Anda. Puji dan berdayakan mereka.
Jangan terlalu memikirkan kata-kata Anda. Bicaralah dari lubuk hati Anda.
5. Mereka memperhatikan bahasa tubuh
Perhatikan bahasa tubuh pasangan Anda saat Anda berbicara. Perhatikan napasnya, saat ia mendesah, saat ia menyilangkan kaki, di mana ia memegang tangannya, dll. Sebagian besar gerakan dilakukan secara tidak sadar, namun setiap gerakan mempunyai alasan tersendiri.
Saat Anda memperhatikan gerakan-gerakan kecil, Anda bisa memahami tingkat kenyamanan pasangan Anda dan mencari tau tahu apa yang membuatnya merasa tidak nyaman. Seiring berjalannya waktu, Anda bisa mengetahui apa yang dipikirkan pasangan Anda hanya dengan memperhatikan cara mereka bersikap.
Melakukan kontak mata juga membantu memperkuat hubungan Anda. Mungkin saja ada saat-saat ketika Anda ingin menghindari menatap mata pasangan Anda, seperti ketika mereka membuat Anda kesal.
Bahkan di saat-saat seperti ini, pahami itu tak ada yang lebih efektif dalam mengungkapkan (atau mengkhianati) perasaan selain kontak mata, sebagaimana didukung dalam sebuah observasi dari tahun 2021. Ujar-kata mungkin saja hingga otak, namun pandangan sekilas menetes ke dalam jiwa.
Berlatihlah menatap mata pasangan Anda saat Anda berbicara kepadanya untuk meningkatkan kekuatan kata-kata Anda.
6. Mereka menjaga cinta tetap hidup
Mudah untuk menjadi kebal secara emosional terhadap pasangan kita saat kebosanan mulai melanda. Secara ilmiah, kadar dopamin di otak menurun saat kita mulai terbiasa dengan seseorang, seperti yang ditunjukkan dalam sebuah observasi tahun 2006.
Kebanyakan pasangan hanya berdiam diri dan membiarkan percikan hubungan mereka padam atau mencarinya di tempat lain, sebagian sebab mereka percaya tak ada yang bisa mereka lakukan.
Tetapi dengan tindakan yang tepat, kedua pasangan bisa menyalakan kembali api asmara dengan begitu berkobar lebih kuat dari sebelumnya.
Perasaan gembira bisa dibangkitkan kembali melalui aktivitas baru dan lama. Dorong pasangan dan diri Anda keluar dari zona nyaman.
Tint Media melalui Shutterstock
Untuk memulai, kembalilah ke awal dan lakukan sesuatu yang Anda sukai dalam beberapa bulan pertama hubungan Anda. Tinggalkan ponsel di rumah dan berkomunikasilah sepanjang aktivitas tersebut.
Kemudian, cobalah sesuatu yang sama sekali baru, sesuatu yang selalu ingin Anda coba namun mungkin saja belum sempat. Tak ada alasan untuk tidak melakukan apa pun demi menjaga cinta tetap hidup.
Jauh melampaui keintiman fisik, keintiman emosional menumbuhkan ketahanan, keharmonisan, dan stabilitas di antara pasangan. Gunakan rahasia ini untuk membangun fondasi bagi hubungan yang kuat dan dekat.
Dokter Carmen Harraadalah seorang psikolog intuitif, pakar hubungan, penulis buku terlaris, pembawa acara radio, dan tokoh TV. Karyanya telah dimuat di The New York Occasions, The New York Publish, Elle Mag, New York Day-to-day News, Vogue, US Weekly, New York Mag, The Hollywood Reporter, dan masih sejumlah besar lagi.
[ad_2]
Sumber: yourtango








