Keluarga Rehan Korban Pembacokan Hingga Tewas di Karawang Minta Pelaku Dihukum Setimpal

- Penulis

Kamis, 8 Agustus 2024 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Endang Samsudin, mewakili keluarga korban saat sidang kasus pembacokan yang menewaskan Rehan Akmal (foto: Andyka Nugroho)

i

Endang Samsudin, mewakili keluarga korban saat sidang kasus pembacokan yang menewaskan Rehan Akmal (foto: Andyka Nugroho)

SEKITARKITA.id- Keluarga Rehan Akmal, yang diduga menjadi korban pembunuhan di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Karawang.

Pada sidang yang digelar hari Rabu 7 Agustus 2024, mereka menuntut agar pelaku yang menghilangkan nyawa Rehan Akmal dihukum seberat-beratnya.

Endang Samsudin, mewakili keluarga korban, menyampaikan kepada media bahwa mereka meminta penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman maksimal kepada pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini keponakan saya, Rehan Akmal, diduga menjadi korban pembunuhan. Saya mendapatkan kabar bahwa Rehan mengalami musibah setelah magrib, dan saat saya cek ke klinik, ternyata benar Rehan sudah meninggal dunia. Saya langsung shock dan kaget,” ucap Endang Samsudin, Rabu (7/08).

Di tempat yang sama, kakak korban, Resa, mengungkapkan kesedihannya atas kejadian tersebut. “Adik saya masih sekolah di SMA Telagasari kelas 2. Saya mendapatkan kabar musibah ini dari teman Rehan bahwa adik saya ada di klinik, dan ketika saya sampai di sana, ternyata dia sudah meninggal dunia,” ujar Resa.

Baca Juga:  Gugatan LAKI Dikabulkan, DKPP Resmi Pecat Ketua Bawaslu KBB Gegara Narkoba

Resa menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan hasil visum, Rehan menjadi korban sabetan benda tajam. Setelah 12 hari kematian Rehan, diduga pelaku berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian.

“Saya meminta aparat penegak hukum agar pelaku dihukum secara maksimal, setimpal dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa adik saya,” tambah Resa.

Endang menambahkan bahwa dari kejaksaan penuntut umum, pelaku dituntut hukuman 13 tahun penjara dengan denda 1 miliar rupiah.

“Saya sebagai keluarga korban meminta keadilan agar pelaku dihukum secara maksimal. Kami akan terus mengawal persidangan ini hingga pelaku divonis dan dihukum 13 tahun penjara sesuai tuntutan jaksa. Saya berharap bisa mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya,” pungkas Endang.

–



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan
Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 
Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran
Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas
Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta
Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:32 WIB

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 4 November 2026 - 17:01 WIB

Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 

Rabu, 4 November 2026 - 07:49 WIB

Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran

Rabu, 4 November 2026 - 00:07 WIB

Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas

Selasa, 3 November 2026 - 21:39 WIB

Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru