Kunjungi Korban Keracunan MBG, NasDem KBB Pastikan Pelayanan RSUD Cililin Berjalan Baik 

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPD NasDem KBB sambangi korban keracunan MBG di RSUD Cililin (foto: DPD NasDem KBB)

i

DPD NasDem KBB sambangi korban keracunan MBG di RSUD Cililin (foto: DPD NasDem KBB)

SEKITARKITA.id- DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan kepeduliannya terhadap korban keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan kunjungan ke RSUD Cililin, Rabu (24/9/2025).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris DPD Nasdem KBB, Bintang Pamungkas, yang juga Anggota DPRD KBB dari Dapil III (Lembang, Parongpong, dan Cisarua), bersama Novia Lisnawati, Anggota DPRD KBB dari Dapil IV (Cihampelas, Batujajar, dan Cililin).

Rombongan tiba sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung disambut Direktur RSUD Cililin, dr. Neng Siti Djulaeha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka meninjau ruang pelayanan dan observasi pasien yang tengah mendapatkan perawatan akibat keracunan makanan MBG.

DPD NasDem KBB sambangi korban keracunan MBG di RSUD Cililin (foto: DPD NasDem KBB)
DPD NasDem KBB sambangi korban keracunan MBG di RSUD Cililin (foto: DPD NasDem KBB)

“Ini bagian dari komitmen kami sebagai wakil rakyat untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik, khususnya dalam kondisi darurat seperti sekarang,” ujar pengurus DPD Partai NasDem disela-sela kunjungan.

Situasi di RSUD Cililin cukup padat karena menampung puluhan korban dari dua kecamatan terdampak, yakni Cipongkor dan Cihampelas.

M

Related Posts

Rumah sakit ini menjadi salah satu titik rujukan utama setelah kasus keracunan MBG di SMK Karya Perjuangan Cipongkor dan SMK Mekarmukti Cihampelas.

Baca Juga:  Polres Cimahi Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ribuan Hektare Lahan Jagung Mulai Panen di KBB

Meski tidak ada pernyataan resmi kepada media, kunjungan kedua anggota dewan itu diapresiasi oleh pihak rumah sakit dan keluarga korban.

Kehadiran mereka disebut memberi dorongan moral sekaligus membuka ruang komunikasi antara legislatif, tenaga medis, dan masyarakat.

“Kami merasa lebih tenang ada wakil rakyat yang ikut memperhatikan kondisi anak-anak kami,” kata salah satu orang tua siswa korban keracunan.

Selain bentuk kepedulian politik, kunjungan ini juga merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD KBB.

Fraksi Nasdem menegaskan akan terus mengawal evaluasi program MBG agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

“Program ini tujuannya mulia, tapi harus benar-benar diperbaiki dari sisi pelaksanaan agar tidak membahayakan siswa,” ujarnya.

Sebelumnya, ratusan siswa di Cipongkor dan Cihampelas mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG.

Sebagian besar korban mengalami mual, pusing, hingga muntah, dan harus mendapatkan perawatan di puskesmas serta RSUD Cililin.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama Pemprov Jawa Barat telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus keracunan massal ini.

Baca Juga:  Rehabilitasi Sukarela Jadi Fokus, BNN Bandung Barat Posiskan Pengguna Narkoba sebagai Korban

DPD NasDem KBB menyatakan akan terus memantau perkembangan dan mendorong perbaikan sistem penyediaan makanan di lingkungan pendidikan, agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga berita ini ditulis, proses observasi medis terhadap siswa terdampak masih berlangsung.

RSUD Cililin tetap aktif melayani pasien dari dua kecamatan terdampak dengan dukungan tenaga medis dan relawan



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Pemerintah Tak Tersentuh, Warga Swadaya Hiasi Gang dengan Mural dan Bendera Merah Putih 500 Meter
Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik
Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Anggaran Pemerintah Tak Tersentuh, Warga Swadaya Hiasi Gang dengan Mural dan Bendera Merah Putih 500 Meter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme

Berita Terbaru