Ngeri, Gempa Garut M 6,5 guncangan kuat terasa ke Bandung Barat, 2 rumah ambruk

- Penulis

Minggu, 28 April 2024 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Peristiwa gempa magnitudo 6,5 pada kedalaman 10 kilometer di Kabupaten Garut Sabtu (27/4/2024) malam, guncangan kuat terasa hingga ke wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Berdasarkan informasi yang dihimpun kantor berita SekitarKita.id, dua rumah di Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Cipatat KBB terkena dampak guncangan dahsyat tersebut. Kejadian itu sekira pukul 23.29 WIB malam.

Sekretaris Desa Citatah, Ahmad saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut, gempa menghancurkan sebagian rumah warga Kampung Citatah RT 04 RW 10 Desa Citatah, Kecamatan Cipatat KBB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, rumah milik Engkos (52) mengalami ambruk di tembok bagian belakang, akibat gempa itu ruang dapur rumah tersebut hancur porak poranda.

Kondisi rumah milik Engkos warga Kampung Citatah RT 04 RW 10 Desa Citatah, Kecamatan Cipatat KBB pasca gempa Garut (foto: tangkapan layar video viral)
Kondisi rumah milik Engkos warga Kampung Citatah RT 04 RW 10 Desa Citatah, Kecamatan Cipatat KBB pasca gempa Garut (foto: tangkapan layar video viral)

“Betul. Kami mendapat laporan bahwa ada rumah warga kami di RT 05 RW 10 roboh setelah gempa terjadi,” kata Ahmad, Minggu (28/04/2024).

“Yang rusak di bagian dapur, temboknya roboh menimpa perabotan dan barang-barang. Data lengkapnya nanti menyusul,” sambungnya.

Pihaknya menyebut, tak ada korban dalam peristiwa rumah ambruk tersebut, pasalnya, 4 orang penghuni yakni istri dan 2 anak Engkos berhasil menyelamatkan diri keluar rumah saat terjadi gempa.

Baca Juga:  Shakira Mengamankan Latin Airplay No. 1 Kedua Puluh Empat dengan 'Soltera'

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun terluka. Penghuni berhasil menyelamatkan diri saat gempa terjadi,” jelasnya.

Bersamaan itu, di lokasi yang berbeda, gempa juga berdampak rumah roboh di Kampung Pari, RT05/RW06, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua KBB.

Rumah milik Agus warga Kampung Pari, RT05/RW06, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua KBB ambruk pasca gempa Garut (foto: tim SekitarKita.id)
Rumah milik Agus warga Kampung Pari, RT05/RW06, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua KBB ambruk pasca gempa Garut (foto: tim SekitarKita.id)

Nina ketua RW06 saat dihubungi mengatakan, rumah tersebut ambruk setelah gempa dengan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Garut.

“Tadi kejadian pas saya sedang tidur, dapat kabar rumah milik pasangan suami istri pak Agus (40) dan Wiwi (44) saya ke lokasi bener ternyata hancur berantakan,” kata Nina saat dihubungi, Sabtu (27/4/2024) malam.

Ia menjelaskan, akibat gempa itu, rumah milik Agus yang dihuni bersama satu anaknya itu mengalami ambruk di bagian dinding belakang (dapur) serta di bagian atap hancur lululantak.

“Bagian dapur dan kamar mandi ambruk, genteng juga hancur, prabotan rumah tangga hancur berantakan tertimpa tembok,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Nina, dampak gempa juga menimpa beberapa rumah disekitarnya, namun demikian hanya mengalami rusak ringan (retak).

“Ada beberapa rumah yang retak, tidak ada korban jiwa hanya kerusakan rumah pak Agus diperkarakan mencapai puluhan juta,” ujarnya.

Baca Juga:  Usai terpilih jadi Presiden, Prabowo ucapkan terimakasih kepada Jokowi 

Kendati tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kata Nina, pasangan suami istri Agus dan Wiwi mengalami trauma tampak gempa tersebut.

“Keduanya masih trauma tadi pas saya tanya masih gemeteran, mereka berhasil menyelamatkan diri pas kejadian. Sekarang tinggal di tetangganya sementara untuk istirahat,” jelasnya.

Sampai berita ini dilansir, belum ada keterangan resmi secara rinci dari BPBD KBB terkait kerusakan dan korban pada peristiwa gempa di Garut yang berdampak pada kedua rumah di Kecamatan Cipatat dan Kecamatan Cisarua KBB. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.



Berita Terkait

Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama
Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:37 WIB

Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB