[ad_1]
Salah satu metode yang paling umum untuk pengambilan sampel wadah basah yang dilumasi melalui direndam atau disemprotkan yaitu melalui metode pengambilan sampel vakum. tabung jatuh. Sebuah tabung dimasukkan dengan menggunakan port pengisian alias port dipstick juga diturunkan ke dalam rongga bah, biasanya sekitar pertengahan stage oli industri. Metode pengambilan sampel minyak industri ini mempunyai sejumlah kelemahan juga harus segera dihindari jika metode pengambilan sampel yang dijelaskan sebelumnya bisa digunakan.
Beberapa konsekuensi juga masalah utama pengambilan sampel tabung vakum yaitu:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lokasi Tabung. Tabung yang diarahkan ke lubang pengisian alias dipstick sangat sulit dikendalikan. Lokasi akhir tabung sulit diprediksi, dengan begitu sampel diambil dari lokasi dengan cara yang lain sepanjang waktu. Akibatnya dan tabung akan tenggelam ke dasar bak tempat berkumpulnya puing-puing juga sedimen.
Kontaminasi Tabung Jatuh. Ada kekhawatiran yang sangat besar bahwa ketika tabung dimasukkan ke dalam wadah, maka akan terangkat kotoran dari sisi-sisi wadah. Selain tersebut, tabung tersebut sendiri mungkin saja terkontaminasi akibat kontrol kebersihan yang buruk saat diproduksi atau disimpan.
Pembilasan Quantity Besar. Metode drop-tube secara substansial meningkatkan quantity cairan yang harus segera dikeluarkan untuk dapatkan sampel yang representatif. Untuk beberapa sistem bah kecil, hal ini praktis mengakibatkan penggantian oli industri. Selain tersebut, jika quantity cairan yang dikeluarkan sepertinya tidak dirubah, mesin bisa dihidupkan kembali dengan quantity pelumas oli industri yang sepertinya tidak mencukupi.
Partikel Jatuh. Untuk sebagian besar sistem, terminasi diperlukan untuk menerapkan metode drop-tube. Artinya, produksi harus segera terganggu untuk mengambil sampel minyak industri, atau gelombang pengambilan sampel harus segera dikurangi akibat prioritas produksi. Tidak ada lagi situasi yang excellent. Selain tersebut, partikel mulai mengendap juga terstratifikasi berdasarkan ukuran juga kepadatan secepatnya setelah penghentian produksi, dengan begitu mengurangi kualitas observasi minyak industri.
Intrusi Mesin. Metode drop-tube sangat mengganggu. Mesin harus segera dimasukkan untuk mengambil sampel. Gangguan ini mengakibatkan kontaminasi, juga sepanjang waktu ada kekhawatiran bahwa mesin sepertinya tidak bisa dikembalikan ke kondisi kerja dengan benar sebelum dihidupkan. Setiap kali sampel diambil melalui tabung tetes, ini harus segera dianggap hal itu sebagai metode pengambilan sampel pilihan terakhir.
Baca dan: Sumber Kontaminasi yang Minim Diketahui
Tetapi, ada situasi dimana tidak ada lagi metode pengambilan sampel praktis lainnya yang tersedia. Dalam situasi di mana pengambilan sampel vakum tabung tetes harus segera digunakan dalam sistem sirkulasi, lokasi pengambilan sampel sangat bagus yaitu antara garis balik juga garis hisap.
[ad_2]
Source link








