Perekonomian Jerman kemungkinan akan stagnan pada tahun 2024, perkiraan IW Oleh Reuters

- Penulis

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Klaus Lauer

BERLIN (Reuters) – Perekonomian Jerman akan mengalami stagnasi pada tahun 2024 meskipun awal tahun ini lebih kuat dari perkiraan, dan akan terus tertinggal dibandingkan negara-negara Eropa, menurut lembaga ekonomi Jerman IW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manufaktur dan sektor konstruksi khususnya masih terjebak dalam resesi, menurut perkiraan terbaru IW, yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters dan akan diterbitkan pada hari Rabu.

Konsumsi akan menjadi satu-satunya titik terang karena meningkat seiring dengan meredanya inflasi.

“Itu tidak cukup untuk mencapai peningkatan yang nyata. Selain konsumsi, investasi pada akhirnya harus mulai berjalan,” kata ekonom IW Michael Groemling. “Kesenjangan besar (dalam investasi) kini telah terjadi.”

Investasi tertekan karena situasi geopolitik dan tingginya suku bunga membuat pembiayaan menjadi lebih mahal.

Perekonomian Jerman menyusut sebesar 0,2% tahun lalu, kinerja terlemah di antara negara-negara besar zona euro, karena tingginya biaya energi, lesunya pesanan world, dan rekor suku bunga yang tinggi.

IW memperkirakan pertumbuhan 0% untuk negara dengan ekonomi terbesar di Eropa tahun ini, tertinggal lagi karena Perancis, Italia, Inggris dan Amerika Serikat diperkirakan akan berekspansi.

Baca Juga:  Prancis memenangkan pekerjaan di Morgan Stanley dan investasi lainnya menjelang pertemuan puncak penting Oleh Reuters

Pada awal tahun ini, Jerman melewati resesi, tumbuh sebesar 0,2% pada kuartal pertama dibandingkan periode tiga bulan sebelumnya berdasarkan penyesuaian. Pada kuartal terakhir tahun 2023, perekonomian menyusut sebesar 0,5%.

Pemerintah Jerman memperkirakan pertumbuhan PDB sebesar 0,3% tahun ini.

“Yang diperlukan adalah dorongan kebijakan yang memperbaiki kondisi bisnis,” kata Groemling. “Jika tidak ada perubahan, kami akan terus menyia-nyiakan potensi kami.”

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Menurut perkiraan IW, perdagangan luar negeri akan tetap lemah dan hampir tidak memberikan stimulus ekonomi apa pun pada tahun ini.

Tingkat pengangguran Jerman kemungkinan akan meningkat menjadi rata-rata 6% pada tahun ini dari 5,7% pada tahun 2023, menurut IW.

“Meskipun terdapat rekor jumlah rata-rata 46 juta orang yang bekerja pada tahun 2024, dampak pelemahan ekonomi terhadap pasar tenaga kerja di Jerman menjadi lebih nyata,” tambah Groemling.



[ad_2]

2024-05-08 16:17:10

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru