Puluhan Siswa SMPN 1 Cisarua Keracunan Massal, Program MBG Diduga Jadi Penyebabnya

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, setelah puluhan siswa diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh

i

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, setelah puluhan siswa diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Kepanikan terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, setelah puluhan siswa diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Berdasarkan informasi sementara, lebih dari 40 siswa menjadi korban. Mereka mengalami gejala seperti mual, pusing, hingga kejang-kejang sesaat setelah makan siang di sekolah.

Pantauan sekitarkita.id di lokasi, pihak sekolah langsung membuka posko darurat untuk memberikan pertolongan pertama kepada para siswa yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul anak-anak diduga keracunan MBG, langsung panik petugas banyak yang datang ke sekolah,” ujar salah satu orang siswa dengan wajah cemas.

 

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, setelah puluhan siswa diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, setelah puluhan siswa diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) pada Selasa, 14 Oktober 2025. Foto: Abdul Kholilulloh

Di lokasi kejadian, dua unit ambulans disiagakan untuk mengevakuasi siswa yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Beberapa korban dibawa ke Puskesmas Cisarua dan klinik terdekat, sementara siswa dengan kondisi lebih ringan dirawat di posko darurat sekolah.

Selain petugas medis, anggota TNI dan Polri turut membantu evakuasi dan pengamanan area sekolah agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga:  Terkuak, Identitas Pria Ditemukan Tewas Ternyata Warga Ngamprah Bandung Barat
Related Posts

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti keracunan belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait sumber makanan MBG yang dikonsumsi siswa.

Jumlah korban keracunan massal diprediksi terus bertambah seiring adanya laporan siswa lain yang mulai mengalami gejala serupa.

Kejadian ini menambah daftar kasus keracunan massal diduga akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat.

Masyarakat pun mendesak pemerintah dan pihak sekolah untuk memastikan kualitas makanan MBG lebih ketat agar insiden serupa tidak terulang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:36 WIB

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Berita Terbaru