Ramai Peringatan Darurat, Mahfud MD: Ingatkan Eksponen Angkatan Reformasi 1998

- Penulis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id- Media sosial saat ini dipenuhi dengan unggahan bergambar ‘Peringatan Darurat’ yang berlatar belakang Garuda biru.

Gambar ini, yang kini menjadi simbol gerakan massa, muncul sebagai respons terhadap keputusan Konstitusi Mahkamah yang tengah dihambat oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Badan Legislatif-nya.

Hingga sore ini, Rabu (21/8/2024), beberapa tokoh masyarakat, termasuk Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, komika Pandji Pragiwaksono, politisi dan selebritis Wanda Hamidah, serta Najwa Shihab, telah ikut membagikan gambar tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan ini merupakan respon tambahan terhadap tren kawal putusan MK dengan tagar #KawalPutusanMK yang juga ramai di platform X.

Sementara itu, mantan Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikannya mengenai kondisi negara saat ini.

Melalui akun pribadinya di laman Instagram @mohmahfudmd, mengingatkan eksponen 98 yang kini memegang kekuasaan.

Kutipan cuitan mantan Menkopolhukam Mahfud MD (foto: Instagram @mohmahfudmd)
Kutipan cuitan mantan Menkopolhukam Mahfud MD (foto: Instagram @mohmahfudmd)

Mahfud memperingatkan bahwa negara saat ini bisa dianalogikan seperti sedang digenggam oleh beberapa individu dengan sewenang-wenang, bagaikan singa pembohong.

Baca Juga:  Ribuan relawan kang Jimmy di Karawang nyatakan sikap dukung Vera Febyanthy Caleg DPR RI

“Kawan-kawanku Eksponen Angkatan Reformasi 1998, setelah 25 tahun, banyak di antara kita yang kini memegang kekuasaan,” tulis Mahfud dilansir SekitarKita.id, Rabu.

Ia menekankan pentingnya berhati-hati dalam memelihara kekuasaan dan menghindari perilaku sewenang-wenang serta korupsi, baik itu korupsi uang atau politik.

“Menunggangi singa pembohong itu mengerikan. Mau turun takut diterkam singa, mau terus di punggung singa pasti tidak akan kuat dan pasti ada batasnya. Banyak juga yang memanah singa tapi nyasar ke penunggangnya,” lanjutnya.

Mahfud MD mengingatkan pentingnya menjaga kekuasaan dengan menegakkan konstitusi dan membangun demokrasi yang berkeadaban agar tidak terjebak dalam situasi yang berbahaya seperti menunggangi singa pembohong.

“Semoga Tuhan selalu melayani Indonesia,” tandasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Instagram @mohmahfudmd,

Berita Terkait

Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama
Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:37 WIB

Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB