[ad_1]
Penggunaan saffron telah ditelusuri kembali ke peradaban kuno di seluruh Asia dan Timur Tengah. Sepanjang berabad-abad, saffron telah digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pengobatan, kosmetik, mencapai kuliner. Sementara, saffron umumnya digunakan di dapur dalam berbagai masakan internasional, termasuk Maroko, Italia, dan Thailand. Saffron berasal dari putik kering saffron crocus—bunga abadi yang berasal dari Timur Tengah. Hasilnya adalah rempah-rempah berwarna merah harum yang mewarnai makanan menjadi kuning keemasan. (Saffron disebut “emas merah” akibat alasan yang tepat!)
Nasi adalah pasangan umum dengan kunyit, dan Anda bisa menemukan cukup banyak sekali versi nasi kunyit. Andaikan, ada versi di India yang dikenal sebagai Parsi pulao yang mengandung rempah-rempah hangat seperti kayu manis dan kapulaga, serta buah kering. Dan di Italia utara, ada hidangan risotto terkenal yang dikenal sebagai Risotto alla Milanese, hidangan mewah tetapi sederhana yang dibumbui dengan kunyit. Nasi kunyit juga merupakan makanan pokok masakan Persia, dan biasanya disajikan sebagai lauk bersama hidangan lezat seperti kebab, ayam delima, dan semur. Saffron merupakan produk khusus yang mahal, tetapi sangat berkhasiat, dengan begitu Anda hanya perlu minim saja untuk memberi aroma dan rasa pada semangkuk penuh nasi.
Teruslah membaca untuk resep sederhana untuk nasi kunyit yang lembut, yang cocok untuk segala hal dan memberi warna pada meja makan Anda. Butuh inspirasi? Cobalah nasi kunyit dengan Rebusan Kacang Arab-Harissa, Tusuk Sate Steak dan Kentang, atau Ikan Pedang Panggang dan Asparagus — hasilnya sepertinya tidak akan mengecewakan.
[ad_2]
Sumber: realsimple.com








