[ad_1]
Kita semua menginginkan hubungan di mana kedua belah pihak saling percaya dan menghormati. Namun dengan begitu banyak saran di luar sana, mungkin sulit untuk mengetahui apa yang benar-benar berhasil.
Jadi, satu hal apa yang dapat Anda lakukan saat ini untuk meningkatkan hubungan Anda? Pembicara dan pelatih kinerja Sabastian Enges berbicara tentang bagaimana timbal balik dapat membantu memperkuat hubungan Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Satu-satunya Sifat yang Dimiliki Hubungan Terbaik
“Hubungan yang paling membuat frustrasi dalam jangka panjang adalah hubungan yang tidak setara,” kata Enges. Dan banyak dari kita memasuki hubungan ini tanpa menyadari betapa tidak adilnya hubungan kita.
Namun jika Anda menginginkan hubungan yang kuat, perlu ada landasan timbal balik dan kesetaraan. Kedua orang perlu membawa sesuatu ke meja.
Jauh di lubuk hati kita tahu ini benar. Jika kita melihat orang-orang yang paling dapat diandalkan dalam hidup kita, kemungkinan besar kita akan melihat adanya timbal balik dalam hubungan tersebut.
Enges menyatakan, “Ada kesetaraan dalam cara kalian berkumpul.”
Namun jika tidak ada timbal balik, menurut Anda siapa yang paling cepat menimbulkan kebencian? Orang yang memberi segalanya atau orang yang mengambil segalanya? Sembilan dari sepuluh itu adalah pemberinya.
Si pemberi merasa dikhianati, sakit hati, dan bingung dengan tindakan si penerima. Mereka mungkin berpikir, “Saya sudah memberi Anda segalanya. Ya. Dan sekarang saya merasa Anda tidak setara,” kata Enges.
Jadi, jika Anda berada dalam hubungan yang tidak setara, bagaimana Anda bisa membangun hubungan yang lebih seimbang dengan pasangan? Berikut beberapa guidelines dari Keluarga Selamanya.
Untuk Menciptakan Hubungan yang Setara
1. Berbagi Tugas Rumah Tangga.
Hal ini tidak perlu dikatakan lagi, tetapi berbagi tanggung jawab rumah tangga sangat penting untuk hubungan yang setara.
Menurut Eternally Households, “Ada dua jenis pekerjaan rumah yang berbeda, 'sesekali' dan 'rutin'.”
Pekerjaan sesekali seperti memotong rumput atau memperbaiki wastafel dapur tidak harus dilakukan setiap hari. Selama melakukan tugas-tugas yang sesekali ini, tidak selalu ada kebutuhan untuk melacak siapa yang melakukan apa setiap saat.
Namun untuk tugas-tugas rutin seperti mencuci piring atau memasak, yang terbaik adalah membaginya dan mencatatnya setiap hari
2. Bekerja sebagai tim.
Ngomong-ngomong soal tugas, itu bisa jadi menyusahkan untuk diselesaikan, bukan? Itu membosankan, dan kebanyakan dari kita tidak menganggap menggosok bathroom terlalu mengasyikkan.
Itulah mengapa penting untuk bekerja sebagai tim untuk menyelesaikan pekerjaan. Cari tahu kapan Anda berdua bisa membersihkan rumah bersama.
Saat membersihkan, pastikan untuk menyelesaikan tugas bersama-sama. Misalnya melipat baju atau memasak bersama.
Hal ini tidak hanya membuat pekerjaan rumah menjadi lebih menyenangkan tetapi juga memungkinkan Anda dan pasangan menghabiskan waktu berkualitas bersama.
Selain itu, bekerja sebagai tim membantu Anda menjadi lebih baik dalam berpikir dan bertindak sebagai sebuah tim.
3. Jangan mengambil keputusan secara mandiri.
Jika Anda sedang menjalin hubungan, Anda perlu membiasakan diri mengambil keputusan bersama. Salah satu pasangan tidak boleh memutuskan segala sesuatu yang terjadi, terutama jika menyangkut keputusan drastis.
Meskipun Anda belum menikah, ini adalah kebiasaan yang bagus untuk dikembangkan. Ini dapat membantu Anda secara alami lebih berpaling kepada pasangan Anda untuk berdiskusi dan memutuskan berbagai hal bersama.
Berada dalam hubungan yang tidak setara bisa jadi sulit dan membingungkan bagi kedua orang. Namun jika Anda mengupayakan timbal balik, Anda dapat membalikkan keadaan dan membuat hubungan Anda berkembang.
Marielisa Reyes adalah seorang penulis dengan gelar sarjana psikologi yang meliput topik self-help, hubungan, karir, dan keluarga.
[ad_2]
www.yourtango.com








