Siapa 'kandidat kisruh' di Pilpres AS 2024? Oleh Making an investment.com

- Penulis

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Kampanye Presiden AS Joe Biden pada tahun 2020 didasarkan pada janji untuk memulihkan keadaan customary setelah tahun-tahun Trump yang kacau balau.

Menjelang pemilihan presiden AS tahun 2024, pertanyaan tentang siapakah 'kandidat chaos' yang mungkin muncul semakin mengkhawatirkan, kata analis di Piper Sandler dalam sebuah catatan pada hari Kamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mantan Presiden Donald Trump masih menjadi sosok yang kontroversial. Terlepas dari masalah hukumnya, Trump masih memiliki banyak pengikut, dan jajak pendapat menunjukkan bahwa ia bukan lagi kandidat yang tidak perlu dipermasalahkan.

Sementara itu, persepsi pemilih terhadap usia dan kemampuan Presiden Biden merupakan faktor penting lainnya. Jajak pendapat Harvard-Harris menyoroti bahwa 59% pemilih percaya bahwa “usia, ingatan yang hilang, atau konsentrasi yang hilang” dari Biden membuat pemilihan kembali Biden “berpotensi berbahaya bagi negara.”

Selain itu, 63% responden percaya bahwa kemunduran Biden semakin sering terjadi, sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai kemampuannya untuk menyelesaikan masa jabatan kedua tanpa adanya transisi yang mengganggu karena masalah kesehatan.

Baca Juga:  Financial institution sentral Tiongkok akan membiarkan suku bunga kebijakan tidak berubah, menguras sebagian likuiditas Oleh Reuters

Terdapat keyakinan luas di kalangan pemilih bahwa Biden tidak jauh lebih baik daripada Trump dalam hal etika dan hukum. Meskipun para pemilih secara sempit percaya bahwa Trump bersalah atas kejahatan, mereka juga menduga tuduhan tersebut bermotif politik.

Sementara itu, persidangan Hunter Biden yang akan datang dan tuduhan yang melibatkan Joe Biden dalam urusan bisnis putranya semakin memperumit lanskap etika Presiden.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa para pemilih lebih mempercayai Trump dibandingkan Biden dalam menangani tantangan-tantangan besar yang dihadapi negara ini, mulai dari kekacauan internasional hingga masalah-masalah dalam negeri seperti inflasi, yang telah membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih sulit bagi banyak orang Amerika.

“Ada kekacauan di seluruh dunia, di perbatasan selatan kita, dan di kampus-kampus kita – dan sebagian besar pemilih lebih mempercayai Trump daripada Biden untuk mengatasi hampir semua tantangan besar yang dihadapi negara ini,” tulis analis di Piper Sandler.

“Lonjakan inflasi mungkin tidak masuk dalam definisi sempit mengenai kekacauan, namun hal ini membuat pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari menjadi jauh lebih sulit bagi para pemilih pada umumnya, hal ini merupakan masalah terbesar bagi mereka, dan mereka memberikan sebagian besar uang pada masyarakat. menyalahkan Biden,” tambah mereka.

Baca Juga:  Siapa yang pernah berkencan dengan Timothee Chalamet? Semua yang perlu Anda ketahui tentang riwayat kencan

Persepsi kedua kandidat merupakan campuran antara ketidakpercayaan dan kekhawatiran, sehingga sulit untuk menentukan satu 'kandidat yang kacau'. Namun, persidangan yang akan datang dan pertanyaan etika yang sedang berlangsung seputar Biden dan Trump menyiratkan bahwa kekacauan dapat berasal dari kedua belah pihak, bergantung pada bagaimana permasalahan ini terungkap.

Mungkin yang paling signifikan adalah pendirian Biden mengenai isu perlindungan demokrasi, yang ingin dijadikan fokus Partai Demokrat dalam kampanye mereka, tidak sekuat yang mereka harapkan. Di negara-negara bagian utama, Biden dan Trump hampir memiliki pendapat yang sama dalam masalah ini, yang menunjukkan kurangnya keuntungan yang jelas bagi petahana.



[ad_2]

2024-05-25 21:22:10

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru