SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah bersiap melaksanakan open bidding atau seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lima dinas strategis. Kebijakan ini dilakukan guna memastikan roda birokrasi dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Namun demikian, rencana open bidding tersebut mendapat sorotan dari Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB).
Melalui Dewan Penasihatnya, Megahari, P4KBB menyampaikan pandangan kritis sekaligus masukan kepada pemerintahan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail agar proses seleksi jabatan dilakukan secara efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kinerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Megahari menjelaskan, secara regulasi, open bidding merupakan mekanisme seleksi terbuka yang dapat diikuti siapa pun selama memenuhi syarat administratif dan normatif, termasuk pejabat yang saat ini masih menjabat.
“Open bidding itu berlaku untuk semua. Selama memenuhi syarat minimal, boleh ikut, karena ini seleksi terbuka,” kata Megahari saat ditemui SEKITARKITA.id usai menghadiri temu kangen silaturahmi para pendiri pemekaran Bandung Barat di Kediaman ketua P4KBB, Perumahan Permata, Tanimulya, KBB, Kamis 25 Desember 2025.
Namun dalam praktiknya, ia menilai tidak sedikit pejabat yang memenuhi syarat tetapi memilih tidak mengikuti open bidding karena menunggu mekanisme rotasi atau mutasi jabatan.
Kondisi ini, menurutnya, perlu disikapi secara bijak oleh pemerintah daerah.
Megahari menekankan bahwa pengisian jabatan di dinas besar dan strategis tidak cukup hanya berbasis kelengkapan administrasi.
Namun, kata dia, berdasarkan faktor pengalaman, kapasitas manajerial, wibawa, dan jam terbang harus menjadi pertimbangan utama.
“Dinas besar itu tidak bisa dipimpin hanya berdasarkan syarat normatif. Harus ada figur yang mumpuni secara manajerial, punya pengalaman, wibawa, dan pengaruh, karena mengelola sumber daya serta personel yang sangat banyak,” jelasnya.
Ia mencontohkan, dalam sejarah pemerintahan daerah, banyak kepala dinas yang berhasil karena memiliki pengalaman lintas sektor dan telah melalui berbagai penugasan strategis.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengambil keputusan dan mengelola organisasi pemerintahan yang kompleks.
Atas dasar itu, P4KBB menyarankan agar rotasi dan mutasi internal dilakukan terlebih dahulu sebelum open bidding dilaksanakan.
Langkah tersebut dinilai mampu memaksimalkan potensi pejabat yang sudah ada sekaligus mengisi kebutuhan mendesak di dinas tertentu.
“Prinsipnya open bidding tetap harus dijalankan. Tapi alangkah baiknya didahului dengan rotasi-mutasi. Putar dulu pejabat yang ada, baru sisanya diisi melalui open bidding,” kata Megahari.
Ia juga menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta dan sistem merit tidak boleh dimaknai sebagai penghapusan seleksi terbuka. Open bidding tetap penting sebagai mekanisme penyaringan kandidat terbaik.
“Kalau ada tiga orang yang lolos seleksi dan semuanya memenuhi syarat, tinggal keputusan pimpinan daerah. Yang terpenting, kebutuhan organisasi dan efektivitas pemerintahan harus menjadi prioritas,” tambahnya.
P4KBB berharap pemerintahan Jeje Ritchie Ismail dapat mengelola proses pengisian jabatan ini secara transparan, profesional, dan berorientasi pada kinerja, sehingga kepala dinas terpilih benar-benar mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Bandung Barat.
Bupati Jeje: Pengisian Jabatan Dilakukan Januari 2026
Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail telah buka suara terkait kekosongan lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) yang saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Menurut Jeje, pengisian jabatan tersebut akan dilakukan pada Januari 2026, tepatnya di awal tahun.
“Januari,” kata Bupati Jeje singkat saat ditemui usai kegiatan KNPI di Bale Gempungan Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Senin (22/12/2025).
Jeje menjelaskan, mekanisme pengisian jabatan kali ini tidak harus melalui lelang terbuka. Pemkab Bandung Barat akan menerapkan sistem manajemen talenta agar proses pengisian jabatan bisa berjalan lebih cepat dan efektif.
“Sekarang sudah menggunakan manajemen talenta. Insyaallah di bulan Januari semuanya sudah beres. Yang terpenting, lima dinas itu akan terisi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung Barat, Rega Wiguna, menyampaikan bahwa rencana pengisian lima dinas strategis tersebut masih menunggu hasil evaluasi dan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat terkait penerapan kebijakan manajemen talenta.
Rega mengungkapkan, Bupati Jeje sejatinya menargetkan pengisian jabatan dapat dilakukan sebelum akhir 2025, namun proses pendampingan BKN melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) masih berjalan.
“Pak Bupati ingin pengisian jabatan lima dinas ini segera dilaksanakan. Namun saat ini masih berbarengan dengan proses pendampingan dari BKN terkait implementasi manajemen talenta,” ujar Rega, Kamis (18/12/2025).
Menurutnya, setelah seluruh tahapan manajemen talenta selesai dan rekomendasi resmi dari BKN diterbitkan, pengisian jabatan dapat dilakukan, baik melalui manajemen talenta maupun open bidding, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jika seluruh data dan rekomendasi sudah lengkap, pengisian jabatan bisa langsung menggunakan manajemen talenta. Namun jika belum terpenuhi, opsi open bidding tetap akan dilakukan,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan : Adul/ Kacek








