Tekan inflasi, Pemkab Bandung Barat gelontorkan 100 ton beras di 5 titik

- Penulis

Kamis, 9 November 2023 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memberikan simbol beras kepada warga Bandung Barat (foto: Forkopim/ Deden)

i

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memberikan simbol beras kepada warga Bandung Barat (foto: Forkopim/ Deden)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat Gerak Cepat (gercep). Alokasi 100 ton beras di 5 titik di seluruh KBB ini bertujuan untuk menekan inflasi harga beras yang sedang naik di pasaran.

Hal ini dilakukan KBB bekerjasama dengan PT Bulog untuk program operasi pasar beras murah agar masyarakat terpenuhi akan kebutuhan pasokan beras ini.

Langkah Ini memastikan distribusi beras yang efektif dan merata ke seluruh desa di Bandung Barat, membantu meringankan beban masyarakat terkait harga beras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memang, kenaikan harga beras yang mencapai Rp.14.000/kg tentu berdampak signifikan terutama pada tingkat inflasi di Kabupaten Bandung Barat.

Langkah-langkah seperti alokasi beras murah dan operasi pasar mungkin dapat memberikan sedikit kelonggaran kepada masyarakat di tengah situasi ini.

Dari operasi pasar ini, Pemda menjual beras kepada masyarakat dengan harga Rp10 ribu/kg yang dikemas per 5kg seharga Rp50 ribu.

Pemda Bandung Barat memberikan solusi praktis untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga beras.

Baca Juga:  Viral Video Wanita Pengemudi Mobil Marahi Angkot Serobot Lajur di Cimahi, Dishub Turun Tangan
Related Posts

Subsidi sebesar Rp20 ribu untuk setiap paket beras yang disebar adalah tindakan proaktif dan strategis. Selain membantu meringankan beban masyarakat.

Dan juga dapat mengantisipasi potensi kelangkaan beras di pasar. Sebagai upaya untuk pencegahan yang dilakukan oleh Kabupaten Bandung Barat!



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi
Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:15 WIB

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 09:46 WIB

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Berita Terbaru