Update! Pasca Longsor Memutus Jalan Penghubung Didua Kecamatan di Bandung Barat, Evakuasi Berlanjut Hari ini

- Penulis

Senin, 5 September 2022 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan penghubung Kecamatan Cipeundeuy dengan Kecamatan Cikalongwetan KBB terputus, hingga menyulitkan warga sekitar melintas (Foto: Suheri BPBD KBB)

Bandung Barat, SekitaKita.Net,– Evakuasi jalan terputus panca longsor akibat guyuran hujan cukup deras pada Minggu (04/09) kemarin, hingga menutup ruas jalan di dua kecamatan Cikalongwetan- Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih terus dilakukan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan petugas BPBD KBB, Suheri dilapangan, alat berat beserta mobil Damkar KBB diturunkan untuk membantu jalannya evakuasi yang dilanjutkan hari ini.

“Kemarin alat berat datang sore hari sehingga terpaksa evakuasi dilanjutkan hari ini,” katanya Suheri saat dihubungi. Senin (05/09/2022).

Petugas BPBD KBB, Suheri dibantu warga sekitar beserta TNI/Polri terus melakukan evakuasi jalan sempat terputus (Foto: Suheri BPBD KBB)

Dikatakan Heri, sulitnya medan yang terjal dan tumpukan material berupa gundukan tanah sedikitnya menghambat jalannya evakuasi. Petugas gabungan BPBD KBB, TNI-POLRI dibantu warga terus berupaya membersihkan sisa longsor.

“Menyulitkan warga untuk melintas, kami (BPBD KBB) bersama petugas gabungan dibantu warga terus berupaya mengevakuasi ruas jalan yang tertutup material suapaya bisa dilalui kembali,” terang Heri.

Baca Juga:  Siswa SD di Parongpong keracunan, Dinkes Bandung Barat uji sampel makanan 'Daya'

Petugas BPBD KBB, Suheri 

Diketahui, longsor terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi sehingga tebing setinggi 10 meter yang runtuh terbawa air menutup akses jalan Raya Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga terputus tak bisa dilalui kendaraan.

Akibat longsor tersebut, jalan penghubung dua Kecamatan terputus, di kampung Topas RT02/RW04, Desa Kenangasari, Kecamatan Cikalongwetan KBB setelah tertutup material bercampur lumpur.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan, tebing setinggi 10 meter dengan lebar 30 meter menimbun badan jalan sampai memutus akses lalu lintas. Peristiwa bencana itu diketahui terjadi pada Minggu (4/9/2022) pagi. 

“Peristiwa longsor itu diakibatkan tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Cikalongwetan sehingga mengakibatkan pergerakan tanah,” ungkap Duddy di lokasi kepada wartawan.

Petugas gabungan terus mengevakuasi jalan penghubung dua kecamatan Cikalongwetan-Kecamatan Cipeundeuy KBB terus dilakukan (video: BPBD KBB)

Duddy mengatakan, jalan yang tertinbun merupakan jalan dengan status jalan kabupaten yang menghubungkan dua kecamatan. Akibatnya, akses jalan dari Kecamatan Cikalongwetan – Kecamatan Cipendeuy terputus. 

Baca Juga:  Sadis, Dua Kali Ditinju Mantan Pacar, Wanita di Bandung Barat Alami Luka Robek di Wajah

“Untuk saat ini jalan ditutup dulu, sementara masyarakat bisa melewati jalan alternatif dengan berputar kurang lebih 2,5 kilometer,” terang Duddy. 

Kendati itu, proses evakuasi material longsor yang menimbun jalan setebal 2,5 meter masih terus dilakukan. Petugas terpaksa menerjunkan alat berat dan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menyingkirkan timbunan tanah. 

“Saat ini kami BPDB hadir di lapangan bersama aparatur kewilayahan bersama Kapolsek dan Kepala Desa. Untuk evakuasi kita dibantu alat berat dari Dinas PUTR dan 1 unit Damkar dari Kabupaten Bandung Barat yang siap menjalani proses evakuasi pada sore hari ini,” ujar Duddy. 

Tebalnya timbunan itu cukup merepotkan petugas, lanjut Duddy, sehingga masyarakat juga diterjunkan untuk melakukan evakuasi dengan alat manual. 

“Inginnya secepatnya, dan ini bisa kebuka dan masyarakat bisa mengakses jalan yang tertimbun longsor ini kembali,” pungkasnya*** (Abdul)

copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru