Waduh! Diduga Ada Unsur Penyalahgunaan Kekuasaan, Klinik Milik Cabup dan Cawabup Cianjur Disatroni Satpol PP

- Penulis

Rabu, 11 September 2024 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik klinik yang juga calon wakil bupati Cianjur dr Efa Fatimah kliniknya menjadi sasaran satpol pp diduga karena adanya persaingan politik. (Foto : Istimewa).

i

Pemilik klinik yang juga calon wakil bupati Cianjur dr Efa Fatimah kliniknya menjadi sasaran satpol pp diduga karena adanya persaingan politik. (Foto : Istimewa).

[ad_1]

Pemerintahan, SekitarKita.id –  Sebuah klinik di Cianjur, Klinik Utama Citra Harapan Bunda, dilaporkan telah menjadi sasaran tindakan sepihak yang diduga sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan.

Klinik yang beroperasi di Jalan KH. Hasyim Ashari No. 70, Kelurahan Solokpandan, Cianjur, ini menerima bocoran Surat Peringatan Pertama (SP.1) dari instansi terkait meski demikian sudah beroperasi dengan izin resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui salah seorang pemilik klinik tersebut dr. Neneng Efa Fatimah adalah salah satu calon Wakil Bupati Cianjur mendampingi calon Bupati Cianjur Deden Nasihin yang diusung Partai Golkar, PKS dan Perindo. Pasangan ini dianggap hal itu sebagai lawan kuat kubu petahana, H. Herman Suherman – Muhammad Solih Ibang.

Dalam surat yang diterbitkan oleh Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cianjur pada tanggal 9 September 2024, klinik tersebut dinyatakan telah melanggar peraturan terkait operasional, meskipun izin dari On-line Single Submission (OSS) sudah diterbitkan.

Pemilik klinik yang juga calon wakil bupati Cianjur dr Efa Fatimah menunjukkan sertifikat kliniknya.(Foto : Istimewa).

“Tindakan ini tentu saja telah menimbulkan kekhawatiran adanya ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan pihak kami. Karena itu tentu kami akan melakukan pembelaan dan perlawanan karena ini sudah sangat keterlaluan,” kata dr. Efa Fatimah didampingi Kuasa Hukum Klinik Utama Citra Harapan Bunda, Ronald Tampenawas SH.

Baca Juga:  Breaking News! Gedung Ditreskrimsus Polda Sumut Terbakar, Penyebabnya Belum Diketahui

“Kami juga tentu akan berdiskusi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Asosiasi Klinik Indonesia ( ASKLIN),  mendatangi berbagai pihak terkait termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur. Dimana seharusnya mereka memberikan perlindungan terhadap aktivitas layanan kesehatan masyarakat,” sambung Efa.

Efa mempertanyakan dasar hukum pemberian surat peringatan ini yang ujung-ujung ini dan meminta agar tindakan penyalahgunaan keluasan ini diusut secara transparan karena selain melawan hukum juga dapat mencederai pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kejadian serupa juga dialami klinik Nova milik dr. Muhammad Wahyu di Jalan Pangeran Hidayatullah, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur.

Surat dari Satpol PP Kab Cianjur yang diterima pengelola klinik ( Foto : Istimewa).

Seperti diketahui Muhammad Wahyu yang berpasangan dengan Ramzi adalah bakal calon bupati Cianjur yang diusung Partai Gerindra, Nasdem dan sejumlah partai lainnya.

Supervisor Klinik Nova Rima Siti Nur Fadilah kepada jurnalis menyampaikan kedatangan para petugas secara tidak menduga  untuk mengecek izin kelengkapan.

Setelah pihaknya menunjukkan  seluruh izin telah ditempuh dengan baik  para petugas gabungan itu pun pergi.***

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan
Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif
Nestapa di HUT ke-19, Guru MTs di KBB Mengaku Dipecat Saat Cuti Hamil Lewat WhatsApp
Viral! Warga Sakit di Cipatat Ditandu 500 Meter ke Ambulans, Jalan Rusak Tuai Sorotan
Geram! Dugaan Bagi-Bagi Duit di Pemilihan BPD Pasirlangu, DPRD KBB Dorong Investigasi
Ketum Viking Bandung Kutuk Keras Bentrokan di Banten, Tim Hukum Diterjunkan Dampingi Korban
Selebgram GA Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Peredaran K-Pod Ketamin

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:46 WIB

Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:18 WIB

Nestapa di HUT ke-19, Guru MTs di KBB Mengaku Dipecat Saat Cuti Hamil Lewat WhatsApp

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:34 WIB

Viral! Warga Sakit di Cipatat Ditandu 500 Meter ke Ambulans, Jalan Rusak Tuai Sorotan

Berita Terbaru