[ad_1]
Pernahkah Anda bertemu pasangan yang tampaknya telah menjalankan semua aspek pernikahan mereka dengan sempurna? Hingga cepat atau lambat Anda mendengar bahwa mereka telah memulai proses perceraian.
Hal ini seharusnya tidak mengejutkan sebab biasanya ada tanda-tanda erosi perlahan pada fondasi hubungan yang terjadi lebih lama dari yang Anda kira.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut 10 garis kecil bahwa pasangan yang ‘baik-baik saja’ pun akan bercerai
1. Kurangnya komunikasi
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sebagian besar pasangan adalah komunikasi yang buruk atau kurangnya komunikasi. Andai salah satu atau kedua pasangan dalam hubungan tidak mengomunikasikan tantangan dan kekhawatiran mereka, ini biasanya merupakan garis bahwa mereka sedang menuju jalan yang salah. Terkadang komunikasi memang ada namun hanya tentang hal-hal yang “dangkal” dan bukan akar permasalahannya.
Seberapa familiarkah pertanyaan ini “Hai sayang, kamu baik-baik saja? Ada yang mengganggumu?” Jawabannya: “TIDAK, aku baik-baik saja, tidak apa-apa”. Andai Anda pernah terjebak dalam situasi ini atau mengajukan pertanyaan ini dan firasat Anda menyampaikan sesuatu yang berbeda, itu pertanda buruk.
Sejumlah besar komunikasi manusia bersifat non-verbal dan terus menerus digunakan untuk memperlihatkan masalah, seperti yang dikatakan dalam sebuah studi tahun 2022. Andai pasangan Anda memperlihatkan kepada Anda melalui tindakan, bahasa tubuh, dan gerak tubuhnya bahwa terdapat sesuatu yang salah, namun mereka menolak untuk membicarakannya, anggaplah itu sebagai garis.
2. Lupa tanggal penting
Apakah Anda ingat saat pertama kali mulai berkencan betapa pentingnya “kencan” bagi Anda? Saat Anda bisa menyebut tanggal dan waktu pasti Anda bertemu dan berapa menit atau jam sejak percakapan terakhir Anda?
Sekarang, maju cepat ke ulang tahun pernikahan Anda yang ke-7 atau Hari Ibu dan Ayah dan pasangan Anda sama sekali lupa? Meski demikian ada pengecualian pasti untuk aturan ini, ketika pasangan Anda lupa tanggal-tanggal “hubungan” yang penting seperti ulang tahun dan hari jadi, itu pertanda pasti bahwa pikirannya ada di tempat lain dan bukan pada Anda.
3. Sangat minim keintiman
Nah, ini sudah jelas. Beberapa pasangan menyampaikan bahwa rata-rata pasangan menikah tetap berhubungan intim secara fisik dua kali seminggu. Bagi beberapa pasangan, mereka menyampaikan bahwa mereka sangat beruntung andai tetap berhubungan intim secara fisik sebulan sekali.
Andai sudah berbulan-bulan sejak Anda tetap berhubungan intim, ini merupakan indikator besar adanya tantangan. Keintiman juga tentang bagaimana Anda memperlakukan satu sama lain dan merupakan faktor penting dalam kepuasan pernikahan, seperti yang ditunjukkan dalam observasi dari tahun 2017. Andai Anda tidak mempunyai kasih sayang dan pertimbangan dasar satu sama lain, Anda sedang menuju perceraian.
4. Tak ada waktu untuk satu sama lain
Ketika pasangan Anda kehilangan minat pada Anda, atau Anda berpapasan saat keluar rumah atau kumpul untuk makan cepat di meja makan, Anda lebih seperti teman sekamar atau kenalan. Sejumlah besar pasangan yang bercerai berbagi bahwa mereka melakukan sejumlah besar hal sendiri sebelum berpisah.
PeopleImages.com – Yuri A melalui Shutterstock
5. Tidur di tempat tidur yang berbeda
Sungguh mengherankan lihat banyaknya pasangan yang tidur di ranjang terpisah. Menurut saya, alasannya tidak relevan, namun andai Anda terus menerus tidur di ranjang terpisah, Anda mungkin saja lebih baik melajang saja.
6. Bekerja lembur dalam waktu yang lama
Pasangan yang lebih suka tinggal di kantor daripada pulang ke rumah untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan pasangannya adalah sebuah pertanda. Ketika bekerja di akhir pekan dan melewatkan acara keluarga menjadi hal yang biasa, Anda perlu menganggapnya sebagai pertanda bahwa terdapat sesuatu yang salah.
7. Sejumlah besar waktu sendiri
Apakah Anda terus menerus merasa sendiri? Apakah Anda menghadiri acara keluarga sendirian? Apakah Anda selalu mendapat alasan dari pasangan Anda mengapa mereka tidak mau ikut dengan Anda ke acara atau acara Anda? Apakah pasangan Anda selalu sibuk dengan minat mereka dan menghabiskan waktu dengan teman-temannya? Anggap ini sebagai garis.
8. Kamu merasa seperti teman sekamar
Kapan terakhir kali Anda mengalami sensasi seperti kupu-kupu?
9. Anda atau pasangan selalu stres
Stres merupakan emosi negatif dan dikarenakan tantangan kesehatan fisik dan psychological, sebagaimana diperkuat oleh sebuah studi tahun 2021. Apakah pasangan Anda terus-menerus merasa kesal dan sulit tidur?
Apakah mereka terus-menerus merasa lelah dan tidak fokus serta sulit berkonsentrasi? Apakah mereka mudah tersinggung, pelupa, dan menarik diri dari pergaulan? Stres bisa merusak hubungan apa pun andai tidak ditangani. Terlalu sejumlah besar stres dalam pernikahan akan berujung pada perpisahan.
10. Kamu bertengkar sebab hal-hal yang konyol
Andai Anda merasa lebih sejumlah besar menghabiskan waktu untuk bertengkar daripada mencintai satu sama lain, ini pertanda. Andai Anda mudah kesal dan tampak kurang sabar terhadap pasangan, ini pertanda Anda telah kehilangan rasa hormat dan Anda tidak menyukai pasangan Anda lagi.
Karmelita Ray adalah pakar kencan, perjodohan, dan daya tarik dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Ia telah bekerja dengan perusahaan perjodohan profesional terbesar dan terkemuka di Amerika Utara, membantu ribuan lajang sampai tujuan hubungan mereka.
[ad_2]
Sumber: yourtango








