5 Aturan Pengemasan Barang Belanjaan yang Harus segera Selalu Anda Ikuti

- Penulis

Rabu, 31 Juli 2024 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 Aturan Pengemasan Barang Belanjaan yang Harus segera Selalu Anda Ikuti

[ad_1]

Saya tidak terorganisir dalam setiap aspek kehidupan saya, dan saya tentu saja tidak pandai dalam segala hal. Tapi saya sangat terorganisir ketika harus segera mengemas belanjaan, dan saya sangat pandai dalam hal itu… setidak-tidaknya menurutku begitu.

Untuk memastikan hal ini, saya mengambil keputusan untuk bertanya kepada para profesional bagaimana mereka membawa barang-barang mereka pulang dengan selamat untuk kisah mendalam yang pada dasarnya merupakan takdir saya untuk menulisnya. Saya punya strategi, rekan-rekan, sebab taruhannya tinggi! Seperti yang disebutkan Madison Eire, pemenang Kejuaraan Pengemas Terbaik Asosiasi Grosir Nasional 2024, “Belanja bahan makanan sangat mahal akhir-akhir ini dan ini dia yang Anda makan sejauh minggu, untuk keluarga Anda. Andai pengemas malas melakukannya, mereka membuang-buang waktu dan uang Anda.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya membantu Anda (dan saya!) agar sama baiknya dengan Irlandia dalam hal ini, saya berbicara dengan sejumlah besar pakar dan mengupas strategi mereka untuk menjaga barang-barang berharga tersebut tetap aman saat Anda membawanya pulang. Berikut adalah lima aturan yang harus segera Anda ikuti saat mengemas barang belanjaan.

Pilih Tas yang Tepat

Langkah pertama untuk mengoptimalkan situasi Anda dalam membawa belanjaan adalah memastikan Anda mempunyai alat yang tepat—artinya tas belanja. Agar lebih baik bagi lingkungan, pilih tas belanja yang bisa digunakan kembali. Tetapi, Anda tidak boleh asal mengambil setiap baik. Alasannya? Kontaminasi silang.

Menurut Jason “the Germ Man” Tetro, mahir mikrobiologi dan penulis Kode Kuman“Tas belanjaan menjadi tempat berkumpulnya mikroba,” ujarnya. “Dengan daging mentah dan hasil bumi—terutama andai disimpan dalam keadaan lembap—ada kemungkinan besarnya bakteri akan berpindah ke tas itu sendiri dan kemudian bisa berpindah ke barang lain.”

Tas Katun

Untuk sebagian besar barang, ia merekomendasikan tas yang dapat dicuci dan diputihkan. “Tas harus segera berwarna putih atau terang dengan begitu Anda bisa lihat noda dan jamur. Tas juga harus segera terbuat dari katun, atau bahan berpori lainnya, dengan begitu andai cairan masuk ke serat, cairan tersebut akan terserap.” Ia menjelaskan bahwa nyatanya ada kemungkinan lebih besar sekali terjadinya kontaminasi silang dengan plastik, sebab air hanya menggenang di permukaan bahan, dengan begitu menciptakan kondisi optimum untuk memindahkan bakteri.

Sebaliknya, kain katun bisa langsung dicuci dan kuman-kuman akan hilang. “Saya suka banget air panas untuk membunuh serangga,” ujar Tetro. Ia menyarankan untuk memakai minim pemutih, sesuai dengan jumlah yang disarankan pada kemasan, untuk membersihkan kantong.

Baca Juga:  11 Hal Bijaksana yang Harus Dilakukan Setiap Suami yang Baik Untuk Istrinya

Tas Pendingin

Tetapi bagaimana dengan tas pendingin yang tidak dapat dicuci dengan mesin—dan biasanya bukan dari katun? “Andai Anda memakai tas berinsulasi, bagian dalamnya mudah diakses dan mempunyai ketahanan—tas ini bisa melawan. Sempurna untuk tisu desinfektan,” ujar Tetro. Sedangkan andai Anda pernah mencoba membersihkan bagian dalam tas plastik yang lemas dengan tisu, tas ini bukan mudah—dan Anda pasti tidak akan mampu mendisinfeksi dengan saksama. Jadi dalam kasus ini, bahan plastik yang agak kaku bisa diterima.

Tas Nilon

Pakar organisasi Lisa Ruff dari Neat Way punya kebijakan tasnya sendiri yang cocok untuknya. Ia berkata, “Saya sudah memakai tas nilon Baggu sepanjang lebih dari 15 tahun. Saya membeli satu set lengkap setelah lulus sekolah hukum pada tahun 2008, dan saya masih menyimpannya. Saya suka tas itu sebab kecil dan tidak memakan tempat, dan saya dapat mencucinya. Tas itu tidak berstruktur, dan saya dapat lihat kekurangannya. Tetapi bagi saya, membersihkannya lebih penting. Tas itu awet dan tetap terlihat bagus.”

Simpan Daging dalam Kantong Plastik

Sebelum Anda mengemas daging, pastikan daging tersebut dibungkus dengan lapisan plastik lain. “Saya sarankan untuk memakai kantong plastik sekali pakai atau selongsong plastik tambahan untuk daging mentah atau produk unggas,” ujar Nicole Arnold, Asisten Profesor dan Spesialis Lapangan Keamanan Pangan di Ohio State College.

Ketika saya menolak plastik tambahan itu, dia tidak terpengaruh. “Sayangnya, keamanan pangan dan keberlanjutan tidak selalu berjalan beriringan.” Dia melanjutkan, “Tas tambahan berfungsi sebagai cara berbeda untuk mengurangi risiko kontaminasi silang. Ditambah lagi, sejumlah besar toko kelontong sekarang menyediakan kantong plastik yang ditujukan untuk daging mentah dan unggas yang bisa didaur ulang.” (Ini juga menjamin lebih minim kekacauan yang harus segera Anda bersihkan andai ada kemasan yang bocor—kantong tambahan hal itu akan menampung cairan daging yang bocor.)

Letakkan Barang di Sabuk Konveyor dalam Urutan yang Benar

Ruff sengaja meletakkan barang-barang di meja kasir sesuai dengan tempatnya di dapur. Kemudian, saat salah satu dari dua kasir favoritnya memindahkannya, dia siap untuk mulai bekerja, dan mereka bekerja sebagai satu tim.

Irlandia juga merekomendasikan “mengumpulkan barang-barang di ban berjalan yang ingin Anda kantongi bersama-sama. Semua sereal bisa dimasukkan terlebih dahulu. Roti kemudian. Hasil bumi bersama-sama. Dan andai ada pengemas, beri tahu mereka, 'Saya akan mengelompokkannya ke dalam kelompok yang saya inginkan.'”

Baca Juga:  Hakim federal Texas memblokir aturan pinjaman adil yang diperbarui Oleh Reuters

Tetro punya urutan operasi yang dapat saya pahami: “Untuk langkah pertama, Anda mengambil produk susu dan menyatukannya. Berikutnya adalah buah dan sayur. Lalu kaleng dan sebagainya. Terakhir adalah daging. Anda harus segera punya satu kantong khusus untuk daging saja.”

Dia punya beberapa kiat lagi yang diakuinya “mirip Sheldon Cooper.” Jangan campur bawang dengan sayur mayur lain atau baunya akan seperti bawang. Jangan masukkan apel, penghasil etilen besar, bersama selada, yang sangat sensitif terhadap etilen dan bisa cepat rusak karenanya. Dan pastikan buah Anda tidak tertusuk, memar, atau berjamur sebelum Anda memasukkannya ke dalam kemasan. “Ada bakteri yang diketahui bisa masuk ke dalam buah dan dikarenakan pembusukan dan, berpotensi, penyakit,” ujarnya.

“Aturan sederhana: Andai ban berjalan terlihat basah, jangan letakkan barang di atasnya,” ujar Tetro.

Kemas Seperti Dengan Seperti

Tampaknya jelas, namun kami akan tetap mengatakannya: Barang yang dingin akan menjaga barang dingin lainnya tetap dingin. Barang yang dikemas dan barang yang tidak mudah rusak bisa saling menempel—dan bisa bertahan paling lama saat Anda mendatanya barang yang didinginkan. Menyusun barang berdasarkan tempat penyimpanannya di dapur—rak penyimpanan, lemari pembeku, dapur kecil, laci daging—akan membuat pekerjaan Anda jauh lebih mudah setelah Anda membawa semuanya pulang.

Aturan Arnold sendiri untuk berkendara pada umumnya mengikuti logika ini. Ia mengemas semua buah segar dan semua makanan beku (non-daging) bersama-sama. “Saya melakukan ini sebab beberapa alasan: 1) untuk menghindari kontaminasi silang; 2) untuk menjaga makanan yang perlu didinginkan agar lebih efektif mempertahankan suhunya; dan 3) untuk kenyamanan saat tiba waktunya untuk mendatanya bahan makanan di rumah.”

Gunakan Metode “Berdiri Rumah Anda”

Kebiasaan banyak orang yang memberi dukungan pengepakan merekomendasikan metode ini untuk mengemas barang yang dikemas guna memastikan barang terlindungi dan tidak rusak sepanjang pengiriman. “Diperlukan minim keterampilan di sini,” ujar Laura Bizarre, kepala bagian komunikasi Nationwide Grocers Affiliation. “Anda tidak ingin membebani atau menaruh sesuatu yang mudah hancur di bagian bawah atau fondasinya tidak tepat.”

Pada dasarnya, saat Anda membuat tas, pastikan Anda mempunyai kotak di bagian luar dan barang berharga di bagian dalam. “Para pengemas tas kami berbicara tentang bagaimana membangun rumah. Barang berat diletakkan di bagian bawah, dan Anda memperkuat 'dinding' dengan kotak.” Andai Anda mempunyai barang kalengan, itu adalah fondasinya. Kotak sereal, granola bar, dan oatmeal diletakkan di bagian luar, melapisi tas dan menciptakan dinding; pretzel lembut, roti gulung lembut, dan sejenisnya diletakkan di dalam sarang nyaman yang telah Anda buat.

Baca Juga:  Hasil jajak pendapat mingguan: vivo V40 Pro adalah peningkatan yang solid namun mahal, V40 harus segera membuktikan dirinya sendiri

Beberapa aturan lagi dari Irlandia, yang saya ingatkan adalah orang terbaik di negara ini dalam hal ini. (Dan ya, saya minim iri.) Anda tidak boleh menumpuk apa pun selain kotak, yang ujung-ujungnya harus segera bertemu, agar kuat. Kaleng tidak boleh saling bersentuhan. Gelas tidak boleh saling bersentuhan. Barang yang mudah hancur diletakkan di atas. Dan tas harus segera seberat pegangannya—dan Anda—yang mampu menopangnya.

Andai Anda mencoba mencari tau tahu cara menghitung semua ini dengan cepat saat barang-barang bergulir di ban berjalan, Irlandia punya solusinya: “Saya selalu berusaha membawa dua kantong. Saya akan sengaja mengambil kotak-kotak dan membuat dinding di dalam kantong pertama untuk melindungi barang-barang yang lebih rapuh. Saya akan memakai kantong kedua khusus untuk buah-buahan, sebab orang-orang sangat teliti soal itu.” Ya, kami memang begitu.

Semua Yang Disebutkan, Apakah Anda

Dengar, andai Anda mempunyai sistem yang sesuai untuk Anda, dan barang mencapai di rumah dengan selamat, juga tidak ada yang mengeluh, selamat! Anda menang! Bahkan para profesional kami mengakui bahwa mereka punya kekhasan tertentu yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah.

Apa pun kebiasaan Anda, akui saja. Dan andai ragu, mintalah bantuan! Ada petugas pengemas yang siap sedia, dan mereka bertujuan untuk menyenangkan pelanggan, ujar Bizarre. “Tidak apa-apa untuk memberi mereka konteks. Sebagian besar petugas pengemas menghargai sebagian dari interaksi itu. Dalam hal apa pun, mereka ingin memastikan pelanggan meninggalkan tempat dengan perasaan senang,” ujarnya.

Bersikaplah baik kepada mereka, ujar Tetro. “Itulah sebabnya saya mengemas sendiri belanjaan saya, sebab saya jadi sangat marah saat orang lain mengemas belanjaan saya. Sepertinya seperti, 'Kamu memasukkan anggur ke dalam ayam!? Apa yang salah denganmu? Apakah kamu membenciku? Mengapa kamu mencoba meracuniku!?' Dan si pengemas berkata, 'Tuan, ini hari kedua saya.'”

Andai Anda mempunyai teknik sendiri yang membuat Anda merasa bahwa semuanya terkendali dengan baik, lakukanlah. Sebab itulah yang kita semua inginkan di penghujung hari—kereta yang penuh, dan tanpa memar.

[ad_2]
Sumber: realsimple.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengunjung Asal Tegal Kepincut Bakso Mas Sabar Soreang, Kuliner Legendaris Sejak 1983 dengan Suasana Sawah Asri
Floating Market Lembang Diserbu Wisatawan Saat Libur Sekolah 2026, Kunjungan Naik 35 Persen
Dikira Murah, Warganet di Tegal Kena Getok Harga Rp525 Ribu untuk Menu Lele dan Bebek
5 resep bihun goreng spesial buatan sendiri, cocok untuk sarapan sampai makan malam
5 resep praktis ayam suwir, cocok untuk ide makan siang dan santapan keluarga
5 Rekomendasi Resep Tepung Renyah yang Bikin Ketagihan, Pasti Memintanya Lagi dan Lagi
5 Resep Ikan Bakar Enak, Menu Enak dengan Bumbu Sederhana untuk Ditambah Nasinya
5 Resep Ayam Bakar Enak dan Mudah Dibuat, Mulai dari Menu Sehari-hari sampai Hidangan Spesial Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Pengunjung Asal Tegal Kepincut Bakso Mas Sabar Soreang, Kuliner Legendaris Sejak 1983 dengan Suasana Sawah Asri

Senin, 6 Juli 2026 - 08:32 WIB

Floating Market Lembang Diserbu Wisatawan Saat Libur Sekolah 2026, Kunjungan Naik 35 Persen

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:52 WIB

Dikira Murah, Warganet di Tegal Kena Getok Harga Rp525 Ribu untuk Menu Lele dan Bebek

Minggu, 9 November 2025 - 21:55 WIB

5 resep bihun goreng spesial buatan sendiri, cocok untuk sarapan sampai makan malam

Jumat, 7 November 2025 - 21:50 WIB

5 resep praktis ayam suwir, cocok untuk ide makan siang dan santapan keluarga

Berita Terbaru