[ad_1]
Cuaca terbaru telah dikarenakan hujan lebat dan banjir di wilayah Midwest. Selanjutnya, curah hujan ini mengakibatkan banyak sekali fasilitas dan ruang bawah tanah menjadi tempat genangan air banjir.
Meski demikian sebagian besar air banjir akhirnya menguap atau hilang, akumulasi air ini bisa menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan yang signifikan.
Genangan air banjir bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, yang membawa penyakit seperti virus West Nile dan beberapa virus yang dikarenakan ensefalitis. Genangan air banjir dan genangan air juga bisa mengandung limbah dan zat berbahaya dari bahan kimia dan limpasan pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anda harus segera menghindari genangan air banjir sebisa mungkin saja. Berikut adalah kiat-kiat keselamatan praktis:
- Hindari daerah banjir.
Air banjir dapat bergerak cepat dan menyapu manusia dan kendaraan. Jangan mengemudi, berjalan atau berenang melalui air banjir. Jangan biarkan anak-anak bermain di dalam atau di dekat air banjir. Sulit untuk menilai kedalaman air, dan bahaya yang sepertinya tidak diketahui mungkin saja tersembunyi di baliknya. - Bersihkan dan disinfeksi barang-barang yang terkena air banjir.
Melakukan dua pendekatan untuk membersihkan setelah banjir sangatlah penting. Pembersih menghilangkan kotoran dan debu, dan disinfektan menyelesaikan pertumbuhan bakteri yang terbawa air banjir. Kenakan perlengkapan keselamatan yang tepat seperti sarung tangan dan pelindung mata saat membersihkan. Andai Anda membersihkan arena yang ditumbuhi jamur, sebaiknya kenakan masker N95. - Jangan makan makanan yang mungkin saja terkena air banjir.
Kalaupun makanannya dikemas, dapat saja terkena bakteri dari air banjir. Andai listrik padam, buang makanan yang sudah dihangatkan atau dicairkan ke dalam lemari es dan freezer. - Pastikan air minum aman.
Air yang terkontaminasi bisa mengandung bakteri dan dikarenakan infeksi serius. Ikuti nasihat keamanan air untuk merebus air sebelum diminum atau memakai air kemasan. Andai perlu, didihkan air sepanjang satu menit penuh untuk membunuh bakteri yang terbawa air. - Jangan sekali-kali memaparkan luka terbuka pada air banjir.
Sepanjang pembersihan banjir, terdapat risiko timbulnya luka, luka terbuka, atau lecet, yang bisa meningkatkan risiko infeksi. Bersihkan luka dengan sabun dan air bersih. Oleskan salep antibiotik dan tutupi dengan perban menahan air. - Cuci tangan Anda secara menyeluruh dan terus menerus.
Andai Anda bersentuhan dengan air banjir atau benda-benda yang terkena air banjir, sangat penting untuk membersihkan tangan Anda dengan sabun dan air atau pembersih tangan berbahan dasar alkohol.
Pertimbangkan untuk mempunyai perlengkapan darurat berisi air, makanan yang sepertinya tidak mudah rusak, perlengkapan pertolongan pertama, senter, dan baterai cadangan. Tetaplah mematuhi informasi tentang peringatan banjir di daerah Anda, terutama andai Anda tinggal di daerah yang rawan banjir.
Andai Anda terkena banjir, waspada gejala-gejala seperti diare, muntah-muntah, dan demam. Secepatnya hubungi tim perawatan kesehatan andai Anda merasakan gejala-gejala dan merasa sepertinya tidak sehat.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang melindungi diri Anda dari bahaya air banjir, kunjungi situs internet Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Jessica Sheehy adalah asisten dokter di Penyakit Menular di Mankato, Minnesota
[ad_2]
mayoclinichealthsystem.org








