Karawang | SekitarKita.id,- Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa (Unsika) Karawang menggelar Legislatif School di Swiss-Bellin Hotel Karawang pada Sabtu, (13/07/2024).
Dalam kesempatan itu hadir Anggota DPRD Provinsi Jabar terpilih 3 periode, Gina Fadlia Swara, bersama tokoh politisi lainya. Kegiatan itu memiliki tema “Pemberdayaan Legislator Muda Untuk Mewujudkan Legislasi Yang Progresif dan Responsif”.
Anggota DPRD Provinsi Jabar Gina Fadlia Swara yang menjadi narasumber dalam kegiatan itu memaparkan, penyelenggaraan Legislatif School menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk bisa membangun potensi dalam dunia legislatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya rasa ilmu yang didapatkan ini sangat diperlukan untuk melangkah kejenjang yang berikutnya. Semoga kedepan, para mahasiswa bisa menjadi seorang legislator yang progresif dan responsif,” kata Gina.
Gina yang juga sebagai politisi partai Gerindra menyebut, pihaknya meminta mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan agar bisa mengimbangi persaingan yang ketat di dunia kerja nanti.
“Sehingga kedepannya skill yang mereka miliki itu bisa memudahkan langkah mereka untuk masuk dunia kerja,” ujar Gina.
Gina mengajak, kaum milenial untuk ikut terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 mendatang dengan menyampaikan setiap gagasan politik kepada Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada).
“Kita harus sampaikan setiap gagasan atau ide yang kita miliki kepada calon kepala daerah yang akan maju nanti, tentunya terkait pembangunan Karawang,” jelas Gina.
Dikatakan dia, mahasiswa harus bisa aktif dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama pencegahan terhadap praktek money politik.
“Jadi, pemuda harus bisa lebih teliti lagi dalam memilih calon pemimpin kedepannya. Dan memberikan edukasi kepada masyarakat, sehingga money politik ini bisa ditekankan atau dihindari,” tegas Gina.
Sementara itu, Ketua BLM Fakultas Hukum Unsika Faris Budi mengatakan, penyelenggaraan Legislatif School tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada mahasiswa mengenai kewenangan, tugas dan fungsi legislatif.
“Sehingga ke depan legislatif mahasiswa mampu memberikan kontribusi yang lebih baik dalam sistem pemerintahan kampus, terutama di Fakultas Hukum,” tutur Faris.
Faris mengatakan, dengan ilmu yang telah didapatkan, diharapkan dapat memicu mahasiswa untuk menjadi seorang legislator di ranah yang lebih besar serta mampu menghasilkan produk-produk hukum legislasi yang selalu responsif sesuai permasalahan yang terjadi di masyarakat.
“Jadi hari ini mahasiswa menjadi legislator di kampus, ya bisa kemungkinan kedepannya ketika kita tamat kuliah akan menjadi legislator termuda dan berkiprah di dunia legislatif,” ungkap Faris.
pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud pengimplikasian Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Pengabdian kepada masyarakat itu bisa dilakukan dengan praktek pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya yang dipelajari mahasiswa dalam bangku perkuliahan yang ditujukan langsung pada masyarakat secara kelembagaan dan tersusun melalui metodologi ilmiah,” papar Faris.
Dalam menghadapi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 nanti, Faris berharap bisa memiliki pemimpin yang responsif terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat.
“Kami ingin punya pemimpin yang memiliki wawasan terkait permasalahan atau persoalan di masyarakat, serta bisa cepat tanggap dan responsif,” jelas Faris menandaskan.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho








