DPPKB Catat Angka Pernikahan Dini di Karawang Masih Tinggi

- Penulis

Minggu, 8 September 2024 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id- Angka pernikahan dini di Kabupaten Karawang tercatat masih cukup tinggi, khususnya di kalangan perempuan di bawah usia 20 tahun.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang, jumlah pernikahan dini sepanjang tahun lalu mencapai 349.694 orang.

Meski ada penurunan pada tahun 2024, angka tersebut masih menyentuh 108.283 orang hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris DPPKB Kabupaten Karawang, Imam Bahanan, menyampaikan bahwa kegagalan telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka pernikahan dini.

Salah satu cara yang diimplementasikan adalah melalui program ‘Kehidupan Berkeluarga’ dan ‘Kehidupan Remaja’, yang fokus pada tertundanya usia pernikahan.

Sekretaris DPPKB Kabupaten Karawang, Imam Bahanan (foto: Abdul Kholilulloh)
Sekretaris DPPKB Kabupaten Karawang, Imam Bahanan (foto: Abdul Kholilulloh)

“Untuk mengatasi masalah ini, kami memiliki kegiatan ‘Pusat Informasi dan Konseling Remaja’ (PIKR), sebuah wadah yang mengedukasi dan melakukan sosialisasi kepada remaja di tingkat kecamatan, sekolah, dan kampus,” ujar Imam saat diwawancarai di kantor DPPKB.

Selain itu, Imam menambahkan bahwa ia juga memiliki program ‘Duta GenRe’ (Generasi Berencana) yang bertujuan membentuk kelompok-kelompok edukasi bagi remaja.

Baca Juga:  Kapolres Metro Bekasi Angkat Bicara Soal Dugaan Penyelewengan Dana Hibah NPCI Kabupaten Bekasi

Saat ini, ada sekitar 60 ‘Duta GenRe’ yang aktif di berbagai jenjang, mulai dari SMP, SMA, hingga universitas.

Mereka berperan penting dalam menyebarkan informasi seputar kesehatan reproduksi dan tertundanya usia pernikahan melalui berbagai media, termasuk media sosial.

“Kami juga membedakan antara PIKR yang sasarannya langsung remaja, dan BKR (Bina Keluarga Remaja) yang bertugas memberikan edukasi kepada keluarga yang memiliki anak remaja. Ini adalah dua program utama yang diharapkan dapat menurunkan angka pernikahan dini secara bertahap,” kata Imam.

DPPKB Kabupaten Karawang juga memiliki tiga program utama yang menjadi fokus bagi ‘Duta GenRe’, yaitu kesehatan reproduksi remaja (KRR), pencegahan penggunaan narkoba, dan pencegahan seks bebas.

“Kami sangat berharap para orang tua dapat memberikan pemahaman dan edukasi kepada anak-anak mereka bahwa pernikahan di usia muda sangat berbahaya,” jelasnya.

“Target kami adalah remaja perempuan menikah pada usia 21-25 tahun, dan laki-laki pada usia 25 tahun ke atas. Sosialisasi melalui media sosial juga diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi ini,” tutup Imam.

Baca Juga:  Pasca Disnaker KBB Turun Tangan, Amarta Lunasi Gaji Karyawan dan Siapkan Dana Talang Rp20 Juta

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan angka pernikahan dini di Kabupaten Karawang dapat terus menurun dari tahun ke tahun, sehingga kesejahteraan dan kesehatan remaja di daerah tersebut semakin meningkat.

Berikut data DPPKB Karawang:

– Data PUS ( pasangan usia subur ) di krw terdapat 349.694. Sementara usia Nikah Muda / dini, di bawah 20 tahun untuk perempuan 108.283 (30.97%).

– Untuk data seks remaja, karena statmen nya dari kepala BKKBN pusat, yg berarti datanya utk nasional, sampai saat ini DPPKB blm punya data untuk di Karawang.

Karena perihal Seks Bebas/seks pada remaja secara tupoksi bukan ranah DPPKB secara spesipik.

– Untuk seks bebas ini, di DPPKB hanya berupa konten/materi dari salah satu program ketahanan keluarga yakni TRIAD KRR pads PIK remaja atau Duta Genre, dimana yg salah satu materinya edukasi tidak melakukan seks bebas.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Berita Terkait

Tepis Isu Dua Kubu, Bintang Pamungkas Ajak Kader NasDem KBB Perkuat Konsolidasi
Konsolidasi Diperkuat, NasDem Jabar Targetkan KBB Jadi Lumbung Suara Pemilu 2029
Pilkada Usai, Bupati Jeje Ajak NasDem KBB Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Peran Polri Dorong Produktivitas Petani KBB, Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional
Bak Pilkada Mini, Deri Tri Menang Telak di Pemilihan BPD Margajaya Ngamprah
Kalahkan Rival dalam Pemilihan Ketat BPD, Deri Siap Perjuangkan Anggaran untuk Margajaya Ngamprah 
Polres Cimahi Perkuat Ketahanan Pangan di KBB, Dorong Petani Tingkatkan Produksi Jagung
Di Bawah Kepemimpinan Sandi Supyandi, PKB KBB Siap Perkuat Basis dan Kader Partai

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:48 WIB

Tepis Isu Dua Kubu, Bintang Pamungkas Ajak Kader NasDem KBB Perkuat Konsolidasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:39 WIB

Konsolidasi Diperkuat, NasDem Jabar Targetkan KBB Jadi Lumbung Suara Pemilu 2029

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pilkada Usai, Bupati Jeje Ajak NasDem KBB Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:54 WIB

Peran Polri Dorong Produktivitas Petani KBB, Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:30 WIB

Bak Pilkada Mini, Deri Tri Menang Telak di Pemilihan BPD Margajaya Ngamprah

Berita Terbaru