SEKITARKITA.id- DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkapkan bahwa saat ini wilayah Bandung Barat tengah mengalami krisis kekurangan kepala sekolah dan pengawas sekolah, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP.
Untuk itu, DPRD mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat agar segera melakukan pengangkatan kepala sekolah dan pengawas berbasis meritokrasi.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD KBB, Mu’min Darjatuloh, menegaskan bahwa sudah saatnya Pemda Bandung Barat membangun dunia pendidikan secara kolaboratif dan holistik dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rangkul dan ajaklah mereka yang punya potensi secara formal,” ujar Kang Aji, sapaan akrab Mu’min, saat dihubungi wartawan baru-baru ini.
Menurutnya, pengangkatan kepala sekolah dan pengawas harus didasarkan pada prestasi, rekam jejak, dan integritas calon, bukan lagi berdasarkan kedekatan atau bahkan transaksi.
Ia menilai sumber daya manusia di bidang pendidikan di Bandung Barat sangat besar, terlebih banyak guru yang telah mengikuti berbagai pelatihan intensif seperti program Guru Penggerak, Pendamping Guru Penggerak, Pengajar Praktik, Fasilitator, dan Instruktur.
“Ini adalah salah satu potensi besar yang dimiliki Pemda KBB, khususnya dalam upaya memajukan pendidikan,” jelasnya.
Secara geografis, lanjut Mu’min, Bandung Barat memiliki tantangan tersendiri dengan wilayah yang luas dan beragam, mulai dari utara, tengah hingga selatan.
Oleh karena itu, pemerataan pendidikan bermutu menjadi hal penting, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan saja.
Kang Aji juga menyoroti wilayah selatan Bandung Barat yang masih tertinggal dalam hal fasilitas pendidikan dan pemerataan guru.
Ia mendorong Dinas Pendidikan untuk menerapkan prinsip keadilan dalam distribusi fasilitas pendidikan dan guru ASN ke seluruh wilayah, termasuk daerah yang selama ini kurang tersentuh.
“Sudah saatnya kita menerapkan prinsip ‘the right man on the right place’, agar orang-orang yang tepat dapat dirangkul untuk bersama-sama memajukan pendidikan di KBB,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








