Bahaya Narkoba, sosialisasi P4GN terus digencarkan kalangan pendidik di Kabupaten Bekasi

- Penulis

Rabu, 1 November 2023 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 sosialisasi P4GN terus digencarkan kalangan pendidik di Kabupaten Bekasi

i

sosialisasi P4GN terus digencarkan kalangan pendidik di Kabupaten Bekasi

“Kami mengajarkan untuk bisa melepaskan dari pengkondisian, karena mereka kebanyakan masuk ke narkoba karena tekanan, faktor anak anak mengkonsumsi narkoba biasanya keluarga, misalnya ada yang broken orang tuanya sibuk atau nilainya ulangan turun, berkelahi lalu dia curhat ke orang lain ada juga hanya coba-coba dan biasanya dari temen faktor pergaulan lingkungan,” sambungnya.

Sejauh ini tidak ada kendala dalam melakukan sosialisasi P4GN tersebut, ia mengatakan, dukungan dari pemerintah baik Desa maupun Kecamatan dan Kabupaten Bekasi sangat dirasakan.

Jika melihat kondisi di kabupaten Bekasi, kata dia, kian memprihatinkan dalam peredaran narkotika dikalangan pelajar, pihaknya menghimbau kepada orang tua untuk ikut serta mencegah anaknya mengkonsumsi narkotika jenis G (Tramadol dan Heximer).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapan kedepannya kita sama sama belajar mencari jati diri, untuk bisa memerangi narkoba dan mencari solusi mencegah,” tandasnya.

Sebagai informasi, Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya atau yang disingkat Narkoba, hingga hari ini masih menjadi patologi atau penyakit sosial dalam masyarakat.

Baca Juga:  Restu DPRD KBB, Rumah Sakit Adhyaksa di Lembang Siap Direalisasikan

Diketahui narkoba adalah zat yang cara kerjanya di masukkan ke dalam tubuh manusia, baik secara lisan, di minum, dihirup, di suntikan pikiran atau perasaan hati dan juga orang lain. Efek dari penyalahgunaan barang ini (narkoba) bermacam-macam dan sebagian besarnya mengarah ke arah negatif.

Tidak hanya bagi penggunanya secara personal tetapi juga berimbas bagi lingkungan dalam masyarakat tempat ia tinggal. Sehingga dalam perspektif sosiologis penyalahgunaan narkoba di sebut sebagai patologi sosial atau penyakit sosial.

Related Posts

Pemberantasan narkoba dalam hal ini sangat masif dilakukan oleh instansi terkait seperti BNN, Aparat penegak hukum dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Namun tetap saja narkoba masih menjamur dan menjadi kejahatan yang harus dilawan oleh semua elemen tidak terkecuali masyarakat.

Baca Juga:  SMPN 3 Parongpong Bangga, Citra dan Lionel Raih Prestasi Membanggakan di Ajang Bahasa dan Sastra

Sehingga pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) mencetuskan hastag War On Drugs perang lawan narkoba. Sehingga masyarakat harus bersama-sama dan bahu membahu melawan narkoba. Hal ini dimulai dengan kesadaran, kebersamaan dan kebermanfaatan.

Oleh karenanya prinsip tersebut harus di implementasikan oleh segenap elemen masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam memerangi narkoba.

Kesadaran, seseorang dikatakan memiliki kesadaran ketika ia mampu menyadari keadaan di sekelilingnya, tindakannya dan emosinya. Memiliki kesadaran bukan hanya sekedar menyadari atau bersikap waspada, tetapi dia yang mampu memperhatikan dan menganalisis kondisi lingkungannya.

Dalam konteks narkoba, masyarakat harus sadar tentang narkoba dan sadar akan bahaya yang ditimbulkannya. Kemudian ia harus mampu mengamati dan menganalisis lingkungannya tentang bahaya atau potensi adanya narkoba.



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu
Wabup Asep Ismail Buka Pesta Siaga Bandung Barat, Pramuka Didorong Cetak Generasi Berkarakter
Gegara Sekolah Kumuh, Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah Bandung Barat 
Siswa Dipulangkan Lebih Awal Tanpa Alasan, Disdik KBB Evaluasi Disiplin Guru SD di Ngamprah
Gegara Pelantikan Kepsek, Jam Belajar Siswa SD di Ngamprah Dipangkas, Disiplin Guru Disorot
Soal Dana Bos, SMPN 2 Ngamprah Disorot, Sejumlah Fasilitas Rusak hingga 29 Ruang Kelas Diusulkan Direvitalisasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:46 WIB

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Wabup Asep Ismail Buka Pesta Siaga Bandung Barat, Pramuka Didorong Cetak Generasi Berkarakter

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Gegara Sekolah Kumuh, Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah Bandung Barat 

Berita Terbaru