[ad_1]
Jika Anda pernah bertanya-tanya apakah boleh minum tequila sebelum tengah hari, jawabannya pasti ya—terima kasih kepada Bloody Maria. Anda bisa menganggap Bloody Maria sebagai saudara perempuan Mary yang kaya serta bersemangat. Bahan-bahannya hampir sama, namun perbedaan terbesarnya yaitu minuman keras yang digunakan, yang bagaimanapun juga mengubah bahan dasar minuman itu.
Bloody Mary pertama kali muncul pada tahun 1921, atas izin bartender Prancis Fernand Petiot di Harry's New York Bar di Paris. Secara tradisional dibuat dengan vodka, jus tomat, saus pedas, lobak pedas, serta saus Worcestershire, namun sementara, semuanya bisa disesuaikan sepenuhnya. Kisah asal muasal Bloody Maria's memang belum begitu diketahui, tetapi pecinta tequila akan tanpa akhir berterima kasih kepada mahir mixologi yang menemukan alternatif minuman brunch pedas ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam Bloody Mary, vodka digunakan sebagai bahan dasar halus untuk dipadukan secara sempurna dengan bahan lainnya. Tapi Bloody Maria membutuhkan tequila, yang mempunyai rasa gurih serta kuat, membantu menyempurnakan campuran lainnya. Juga seperti kebanyakan koktail, berkreasi dengan Bloody Maria sangatlah mudah. Jadi, undang teman Anda untuk makan siang yang lezat serta buat bar Bloody Maria Anda sendiri yang diisi dengan bahan-bahan—acar, zaitun, irisan jalapeño, udang, bacon, mentimun, serta irisan lemon yaitu pilihan yang bagus!
[ad_2]
Sumber: realsimple.com








