DPP PAN Terbitkan Rekomendasi untuk Acep Jamhuri di Pilkada Karawang

- Penulis

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Karawang | SekitarKita.id,- Belakangan ini ramai diperbincangkan mengenai surat rekomendasi Pilkada Karawang dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang diberikan kepada salah satu bakal calon Bupati Karawang.

Rekomendasi yang diterbitkan DPP PAN itu ditujukan kepada satu nama bakal calon bupati Karawang yakni Acep Jamhuri sehari sebelum pelaksanaan Fit and Proper Test.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPD PAN Karawang, Dadi Mulyadi, menyampaikan bahwa partai mengeluarkan rekomendasi tentu sudah memiliki mekanisme dengan berbagai tahapan.

Ia menyebut, setiap partai politik (parpol) dalam meraih rekomendasi memiliki pola, strategi dan ini merupakan sebagian dari perjalanan politik.

Wakil Ketua DPD PAN Karawang, Dadi Mulyadi (Foto: Andyka Nugroho)
Wakil Ketua DPD PAN Karawang, Dadi Mulyadi (Foto: Andyka Nugroho)

“Kenapa surat rekomendasi itu terbit sehari sebelum fit and propertest, itu merupakan bagian dari skema,” kata Dadi mulyadi kepada wartawan, Kamis 18 Juli 2024.

Dadi menjelaskan, alsan mengapa surat rekomendasi tersebut terbit kepada Acep Jamhuri, yang merupakan mantan Sekda Karawang.

“Saat melakukan Fit and Proper Test itu DPW. Itu sah-sah saja, karena itu bagian dari skema. Politik itu kadang kan di luar normal. Kalau normal-normal saja itu bukan politik dan Fit and Proper Test itu hanya bagian dari administrasi,” cetus Dadi.

Baca Juga:  Momen HUT Bhayangkara ke-78 di Karawang, Polri diganjar Rekor MURI

Perolehan dari rekomendasi kemudian terbit diberikan kepada Acep Jamhuri, lanjut dia, itu merupakan bagian dari salah satu langkah politik yang tepat, efektif dan efisien menurut kepentingan politik.

“Yang mengeluarkan rekom kemudian disusul SK itu DPP. Dan itu bukan kita yang menginginkan, tapi aturan yang berbicara begitu perundang-undangan yang menginginkan,” terang Dadi.

Ia menjelaskan, salah satu syarat dari pencalonan kepala daerah yakni harus ada surat keputusan (SK) dari DPP PAN yang ditandatangani oleh ketum dan sekjen.

“Bicara SK, itu ketika calon ini sudah mendapatkan pasangan. Hari ini semua calon belum ada pasangan. Dan kita bisa lihat bahwa ke depan dinamika politik Karawang akan lebih cepat, akan lebih sering berubah. Karena semakin dekat semakin dinamis, semakin bergerak, semakin orang sulit memprediksi,” ujar Dadi.

Kembali Dadi menegaskan, dalam langkah politik yang dikeluarkan oleh PAN, sudah dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

“Pak Acep sudah mendaftar lebih dulu di penjaringan PAN, karena memang di PAN sendiri tak ada kader yang mencalonkan. Dan ketika beliau mendapatkan rekom, itu sah,” jelas Dadi.

Baca Juga:  Diduga Rumah Dibakar Orang Tak Dikenal di Sukamulya Padalarang, Polisi Buru Pelaku

“Dan kenapa rekom itu jatuh ke Pak Acep Jamhuri? Itu kepiawaian dalam politik. Di politik itu tidak melulu melalui pola administrasi, tidak melulu mengikuti prosedur tapi yang dicari adalah goal nya,” imbuhnya.

“Disana juga ada beberapa nama lainnya yang sudah melaksanakan Fit and Proper Test di DPW PAN Jabar, yaitu Gina Fadlia Swara, Yana Suyatna, dan Gus Imam,” ujar Dadi menandaskan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 
Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat
Prajurit Yonif TP 938 Pancasona Raih Podium 1 Pocari Sweat Run 2026 di Bandung

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 18:55 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026

Selasa, 22 September 2026 - 15:18 WIB

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Selasa, 22 September 2026 - 12:01 WIB

Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terbaru