HUT ke-17, Ketua DPRD KBB beberkan makna dibalik tema ‘Ngawangun Lembur’

- Penulis

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, SekitarKita.id,- Momentum HUT Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke-17 menjadi hari bersejarah bagi masyarakat, tema ciamik yang di ambil yakni ‘Ngawangun Lembur’ menjadi ajang menjalin kerjasama serta kolaborasi membangun sesuai visi misi pemekaran.

Disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB, Rismanto, tema Hari Jadi Bandung Barat sangat bagus dan memiliki makna kebersamaan yang kuat dalam membangun wilayahnya.

“Topik atau tema hari jadi ke 17 ini sangat bagus ngawangun lembur, kata kuncinya ini kolaborasi, dan hari ini memang yang kita butuhkan itu kebersamaan agar kuat, kenapa agar kuat ya karena tantangan pembangunan kedepan terbukti dengan perjalanan,” kata Rismanto usai menghadiri Rapat Paripurna di Ballroom Gedung B lantai 4, kompleks Pemkab Bandung Barat, Rabu 19 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, menurutnya, pemerintah daerah (Pemda) Bandung Barat harus senan tiasa memberikan peningkatan kualitas pembangunan fisik maupun non fisik, termasuk pelayanan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB, Rismanto, (foto: Ane/Bangbara group)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB, Rismanto, (foto: Ane/Bangbara group)

“Yang berikutnya saya menegaskan bahwa insya Allah kita semua harus optimis bahwa kedepannya KBB akan maju tumbuh sejahtera sesuai cita-cita, minimal ada tiga kata kunci mari kita sama-sama wujudkan, pertama intregritas komitmen, kejujuran, kolaboratif di tingkat DPRD, pemerintah,” ujar Rismanto.

Baca Juga:  Sempat Viral di Medsos, Komplotan Begal Sadis Dibekuk Polres Cimahi

Pihaknya juga menyinggung sedikit terkait Pemilukada 2024 di KBB, ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat baik pemerintah, TNI-Polri, maupun stacholder terkait harus berintergritas dalam komitmen penyelenggaraan Pilkada kedepan.

“Tadi saya singgung khususnya di Pilkada kalo komitmennya berintregritas, penyelenggaraannya berintregritas, ya insya Allah sosok pemimpinnya yang terpilih pasti berintregritas, juga dalam pembangunannya,” imbuhnya.

Ditanya soal potensi yang ada di Bandung Barat, Rismanto menjelaskan, banyak yang harus dikerjakan, termasuk DPRD KBB untuk kiranya giat berkerja keras membangun Bandung Barat dengan menerapkan peraturan daerah (Perda).

“Tentu harus bekerja keras sebaik-baiknya, agar kami bisa membuat beberapa peraturan daerah (Perda) regulasi yang memang relevan dengan kebutuhan potensi di KBB,” jelasnya.

“Prodak perda DPRD ada sekitar 217 Perda, tapi coba kita cek lagi ke sekretariat ada juga keputusan DPRD dan juga keputusan pimpinan DPRD,” sambungnya.

Ia pun menjelaskan, DPRD KBB memiliki fungsi sebagai pengawas pembuat Perda dan juga penganggaran, begitu juga seluruh anggota dewan memiliki tugas dan saling melengkapi agar menjadi prodak Perda yang relevan.

Baca Juga:  Momen Seru Prabowo Selfie Bareng Iriana dan Ibu-ibu di IKN

“Saya rasa fungsi melekat di kami fungsi pengawasan pembuat perda dan penganggaran, berarti kami memiliki fungsi saling melengkapi dan menjadi bagian unsur dari pemerintahan daerah, saya rasa tupoksi itu mengharuskan dan memang sudah menjadi tugas kami,” jelas Rismanto kembali.

Diakhir, Rismanto berpesan kepada masyarakat Bandung Barat untuk selalu optimis dan mengawal pembangunan, sesuai apa yang di cita-cita kan pemekaran KBB. semoga tercapai.

“Tetap optimis, bahwa insya Allah Bandung Barat akan maju tumbuh, berkembang, sejahtera sebagaimana cita-cita pemekaran dengan tadi kebersamaan, serta kerja keras,” imbuh Rismanto seraya mengamini.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Berita Terkait

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB