[ad_1]
Berikut adalah skenario yang familier bagi dengan jumlah besar pembuat roti rumahan: keinginan untuk membuat kue muncul, jadi Anda langsung mempelajari resepnya. Tetapi, dalam perjalanan proses, petunjuknya menyampaikan untuk mendinginkan adonan sepanjang satu jam mencapai semalaman. Meski demikian Anda mungkin saja tergoda untuk melewatkan langkah ini, minim kesabaran bisa membedakan antara kue yang pipih, rapuh, dan kue yang kental dan kenyal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Tujuan Mendinginkan Adonan Kue?
Adonan kue yang didinginkan menghasilkan tiga hasil utama: kue yang lebih kental, lebih kenyal, dan lebih beraroma. Tapi bagaimana cara kerjanya?
Ini Mendinginkan Mentega, Mencegah Penyebaran Oven
Proses pencampuran adonan kue menghasilkan panas dan dikarenakan bahan-bahan menjadi hangat saat digabungkan. Baik Anda memulai dengan mentega bersuhu ruangan atau meleleh, memasukkan kue langsung ke dalam oven setelah diaduk akan dikarenakan mentega meleleh dengan cepat dan kue kehilangan sebagian besar strukturnya. Memberikan waktu yang cukup agar adonan mendingin di lemari es berarti saat Anda memanggang kue, mentega di dalam adonan akan lebih padat, dengan begitu membantu kue mempertahankan bentuknya. Hal ini sangat penting terutama untuk resep seperti kue gula atau kue jahe, yang akan meleleh di dalam oven andai tidak cukup dingin sebelum dipanggang.
Ini Menghidrasi Tepung, Menciptakan Tekstur Kenyal
Bahkan setelah Anda membuat adonan, bahan-bahannya dapat semakin menyatu saat disimpan di lemari es. Sepanjang ini, tepung terus menyerap kelembapan dari bahan basah. Andai Anda pernah membuat kulit pai atau jenis kue lainnya, Anda mungkin saja tahu bahwa adonan yang terlalu terhidrasi akan menghasilkan hasil yang lebih kenyal dan tidak terlalu terkelupas. Andai Anda menyukai kue yang kenyal, itu bagus—produk terlepas dari segalanya akan lebih lembut dan kecil kemungkinannya untuk hancur.
Ini Mengembangkan Rasa
Bayangkan mengasinkan daging atau sayur mayur atau membiarkan panci besar berisi saus mendidih sepanjang berjam-jam. Semakin lama Anda mendiamkan adonan tanpa gangguan di lemari es (mencapai sekitar dua hari), semakin dengan jumlah besar bahan yang bisa menyatu untuk membentuk rasa yang lebih memuaskan dan homogen.
Bisakah Saya Membekukan Adonan untuk Mempercepat Prosesnya?
Ya dan tidak. Meski demikian hal ini bertujuan untuk mendinginkan mentega sebelum dimasukkan ke dalam oven, freezer terlalu dingin untuk menghidrasi adonan dengan baik. Sebab mentega mengandung sekitar 16% air, mendinginkan adonan di dalam freezer dikarenakan terbentuknya es dan menghambat hidrasi yang terjadi di lemari es. Membekukan adonan juga menghilangkan sebagian besar rasa yang berkembang dalam jangka waktu lama.
Tetapi, Anda bisa membuat adonan kue, mendinginkannya sepanjang waktu yang disarankan, lalu membentuknya menjadi bola-bola untuk dibekukan nanti. Dengan cara ini, ketika keinginan akan kue muncul, Anda bisa memanggangnya langsung dari simpanan Anda di dalam freezer tanpa mencairkannya.
Apakah Ada Resep Kue yang Tidak Perlu Didinginkan?
Ya! Jenis kue tertentu, seperti bola salju dan roti pendek, sengaja tidak didinginkan untuk dapatkan tekstur klasiknya yang rapuh. Kue lain yang mengandung bahan-bahan seperti molase atau selai kacang mungkin saja tidak memerlukan waktu dingin yang lama sebab adonannya lebih kental. Atau, pilihlah brownies atau brownies untuk dapatkan camilan manis Anda tanpa harus segera menunggu lama.
Tip Tambahan untuk Sukses Membuat Kue
Gunakan Sendok Adonan Kue atau Timbangan Dapur untuk Kue Seragam
Memastikan kue Anda mempunyai ukuran yang sama berarti kue tersebut akan dipanggang lebih merata, memastikan waktu pemanggangan dan tekstur yang lebih konsisten di seluruh batch.
Gunakan Kertas Perkamen atau Alas Kue Silikon
Memanggang kue Anda di salah satu permukaan ini, bukan langsung di atas loyang, akan membantu mengurangi penyebaran oven dan mencegah lengket setelah kue sudah dingin.
Bersiaplah untuk Menyesuaikan Waktu Memanggang
Oven setiap orang minim berbeda. Suhu oven Anda mungkin saja minim berbeda dari suhu yang tertulis di layar, dan dari suhu yang digunakan pembuat resep. Sebab kue kering umumnya mempunyai waktu pemanggangan yang singkat, perhatikan baik-baik kue tersebut saat dipanggang dan gunakan isyarat sensorik, seperti bagian tepi kue yang berwarna kecokelatan dan intensitas aromanya, untuk mengukur kapan kue tersebut matang.
Simpan Dengan Benar Setelah Dipanggang
Untuk menikmati kue yang baru dipanggang sepanjang mungkin saja, simpanlah dalam wadah kedap udara. Gunakan wadah tertutup di konter atau simpan kue di dalam freezer (bukan di lemari es!) untuk mencegah masuknya udara dan mencegahnya menjadi basi.
[ad_2]
Sumber: realsimple.com








