Miris! Galian Kabel di Bandung Barat Kembali Memakan Korban, Proyek SKTM Asal-asalan

- Penulis

Kamis, 3 November 2022 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengerjaan proyek galian kabel SKTM di jalan raya Padalarang asal-asalan, sebuah truk terperosok (foto: Abdul Kholilulloh)

BANDUNG BARAT|SekitarKita.net,-Kecelakaan terjadi melibatkan sebuah truk pengangkut split terperosok di jalan Raya Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Kamis (03/11/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu tejadi sekira pukul 16.20 WIB sore tadi, truk berwarna kuning nopol D 9147 UB terperosok sedalam setengah meter, akibat adanya Galian SKTM (Saluran Kabel Tegangan Menengah).

Proyek pengerjaan yang membentang di sepanjang Jalan Raya Padalarang KBB kerap menjadi sumber kecelakaan. Hingga puluhan kendaraan truk besar terperosok terhitung 2021-2022 sekrang.

Truk pengangkut seplit terperosok di jalan raya Padalarang (foto Abdul)

Diketahui, pemasangan kabel SKTM yang dikerjakan oleh PT Pamor dan PT UKM Mandiri di jalan raya Padalarang itu asal-asalan (kurang serius).

“Berawal dari menghindari mobil ambulance membawa pasien darurat, saya menepi di sisi jalan cuman saya enggak tau ada bekas galian,” kata Sadul (23) sopir truk saat ditemui SekitarKita.net dilokasi. Kamis (03/11/2022).

Baca Juga:  Pemkab Bandung Barat Percepat Bantuan Rp5 Juta bagi Warga Terdampak Longsor Cisarua

Ia menyebut, tiba-tiba terperosok tepat di bekas galian kabel, pihaknya langsung meminta bantuan rekan seprofesinya untuk dilakukan evakuasi.

Sadul (23) sopir truk

“Saya hubungi temen langsung datang kesini dengan mobil truk juga, dengan cara didorong dari belakang. Sulit banget karena terperosoknya sedikit dalam,” terangnya. 

Pihaknya menilai, proyek megah ini seharusnya lebih diperhatikan tingkat keselamatan bagi pengguna jalan dan pengendara. 

“Saya harap bisa dibenerin dengan baik kasihan pengendara lain, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerugian bagian bamper sekitar 5 juta,” tuturnya.

Sementara itu, detemui dilokasi Panit Lantas Polsek Padalarang, Ipda Mulyadi Yusup mengatakan, kaitan pengerjaan galian pemasangan kabel, pihak vendor sudah dilakukan pemanggilan untuk dilakukan mediasi.

Kondisi galian kabel SKTM di jalan raya Padalarang asal-asalan 

“Sebelum kejadian ini, memang sudah kita panggil pekerjanya kaitanya untuk penyelesaian pemadatannya agar lebih diperhatikan karena memang rawan, yang berdampak dari hasil pekerjaan itu dari pemadatan yang asal-asalan,” kata IPDA M Yusup.

Ia menjelaskan, pengerjaan tersebut memang sudah selesai, sehingga banyak kendaraan yang tidak mengetahui dan terjebak terperosok.

Baca Juga:  'Remaining Christmas' Wham! Kembali ke No. 1 di UK Singles Chart – Information Loader

“Pekerjaan nya di kerjakan oleh 3 vendor, memang sudah selesai sehingga rambu-rambu di copot. Saya harap untuk nanti kepada para vendor yang pengerjaan pemasangan kabel itu tolong pemadatan tanahnya agar lebih diperhatikan sehingga tidak lagi ada yang terperosok,” ungkapnya.

Panit Lantas Polsek Padalarang, IPDA M Yusup.

Kendati itu, pihaknya menghimbau baik vendor maupun pengendara yang melintas di jalur Padalarang ini lebih berhati-hati jangan terlalu menepi kesisi jalan.

“Kaitan dengan pekerjaan penggalian pemasangan kabel tersebut vendor lebih teliti, untuk para pengendara agar lebih berhati-hati untuk melintas di jalur khusus nya dari tagog sampai cimareme ya karena memang sedang ada dalam pengerjaan pemasangan kabel tersebut,” tuturnya.

“Atas peristiwa terperosok truk tadi sore saya cek langsung ke lokasi dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, sekali lagi hati-hati dugaan pemadatan tanah belum kering atau kurang padat itu juga bisa jadi penyebab amblasnya tanah,” pungkasnya.

Reporter/editor: Abdul Kholilulloh 

.

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru