Pasca viral, Pemkab Karawang turun gunung, bantu kehidupan Samad

- Penulis

Jumat, 24 Mei 2024 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | SekitarKita.id,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat turun gunung meninjau kediaman Samad (48) karena viral rumahnya nyaris roboh lapuk dimakan usia.

Sebelumnya diberitakan, Samad (58) warga Kampung Jati Udik II RT04/RW03, Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat itu tinggal di gubuk reot, setelah viral tetang kehidupan Samad menempati rumah tidak layak huni (rutilahu), akhirnya Samad mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Petugas PSM, Tunggak Jati, Ismed Sulaeman mengatakan, pihaknya langsung meninjau ke lokasi (rumah Samad) sekaligus melakukan pendataan, baik pengusulan dari bantuan sosial maupun rutilahu untuk kemudian diproses sesuai regulasi pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakui Ismed, kondisi rumah dan kehidupan Samad sangatlah memperhatikan, didamping bekerja sebagai kuli bangunan dan tidak memiliki penghasilan tetap, keluarga Samad layak mendapatkan bantuan pemerintah.

“Alhamdulillah sekarang rumah Bapa Samad sudah kami usulkan tahap bantuan rutilahu menjadi rulahu,” kata Ismed Sulaeman kepada SekitarKita.id, Kamis (24/05/2024).

Baca Juga:  Doechii Bermain, Melakukan Tanya Jawab di Museum Grammy

Ia menyebut, berdasarkan pengakuan Samad, sejak beberapa tahun terakhir, Samad dan Samid belum sama sekali mendapat bantuan dari pemerintah, saat ini, pihaknya tengah melakukan pengolahan data.

“Alhamdulillah bapak Samad sudah masuk data terpadu kesejahteraan sosial, adapun bantuan mungkin kita tidak terpantau semua dalam satu kelurahan,” jelasnya.

Related Posts

“Dengan adanya klarifikasi kemarin yang kami temukan bawa bapak Samad sudah masuk data Bantuan Sosial (Bansos),” sambungnya.

Ismed menegaskan, pihaknya terus berupaya kedepannya agar bantuan pemerintah baik itu bansos dan lainya dapat merata bukan keluarga Samad saja melainkan warga Tunggak Jati umumnya Kabupaten Karawang.

“Pada intinya itu bukan putusan kami, kami juga ada puskel, musdes (musyawarah desa) bahkan kita juga cek betul apa yang dilapangan bener-bener urgent faktanya jika layak akan segera kami usulkan. Adapun yang dilapangan tidak layak kami juga minta kerja samanya bersama RT/RW caranya untuk Tunggak Jati ini agar bantuan pemerintah bisa dapat tepat sasaran,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bandung Barat lautan sampah, Pandawara Group ajak warga bersih-bersih aliran sungai Citarum

Sementara itu, Samad mengucapkan rasa syukur dan terima kepada Pemkab Karawang melalu Kelurahan Tunggak Jati yang sudah meninjau kediamannya. Pihaknya juga terus berupaya agar kehidupannya jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Alhamdulillah terima buat pak Bupati dan pemerintah kelurahan Tunggak Jati, semoga segera terealisasi,” ucap Samad.

Diceritakan Samad, Semenjak Samad berpisah dengan sang istri, kini ia tinggal satu atap bersama adik kandung bernama Samid Suhardi (43), dilahan seluas 6×7 meter itu Samad menempati rumah peninggalan kedua mendiang orang tuanya.

Lelaki berusia 48 tahun itu tinggal di rumah berukuran 4x 5 meter, dinding anyaman bambu, lantai beralasakan tanah, dihiasi 1 kamar tidur reot tanpa kamar mandi, cuci, kakus (MCK) sedangkan atap genteng bolong dilapisi terpal biru.

“Sudah lama berpisah sama istri, orang tua sudah meninggal sekarang tinggal sama adik (Samid), tanah bangunan ini milik bapak,” kata Samad.

Ia terpaksa tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni (rutilahu) dengan kondisi memperihatinkan bersama sang adik lantaran tak memiliki biaya memperbaiki rumah miliknya. Jangankan biaya merenovasi rumah, untuk makan sehari-hari saja ia kesulitan.

Baca Juga:  Prabowo Disambut Macron di Istana Elysee Prancis dengan Jajar Kehormatan

“Buat makan sehari hari ajah sulit kang, paling kalau dapet dari hasil disuruh warga kadang dapet Rp 20 ribu apalagi benerin rumah, kadang juga enggak dapet seharian. Kerja apa saja disuruh suruh warga (serabutan),” ujarnya dengan nada lirih.

Jika boleh berharap, kata dia, adanya bantuan pemerintah yang mengalir kepada keluarga Samad. Agar sedikitnya membantu ditengah himpitan ekonomi serba sulit.

“Alhamdulilah harapan kami sudah sedikitnya dijawab dengan kunjungan petugas kelurahan, semoga kedepannya bisa membantu kami dengan kondisi rumah saya dan ingin bisa merasakan manfaat bantuan program dari pemerintah Karawang khususnya,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho (Kontributor Karawang)

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
P4KBB Sentil Pemkab Bandung Barat: Tekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Abaikan Layanan Publik

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:36 WIB

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan

Berita Terbaru