Rumah Ambruk di Padalarang Direhab, Kades dan Donatur Turun Tangan Bantu Endang

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menunjukan kondisi rumah milik Endang pasca ambruk diterjang angin dan hujan (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Warga menunjukan kondisi rumah milik Endang pasca ambruk diterjang angin dan hujan (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Pasca musibah rumah ambruk akibat hujan lebat disertai angin kencang, Endang (53), warga Kampung Pos Kulon RT02/RW04, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), akhirnya bisa bernapas lega.

Rumah miliknya kini mulai direnovasi berkat hasil kesepakatan dan gotong royong berbagai pihak.

Kepala Desa Kertamulya, Farhan Fauzi, mengatakan bahwa penanganan cepat dilakukan melalui kolaborasi warga, tokoh masyarakat, hingga donatur di wilayah RW04.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pengajuan bantuan program rumah tidak layak huni (rutilahu) juga tengah diproses oleh pemerintah desa.

“Data pengajuan sudah masuk melalui RT/RW dan kepala dusun. Namun karena kebutuhan mendesak, kami berinisiatif bersama warga dan donatur untuk segera melakukan perbaikan agar rumah bisa kembali ditempati,” ujar Farhan saat dihubungi redaksi, Ahad 5 April 2026.

Hasil kesepakatan rumah Endang (53), warga Kampung Pos Kulon RT02/RW04, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang KBB segera direnovasi pasca ambruk diterjang angin (foto: istimewa)
Hasil kesepakatan rumah Endang (53), warga Kampung Pos Kulon RT02/RW04, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang KBB segera direnovasi pasca ambruk diterjang angin (foto: istimewa)

Ia menjelaskan, hasil musyawarah bersama menghasilkan kesepakatan untuk melakukan penggalangan dana secara swadaya.

Bahkan, dirinya turut mengalokasikan dana pribadi demi mempercepat proses renovasi.

Related Posts

“Alhamdulillah sudah ada kesepakatan anggaran dari hasil udunan. Saat ini proses renovasi sudah berjalan, terutama untuk perbaikan atap menggunakan baja ringan,” tambahnya.

Baca Juga:  Forkopimda KBB Tinjau Persiapan Natal di Gereja Santo Benediktus Kota Baru

Farhan menuturkan, bantuan yang terkumpul mencapai puluhan juta rupiah. Dana tersebut langsung diterima oleh pemilik rumah dan digunakan untuk membeli kebutuhan material bangunan sesuai prioritas.

Kepala Desa Kertamulya, Farhan Fauzi (foto: dok. SEKITARKITA.id/ ilustrasi)
Kepala Desa Kertamulya, Farhan Fauzi (foto: dok. SEKITARKITA.id/ ilustrasi)

“Untuk nominal pastinya pemilik rumah yang mengetahui, namun yang jelas kebutuhan material utama sudah tercukupi. Sementara ini fokus pada perbaikan atap agar rumah bisa segera dihuni kembali,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa renovasi yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara dan belum sepenuhnya representatif. Untuk perbaikan menyeluruh, pihaknya masih menunggu realisasi bantuan dari pemerintah melalui program rutilahu.

“Kalau renovasi total tentu membutuhkan anggaran lebih besar. Bantuan rutilahu kemungkinan belum bisa meng-cover seluruh kebutuhan, karena estimasinya mencapai puluhan juta rupiah,” katanya.

Farhan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membantu warga yang tertimpa musibah.

“Kolaborasi pentahelix sangat dibutuhkan, mulai dari pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, hingga pengusaha. Semua bergotong royong membantu saudara kita yang sedang terkena musibah,” ujarnya.

Sementara itu, Endang mengaku sangat bersyukur atas kepedulian berbagai pihak yang telah membantu memperbaiki rumahnya.

Baca Juga:  LAKI KBB laporkan Pj Bupati Arsan Latif ke Jokowi gegara ini
Warga menunjukan kondisi rumah milik Endang pasca ambruk diterjang angin dan hujan (foto: Abdul Kholilulloh)
Warga menunjukan kondisi rumah milik Endang pasca ambruk diterjang angin dan hujan (foto: Abdul Kholilulloh)

“Alhamdulillah, hasil rundingan sudah menemukan solusi. Rumah saya yang ambruk akhirnya bisa segera direnovasi berkat bantuan kepala desa, warga, tokoh masyarakat, dan para pengusaha,” ungkapnya.

Ia menambahkan, material bangunan seperti baja ringan sudah mulai didatangkan dan proses pemasangan tengah berlangsung.

“Material sudah datang, tinggal pemasangan bagian atap. Saya sangat berterima kasih atas respon cepat semua pihak, khususnya Kepala Desa Kertamulya,” katanya.

Endang juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.

Endang pemilik rumah meratapi rumahya pasca ambruk bagian atap (foto: Abdul Kholilulloh)
Endang pemilik rumah meratapi rumahya pasca ambruk bagian atap (foto: Abdul Kholilulloh)

“Agar kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati,” tandasnya.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, rumah milik Endang mengalami kerusakan parah setelah diterpa hujan deras dan angin kencang pada Jumat (3/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat atap genteng mulai bergeser, hingga akhirnya ambruk pada pagi harinya sekitar pukul 09.00 WIB.

Kondisi atap yang sudah lapuk diduga menjadi penyebab utama robohnya bangunan. Material genteng dan kayu yang runtuh sempat menutup sebagian kamar dan ruang makan.

Baca Juga:  Bencana El Nino Dampak Perubahan Iklim, Kang Ace Dorong Pemerintah Pastikan Berikan Perlindungan Sosial

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat peristiwa berlangsung, rumah dalam keadaan kosong karena penghuni sedang berada di luar.

Kerugian akibat musibah ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Rumah berukuran 5×8 meter tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total lima jiwa.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
P4KBB Sentil Pemkab Bandung Barat: Tekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Abaikan Layanan Publik

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:36 WIB

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan

Berita Terbaru