Terkini ! Kronologi kecelakaan KA Turangga Vs Commuterline Bandung Raya

- Penulis

Jumat, 5 Januari 2024 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung | SekitarKita.id,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) merilis kecelakaan antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung dan Commuterline Bandung Raya yang terjadi pada pagi ini, Jumat (5/1/2024) pukul 06.03 WIB.

Dikutip dari CNBC Indonesia, peristiwa itu terjadi di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka. Kecelakaan terjadi di petak Cicalengka – Haurpugur, dekat Sinyal Masuk pihak Haurpugur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi akibat, Jalur Petak Jalan Cicalengka – Haurpugur terhalang.

Dikabarkan, total tiga gerbong commuter yang anjlok dan delapan gerbong KA Turangga anjlok. Hingga 08.33 WIB, pihak KAI masih melakukan evakuasi.

“Jalur rel antara Haurpugur – Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang menggalami musibah tersebut,” kata EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji dikutip SekitarKita.id dari CNBC Indonesia.

KAI belum merilis jumlah korban hingga saat ini. Agus mengatakan upaya selanjutnya dari KAI adalah melakukan upaya evakuasi 2 rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Hari ke 4 pencarian bocah tenggelam di Bekasi, Kopaska pasukan elit TNI-AL dikerahkan

Bagi perjalanan KA-KA yang akan melintas di wilayah Haurpugur – Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.

KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut terkait kejadian ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya.

 

Sumber: CNBC Indonesia

Foto: istimewa/ Baraya IBBC



Berita Terkait

Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan
Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif
Nestapa di HUT ke-19, Guru MTs di KBB Mengaku Dipecat Saat Cuti Hamil Lewat WhatsApp
Viral! Warga Sakit di Cipatat Ditandu 500 Meter ke Ambulans, Jalan Rusak Tuai Sorotan
Geram! Dugaan Bagi-Bagi Duit di Pemilihan BPD Pasirlangu, DPRD KBB Dorong Investigasi
Ketum Viking Bandung Kutuk Keras Bentrokan di Banten, Tim Hukum Diterjunkan Dampingi Korban
Selebgram GA Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Peredaran K-Pod Ketamin

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:46 WIB

Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:18 WIB

Nestapa di HUT ke-19, Guru MTs di KBB Mengaku Dipecat Saat Cuti Hamil Lewat WhatsApp

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:34 WIB

Viral! Warga Sakit di Cipatat Ditandu 500 Meter ke Ambulans, Jalan Rusak Tuai Sorotan

Berita Terbaru