SEKITARKITA.id – Warga yang sedang beraktivitas di Jalan Perkantoran, Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, dikejutkan dengan munculnya percikan api dari tiang listrik di dua titik lokasi, Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Percikan api tersebut terlihat keluar dari bawah tiang listrik dan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.
“Ada asap keluar dari bawah tiang listrik, jadi warga langsung melihat ke arah tiang itu. Api keluar dari bawah. Sampai saat ini belum ada petugas dari PLN Karawang yang datang,” ujar Astu, pemilik warung kelontong di sekitar lokasi, Selasa malam (21/10/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Astu menuturkan, dirinya dan warga sekitar merasa khawatir percikan api itu bisa memicu kebakaran, terlebih lokasinya berada di dekat permukiman dan warung warga.
“Saya sudah lapor ke RT, RW, dan pihak kelurahan. Tapi sampai sekarang belum ada yang datang ke lokasi untuk menindaklanjuti. Kami takut kalau-kalau api membesar,” katanya.
Ia berharap pihak terkait segera menangani masalah tersebut agar tidak menimbulkan bahaya bagi warga sekitar.
“Harapan kami semoga segera ada tindakan, karena ini sangat membahayakan, apalagi saya berdagang di samping tiang itu,” jelas Astu.
Penjelasan PLN Karawang
Sementara itu, Wahyu Nur, Asisten Manajemen Umum PLN UP3 Karawang, saat dikonfirmasi Rabu (22/10/2025), mengucapkan terima kasih atas laporan masyarakat terkait adanya percikan api di dua titik tiang listrik tersebut.
“Alhamdulillah pihak PLN langsung menindaklanjuti laporan itu. Kami sudah menurunkan petugas untuk memeriksa sekaligus memperbaiki penyebab keluarnya asap dari bawah tiang listrik,” ujar Wahyu.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sumber percikan bukan berasal dari instalasi PLN, melainkan dari tiang provider seluler yang menempel pada jaringan kabel optik dan menyebabkan korsleting.
“Setelah dicek, ternyata penyebabnya dari tiang provider seluler yang mengenai kabel optik sehingga menimbulkan korsleting dan mengeluarkan asap,” jelas Wahyu.
Wahyu juga mengimbau agar pemasangan tiang lain, terutama milik provider telekomunikasi, tidak terlalu berdekatan dengan tiang listrik PLN demi menghindari potensi bahaya di kemudian hari.
“Himbauan kami, untuk pemasangan tiang non-PLN agar tidak menempel atau terlalu dekat dengan tiang listrik PLN,” tegasnya.
Selain itu, Wahyu juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan bila menemukan adanya gangguan listrik, percikan api, atau potensi bahaya lainnya.
“Jika terjadi gangguan listrik atau potensi kebakaran akibat korsleting, masyarakat bisa langsung melaporkannya melalui Aplikasi PLN Mobile,” pungkas Wahyu.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








