SEKITARKITA.id – Karang Taruna Gapura (Graha Purna Rahayu) Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana tanah longsor.
Penyaluran langsung kepada korban terdampak di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB, pada Minggu, 1 Februari 2026.
Ketua Karang Taruna Gapura Jayamekar, Hasan Basri mengatakan, aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk empati kepada para korban yang hingga kini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian pasca longsor yang melanda wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari hasil sumbangsih masyarakat Desa Jayamekar yang digalang melalui Karang Taruna Graha Purna Rahayu (Gapura) dengan moto ‘Ngahiji Ngajadi Ngabukti’.
Bantuan Senilai Rp10 Juta Lebih
Hasan menyampaikan bahwa total bantuan yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari Rp10 juta. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi.
“Bantuan yang kami salurkan senilai Rp10 juta yang dialokasikan berupa makanan, minuman, popok bayi, susu formula, snack untuk anak-anak, pakaian dalam, alat mandi, selimut, serta sisanya uang tunai,” ujarnya kepada SEKITARKITA.id.
Ia menambahkan, proses pengumpulan dilakukan secara gotong royong oleh warga Desa Jayamekar yang merasa terpanggil untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
“Sumber donasi dari semua lapisan masyarakat Desa Jayamekar sebanyak 26RW berikut dari para donatur, yang dibantu dikumpulkan oleh semua unit Karang Taruna se Desa Jayamekar mulai dari unit Gapura 1 sampai dengan unit Gapura 26,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil ketua Karang Taruna Gapura Jayamekar, Asep (Duseng) menjelaskan, dalam proses penyalurannya, Karang Taruna Jayamekar tidak berjalan sendiri.
Dikatakan Duseng, bantuan tersebut dititipkan di posko Karang Taruna, kemudian diserahkan langsung melalui Karang Taruna Kecamatan Padalarang serta Karang Taruna Desa Pasirlangu agar tepat sasaran kepada para korban.
“Sistem penyalurannya kami lakukan secara langsung melalui posko dan berkoordinasi dengan Karang Taruna setempat supaya bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” jelasnya.
Saat meninjau langsung lokasi pengungsian, para relawan mengaku sangat prihatin melihat kondisi para korban. Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal, bahkan ada anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat bencana tersebut.
“Kondisinya sangat memprihatinkan. Mereka masih tinggal di tenda darurat dengan fasilitas terbatas. Semoga semua ini ada hikmahnya, khususnya bagi korban yang terdampak,” katanya.
Kebutuhan Mendesak di Tenda Pengungsian
Disisi lain, Sekertaris Karang Taruna Gapura Jayamekar, Dadang Nurdin didampingi Bendahara, Wini Nurhalimah menyebut, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah susu formula, popok bayi, serta pakaian wanita.
“Kami berharap bantuan lanjutan dari berbagai pihak dapat terus mengalir untuk meringankan beban para pengungsi,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Karang Taruna Jayamekar menyampaikan doa dan harapan agar para korban diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Mudah-mudahan ini semua menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Kami juga berharap keluarga yang selamat, terutama anak-anak yang kehilangan orang tuanya, mendapatkan perhatian serius, jaminan sosial, dan pendidikan yang layak dari semua pihak,” ujarnya.
“Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat, terutama saat saudara-saudara kita membutuhkan uluran tangan,” tandasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








