Jeritan Petani, Pemkab Bekasi Perpanjang Status Darurat Kekeringan

- Penulis

Selasa, 24 September 2024 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id- Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi memperpanjang status tanggap darurat kekeringan hingga 28 September 2024, mengingat kondisi kekeringan yang belum sepenuhnya teratasi.

Menghadapi situasi ini, Gerakan Petani wilayah Bekasi utara mengajukan permohonan audiensi dengan Pj Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, terkait minimnya pasokan udara untuk lahan pertanian.

Menanggapi permintaan tersebut, Pj Bupati Dedy Supriyadi memutuskan untuk langsung berdiskusi dengan para petani di Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, pada Senin (23/9/2024), alih-alih menerima audiensi di kantornya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak usah temui saya, biar saya yang temui kalian, karena saya adalah pelayan kalian, rakyat adalah raja,” dia disambut tepuk tangan riuh para petani.

Dalam pertemuan tersebut, Dedy menyampaikan apresiasi terhadap upaya para petani yang telah aktif membersihkan sampah di sungai sebagai bagian dari solusi kekeringan.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah sedang melakukan normalisasi dan pengerukan sungai untuk memastikan pasokan udara kembali lancar.

“Sabar ya Bapak-bapak, proses pekerjaan sedang berjalan. Secepatnya air dari hulu bisa sampai ke hilir,” kata Dedy.

Baca Juga:  Panitia Masjid Al-Badjuri Kesuben Tegal berbagi berkah lewat daging kurban

Dedy juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama aliran sungai, dengan melibatkan masyarakat dalam edukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Jaga kebersihan, terutama kelestarian sungai. Jaga alam, niscaya alam akan menjaga kita,” tambahnya.

Samanhudi, perwakilan petani, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Pj Bupati yang turun langsung menemui petani dan mendukung pengentasan kekeringan di wilayah tersebut.

“Kami sangat berterima kasih. Ini suatu hal yang besar, baik secara teknis maupun non teknis. Saluran-saluran irigasi mulai dari sungai hingga saluran sekunder akan dirawat,” ujarnya.

Pertemuan ini membawa harapan baru bagi petani, yang sebelumnya bingung ke mana harus mengadu terkait permasalahan kekeringan.

Mereka pun mendoakan agar Dedy Supriyadi selalu diberi kesehatan dan kekayaan dalam prestasinya.

Dengan adanya audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan petani dapat mempercepat solusi atas masalah kekeringan, sehingga lahan pertanian di Kabupaten Bekasi kembali produktif.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: jeje

Berita Terkait

Kinerja Pajak KBB Moncer di 2026, Pajak Capai 22,47 Persen Namun PBB Tertinggal
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Kinerja Pajak KBB Moncer di 2026, Pajak Capai 22,47 Persen Namun PBB Tertinggal

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Berita Terbaru