Wabah E.coli yang Tetap berhubungan dengan Bawang Bombai Dampak pada Jaringan Makanan Cepat Saji McDonald's, Taco Bell, KFC, dan Lainnya

- Penulis

Minggu, 10 November 2024 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabah E.coli yang Tetap berhubungan dengan Bawang Bombai Dampak pada Jaringan Makanan Cepat Saji McDonald's, Taco Bell, KFC, dan Lainnya

[ad_1]

Wabah E.coli mematikan yang pertama kali dikaitkan dengan hamburger McDonald's Quarter Pounder kini berubah dari buruk menjadi lebih buruk. Menurut Pers KeterkaitanPejabat McDonald's telah mengkonfirmasi bahwa sebuah perusahaan produksi yang berbasis di California bernama Taylor Farms mengirim bawang ke salah satu fasilitas distribusi, kemungkinan besarnya mengakibatkan wabah E.coli yang kini mematikan dan penghapusan hamburger Quarter Pounder dari menu McDonald's di beberapa negara bagian.

Sekarang bawang mentah dari Taylor Farms telah diidentifikasi sebagai kemungkinan sumber wabah E.coli, beberapa rantai makanan cepat saji nasional (beberapa di antaranya juga dapatkan bawang dari Taylor Farms) telah mengikuti jejak McDonald's dan untuk membuat pilihan untuk menghapus bawang dari menu mereka. di beberapa negara bagian. Selain McDonald's, merek makanan cepat saji lain yang kini terkena dampak bawang bombay tercemar antara lain Taco Bell, Pizza Hut, KFC, dan Burger King.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang ini, wabah E.coli hanya membuat sakit orang-orang yang melaporkan memakan McDonald's Quarter Pounders. Tetapi, penyakit ini telah dikarenakan 49 penyakit dan satu kematian di 10 negara bagian, termasuk Colorado, Iowa, Kansas, Missouri, Montana, Nebraska, Oregon, Utah, Wisconsin, dan Wyoming. McDonald's juga telah berhenti memakai bawang bombay di beberapa wilayah di Idaho, Nevada, New Mexico, dan Oklahoma, saat ini penyelidikan masih berlangsung. Belum jelas apakah ada negara bagian lain yang terkena dampaknya.

Baca Juga:  Perusahaan Manajemen Proyek Terbaik pada tahun 2025

Menurut US Meals, pedagang grosir besar untuk restoran nasional, Taylor Farms telah menarik kembali bawang kuning utuh dan potong dadu dari sebuah fasilitas di Colorado sebab potensi kontaminasi E. coli. Tetapi, juru bicara US Meals juga mencatat bahwa Taylor Farms bukanlah pemasok McDonald's, dan penarikannya tidak meliputi produk apa pun yang dijual di restoran cepat saji tersebut.

AP juga menyatakan bahwa Badan Pengawas Penyembuh dan Makanan Amerika Serikat belum mengkonfirmasi bahwa bawang dari Taylor Farms adalah penyebab wabah E.coli. Seorang juru bicara badan tersebut hanya mengungkapkan bahwa pihaknya sementara itu sedang “mencari tau semua sumber” wabah tersebut.

Tetapi, rantai makanan cepat saji lainnya sudah mengambil tindakan pencegahan dalam upaya mencegah penyebaran wabah. “Seiring dengan terus memantau wabah E. coli yang baru-baru ini dilaporkan, dan sebagai bentuk kehati-hatian, kami secara proaktif menghapus bawang segar dari restoran Taco Bell, Pizza Hut, dan KFC tertentu,” ujar Yum Manufacturers, perusahaan induk rantai tersebut. dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Merchandise Liburan Aldi Terbaik yang Bisa Anda Beli dengan Harga Kurang dari $10

Menurut Eating place Manufacturers International, perusahaan pemilik Burger King, sekitar 5% restoran BK secara nasional memakai bawang bombay yang didistribusikan oleh fasilitas Taylor Farms di Colorado. Terlepas dari kenyataan bahwa tak ada pelanggan Burger King yang melaporkan sakit, ujar Eating place Manufacturers AP bahwa mereka meminta lokasi yang menerima bawang dari fasilitas Colorado untuk membuangnya awal pekan ini. Burger King sementara itu membeli bawang mentah dari pemasok lain.

Investigasi terhadap wabah E. coli yang mematikan ini masih berlangsung.

E. coli merupakan bakteri yang berpotensi mematikan yang bisa dikarenakan dehidrasi, demam tinggi, muntah, diare berdarah, dan kram perut. Gejala biasanya muncul tiga mencapai empat hari setelah tertelan bakteri, dan kebiasaan banyak orang biasanya pulih tanpa pengobatan setelah lima mencapai tujuh hari. Tetapi, berapa orang yang melakukan kontak dengan E.coli bisa mengembangkan jenis gagal ginjal yang disebut sindrom uremik hemolitik. Kondisi ini bisa menyerang orang-orang dari segala usia, tetapi paling terus menerus terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun dan orang lanjut usia. Ditandai dengan mudah memar, pucat, dan penurunan keluaran urin.

Baca Juga:  Jus Jeruk-Wortel-Apel dengan Kunyit - Resep Kuliner

Siapa pun yang mengkhawatirkan suatu penyakit harus segera menghubungi penyedia layanan kesehatan, dan andai Anda merasakan gejala HUS, Anda harus sesegera mencari tau perawatan medis darurat.

[ad_2]
Sumber: realsimple.com



Berita Terkait

Dikira Murah, Warganet di Tegal Kena Getok Harga Rp525 Ribu untuk Menu Lele dan Bebek
5 resep bihun goreng spesial buatan sendiri, cocok untuk sarapan sampai makan malam
5 resep praktis ayam suwir, cocok untuk ide makan siang dan santapan keluarga
5 Rekomendasi Resep Tepung Renyah yang Bikin Ketagihan, Pasti Memintanya Lagi dan Lagi
5 Resep Ikan Bakar Enak, Menu Enak dengan Bumbu Sederhana untuk Ditambah Nasinya
5 Resep Ayam Bakar Enak dan Mudah Dibuat, Mulai dari Menu Sehari-hari sampai Hidangan Spesial Keluarga
5 Resep Sop Ayam Enak, Makanan Sehat dan Hangat untuk Segala Kesempatan
9 resep telur buatan sendiri, mudah dibuat, bahan sederhana dan cocok untuk menu sehari-hari keluarga

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:52 WIB

Dikira Murah, Warganet di Tegal Kena Getok Harga Rp525 Ribu untuk Menu Lele dan Bebek

Minggu, 9 November 2025 - 21:55 WIB

5 resep bihun goreng spesial buatan sendiri, cocok untuk sarapan sampai makan malam

Jumat, 7 November 2025 - 21:50 WIB

5 resep praktis ayam suwir, cocok untuk ide makan siang dan santapan keluarga

Kamis, 6 November 2025 - 21:48 WIB

5 Rekomendasi Resep Tepung Renyah yang Bikin Ketagihan, Pasti Memintanya Lagi dan Lagi

Rabu, 5 November 2025 - 21:47 WIB

5 Resep Ikan Bakar Enak, Menu Enak dengan Bumbu Sederhana untuk Ditambah Nasinya

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB