Haruskah saya menjalani penggantian pinggul

- Penulis

Rabu, 29 Mei 2024 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Apakah Anda merasakan nyeri pinggul kronis karena itu radang sendi, cedera, atau kondisi lainnya? Jika Anda menjawab “ya”, penggantian pinggul mungkin saja akan Anda lakukan di masa depan. Saat mengambil keputusan tentang penggantian pinggul general, penting untuk memahami pilihan Anda dan manfaat serta risiko yang keterkaitan dengan masing-masing pilihan.

Manfaat penggantian pinggul general

Penggantian pinggul general bisa mengurangi rasa sakit serta meningkatkan kualitas hidup, rentang gerak, kemampuan berjalan atau berlari, serta meningkatkan atau membantu Anda dapatkan kembali kemandirian. Cukup banyak pasien menikmati aspek kehidupan mereka yang mereka lewatkan akibat keterbatasan yang disebabkan oleh nyeri pinggul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembedahan sepertinya tidak secara otomatis menjadi pilihan pertama. Itulah mengapa penting untuk berkonsultasi dengan mahir ortopedi mengenai perawatan non-bedah. Dengan pilihan ini, Anda mungkin saja bisa menghindari operasi untuk sementara waktu atau permanen.

Jenis operasi pinggul

Riset menyarankan penggantian pinggul total yaitu bedah ortopedi paling sukses untuk menghilangkan nyeri kronis. Mahir bedah memakai berbagai teknik untuk penggantian pinggul general: anterior, anterolateral (Watson-Jones), transgluteal (Hardinge) serta posterior. Meski demikian semua metode efektif, mereka mempunyai beberapa perbedaan.

Terlepas dari tekniknya, kemajuan dalam komponen penggantian pinggul, instrumen bedah, serta bantuan robotik dalam semua pendekatan penggantian pinggul memungkinkan solusi yang lebih baik serta menahan lama.

Baca Juga:  5 Tanda Anda Menjalani Hubungan Kodependen sebagai Seorang Introvert

Pendekatan bedah anterior

Pendekatan anterior pada penggantian pinggul general yaitu ketika mahir bedah masuk dengan cara bagian depan paha atas. Bekerja di antara otot-otot menghilangkan kebutuhan untuk melepaskannya dari tulang, yang terus menerus disebut pendekatan otot-sparing. Pendekatan anterior dilakukan dengan pasien berbaring telentang, yang membantu panduan sinar-X serta bantuan robotik dan meningkatkan akurasi penempatan komponen pinggul prostetik.

Biasanya, pasien yang menjalani prosedur ini akan dapatkan pemulihan yang minim lebih cepat, perbaikan gaya berjalan, serta lebih minim kebutuhan akan alat bantu berjalan. Tetapi, setiap pasien berbeda-beda, serta kesembuhan bergantung pada faktor-faktor seperti tipe tubuh serta cara hidup. Pasien yang aktif, dalam kondisi fisik yang baik serta lebih muda terus menerus kali merupakan kandidat sangat bagus untuk penggantian pinggul pendekatan anterior.

Pelajari lebih lanjut tentang pendekatan bedah anterior dalam video ini serta manfaatnya bagi Anda:

Pendekatan anterolateral (Watson-Jones).

Dengan pendekatan anterolateral, pasien biasanya berbaring miring, serta mahir bedah melakukan pendekatan pada pinggul di samping serta kemudian di depan. Pinggul dibuka antara gluteus medius, otot di bagian luar panggul, serta otot tensor fascia latae, adalah otot kecil tepat di depan sendi panggul. Dalam kebanyakan kasus, mahir bedah harus segera memotong setidak-tidaknya sebagian kecil otot gluteus medius untuk memberikan akses yang lebih baik ke sendi panggul.

Baca Juga:  Cara Membuat Crouton Buatan Sendiri untuk Menambah Renyahnya Salad Caesar

Pendekatan bedah posterior

Selagi beberapa dekade terakhir, pendekatan posterior telah menjadi pendekatan yang paling umum untuk penggantian pinggul. Dokter bedah masuk tepat di tempat belakang sisi tulang pinggul, yang bisa memberikan paparan lebih besar sekali pada tulang panggul serta tulang paha. Pendekatan posterior biasanya direkomendasikan untuk operasi revisi.

Pendekatan transgluteal (Hardinge).

Pendekatan transgluteal memposisikan pasien pada posisi miring serta mahir bedah menjangkau pinggul dengan cara sisi itu. Dokter bedah membuka sendi panggul dengan membuang bagian depan otot penculik pinggul, kadang-kadang disebut gluteus medius serta gluteus minimus, dari trokanter mayor, yang terletak di tulang paha, atau tulang paha. Ini yaitu pendekatan yang lebih luas yang memberikan akses lebih luas ke tulang panggul di sekitar soket pinggul serta tulang paha. Risiko dislokasi di masa depan cenderung paling rendah, tetapi pasien mungkin saja merasakan pincang terus-menerus akibat kelemahan pada otot penculik pinggul.

Risiko penggantian pinggul general

Seperti halnya semua operasi, penggantian pinggul mempunyai risiko tertentu. Tetapi, pelatihan bedah khusus, teknologi canggih, serta observasi bertahun-tahun telah secara signifikan membatasi jumlah komplikasi.

Baca Juga:  3 Tanda Zodiak Mulai Menjalani Kehidupan yang Baik Setelah 3 Oktober 2025

Risiko dari operasi ini mungkin saja termasuk:

  • Gumpalan darah
  • Infeksi
  • Patah
  • Dislokasi
  • Ubah panjang kaki Anda
  • Melonggarnya komponen pengganti sambungan seiring berjalannya waktu

Kapan mempertimbangkan perawatan pinggul

Bicaralah dengan mahir ortopedi Anda tentang pilihan perawatan pinggul, jika Anda merasakan:

  • Nyeri biasa di selangkangan serta bagian depan paha Anda
  • Rasa sakit yang membatasi aktivitas Anda serta membangunkan Anda di tengah malam
  • Kesulitan menggunakan sepatu serta kaus kaki
  • Tantangan membungkuk di pinggul Anda
  • Kurangnya bantuan yang diberikan oleh obat-obatan yang dijual bebas serta perubahan cara hidup

Penggantian pinggul general dapat menjadi langkah positif bagi kesejahteraan Anda. Tetapi, Anda harus segera percaya bahwa tersebut tepat untuk Anda. Tim ortopedi Anda akan menjawab pertanyaan Anda, membantu Anda hingga pemulihan sangat bagus serta meningkatkan kualitas hidup Anda.

Langkah selanjutnya:

Jacob Ziegler, MD, yaitu seorang mahir bedah ortopedi di Mankato, Minnesota, yang berspesialisasi dalam penggantian pinggul general pendekatan anterior.

[ad_2]

mayoclinichealthsystem.org



Berita Terkait

HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Viral! Warga Sakit di Cipatat Ditandu 500 Meter ke Ambulans, Jalan Rusak Tuai Sorotan
Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 
Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat
Bupati Jeje Geram Sidak RSUD Cililin, Keluhan Pasien Soal Pelayanan Buruk Akhirnya Meledak
Usai Protes MBG, Kepala SPPG Padalarang: Menu Disusun Sesuai Ketentuan
Orangtua Keluhkan Menu MBG di SDN Sukamaju KBB: Makanan Dinilai Tak Layak, Distribusi Kerap Telat

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:42 WIB

HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:34 WIB

Viral! Warga Sakit di Cipatat Ditandu 500 Meter ke Ambulans, Jalan Rusak Tuai Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:04 WIB

Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:59 WIB

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat

Berita Terbaru

Atlet asal Kabupaten Bandung Barat, Jaenal Aripin, dan para atlet Indonesia didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, usai penyerahan simbolis medali emas pada ajang Grand Prix Para Athletics 2026 yang berlangsung di Tunisia. (Foto: dok. NPCI KBB).

Bandung Barat

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:46 WIB