Pengamat: Debut Prabowo di G20 Berhasil jadi Aktor Utama Diplomasi Dunia

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id- Pengamat sekaligus Co-Founder Institute for Safety and Strategic Research (ISESS), Khairul Fahmi menyebut debut Presiden RI Prabowo Subianto di KTT G20, Brasil berhasil pertegas posisi Indonesia jadi aktor utama diplomasi dunia.

“Debut Prabowo di KTT G20 Brasil 2024 memperlihatkan bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Prabowo, berkomitmen untuk memainkan peran besar dalam mengakhiri tantangan global. Ketahanan pangan, kemiskinan, perdamaian dunia, dan diplomasi ekonomi adalah isu-isu utama kebijakan di luar negeri Indonesia,” tutur Khairul kepada jurnalis, Rabu (20/11).

“Dengan mendapatkan keuntungan dari realpolitic dan cushy energy, Prabowo memposisikan Indonesia sebagai aktor kunci di dunia yang semakin kompleks,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut tutur Fahmi, Prabowo membawa Indonesia tidak hanya mempresentasikan diri, namun juga untuk mengambil langkah strategis dalam mengakhiri masalah besar yang mempengaruhi seluruh umat manusia.

Baik dalam pidatonya, maupun saat berjumpa dengan Sekjen PBB Antonio Guterres dan dalam perbincangan bilateral dengan sejumlah pemimpin dunia, Khairul menilai, Prabowo tidak hanya membahas isu domestik Indonesia, namun juga menawarkan solusi konkret untuk tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan perdamaian internasional.

Baca Juga:  Ramalan horoskop dan keberuntungan hari ini Selasa 21 Mei 2024

“Indonesia berusaha memainkan peran lebih besar sekali dalam mengakhiri persoalan-persoalan dunia sambil tetap menjaga data diri dan kepentingan nasionalnya,” tutur Khairul.

Khairul menyampaikan langkahnya diplomatik yang diambil oleh Prabowo juga menggambarkan strategi pragmatis dan berani, yang tidak hanya mengedepankan kepentingan nasional Indonesia, namun juga berkontribusi pada penyelesaian masalah global yang lebih besar sekali. Indonesia, dengan kebijakan di luar negeri yang tegas dan inklusif, dinilai siap menjadi kekuatan besar di dunia, membawa harapan bagi masa depan yang lebih damai dan sejahtera.

Tetapi, lanjutnya, keberhasilan Indonesia tidak hanya akan dinilai dari kontribusinya dalam forum internasional. Keberhasilan Indonesia akan bergantung pada konsistensinya dalam mengimplementasikan kebijakan yang adil, berkelanjutan, dan inklusif.

“Seperti pepatah Jawa, “Urip iku urup”, yang berarti hidup adalah untuk memberi cahaya, Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari percakapan global, namun juga memberi cahaya bagi masa depan yang lebih baik bagi seluruh dunia,” kata Khairul.

[ad_2]

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

PP PERSIS Kutuk Agresi Militer AS–Israel: Tuntut Keadilan atas Kematian Ali Khamenei
Trump: ‘Khamenei, Salah Satu Tokoh Paling Jahat Sepanjang Sejarah, Telah Tewas’ Usai Serangan AS–Israel
WNI di Madinah Ceritakan Penerbangan Pulang ke Tanah Air Dicancel Imbas Konflik Iran vs AS-Israel
Televisi Iran Konfirmasi: Ayatollah Ali Khamenei Tewas Pasca Serangan Gabungan AS-Israel
Sengketa Lahan 3.100 Meter Persegi di Kebon Jeruk, Klaim Yayasan Al Falah Dinyatakan Gugur
23 Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, KSAL Ungkap 4 Prajurit Ditemukan Meninggal Dunia
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Ikuti Retret Bela Negara di Bogor
KPK Tetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Ayahnya Tersangka Kasus Suap Proyek

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:24 WIB

PP PERSIS Kutuk Agresi Militer AS–Israel: Tuntut Keadilan atas Kematian Ali Khamenei

Senin, 2 Maret 2026 - 04:26 WIB

Trump: ‘Khamenei, Salah Satu Tokoh Paling Jahat Sepanjang Sejarah, Telah Tewas’ Usai Serangan AS–Israel

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:30 WIB

WNI di Madinah Ceritakan Penerbangan Pulang ke Tanah Air Dicancel Imbas Konflik Iran vs AS-Israel

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:53 WIB

Televisi Iran Konfirmasi: Ayatollah Ali Khamenei Tewas Pasca Serangan Gabungan AS-Israel

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:46 WIB

Sengketa Lahan 3.100 Meter Persegi di Kebon Jeruk, Klaim Yayasan Al Falah Dinyatakan Gugur

Berita Terbaru