Tetap aman saat cuaca panas sepanjang kehamilan

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kehamilan - mayoclinichealthsystem

i

Ilustrasi kehamilan - mayoclinichealthsystem

[ad_1]

Dengan meningkatnya suhu musim panas, ibu hamil harus segera ekstra hati-hati untuk menghindari masalah kesehatan yang tetap berkorespondensi dengan panas.

Sepanjang kehamilan, tubuh Anda harus segera bekerja lebih keras untuk tetap sejuk akibat Anda mendinginkan diri sendiri dan bayi Anda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mekanisme pendinginan alami tubuh sudah bekerja ekstra sepanjang kehamilan, dengan begitu lebih sulit untuk mengawasi suhu.

Ini berarti bahwa ibu hamil lebih rentan terhadap kelelahan karena itu panas dan sengatan panas dibandingkan dengan orang lain.

Panas bisa sangat berbahaya sepanjang kehamilan akibat suhu inti tubuh yang tinggi bisa dikarenakan komplikasi serius. Anda sepertinya tidak ingin suhu inti tubuh Anda melebihi 102 derajat.

Panas yang berlebihan bisa dikarenakan sengatan panas atau kelelahan karena itu panas, yang berbahaya bagi ibu hamil dan bayi.

Hidrasi sangat penting

Tetap terhidrasi adalah salah satu langkah paling penting yang bisa dilakukan ibu hamil untuk melindungi diri dari cuaca panas.

Air selalu menjadi pilihan utama untuk menghidrasi tubuh. Cairan yang mengandung elektrolit juga bermanfaat akibat tubuh kehilangan natrium dan kalium melalui keringat. Sangat penting untuk merubah mineral-mineral ini, terutama pada hari-hari musim panas.

Baca Juga:  Pointers keamanan makanan di musim panas

Tetapi, sepertinya tidak semua minuman sama. Hindari minuman berkafein seperti kopi, soda, dan teh tertentu, akibat sepertinya tidak memberikan hidrasi yang cukup.

Minuman olahraga dan minuman manis lainnya sepertinya tidak boleh menggantikan air. Air murni adalah pilihan terbaik dan tersehat.

Kebutuhan cairan tubuh Anda meningkat sepanjang kehamilan, terutama saat cuaca panas. Ibu hamil harus segera minum setidak-tidaknya 64 ons air setiap hari.

Tingkatkan jumlah tersebut andai Anda menghabiskan waktu di cuaca panas. Sangat penting untuk menolak rasa haus. Andai Anda haus, kemungkinan besarnya Anda sudah kekurangan cairan tubuh.

Memahami kelelahan karena itu panas dan sengatan panas

Memahami gejala dan risiko kelelahan karena itu panas dan sengatan panas sangatlah penting. Gejala kelelahan karena itu panas mencakup sakit kepala, pusing, kebingungan, kehilangan nafsu makan, mual, rasa haus yang berlebihan, dan kram otot.

Andai Anda merasakan gejala-gejala ini, pindahlah ke tempat yang sejuk, minum air putih, dan letakkan handuk dingin di kepala, leher, ketiak, dan selangkangan Anda. Anda akan mulai merasa lebih baik dalam waktu 30 menit.

Sengatan panas, kondisi yang lebih parah, mencakup gejala-gejala seperti suhu tubuh tinggi, sepertinya tidak berkeringat meski merasa panas, sesak napas, kebingungan, napas cepat, dan kejang.

Baca Juga:  Apakah Cuka Balsamic Menjadi Buruk? Cara Terbaik untuk Menyimpannya

Gejala-gejala ini memerlukan perhatian medis secepatnya. Sengatan panas bisa mengancam jiwa ibu hamil dan bayi.

Gunakan guidelines praktis berikut ini agar tetap sejuk:

  • Berpakaianlah sesuai cuaca panas.
    Kenakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat, seperti katun atau pakaian yang menyerap keringat, agar tetap sejuk. Hindari pakaian ketat yang bisa memerangkap panas dan dikarenakan ketidaknyamanan.
  • Carilah tempat yang teduh.
    Saat merencanakan aktivitas luar ruangan, carilah tempat yang teduh atau bawalah payung. Berteduhlah di bawah pohon yang rindang atau gunakan alas percikan air untuk menjaga tubuh tetap sejuk. Andai Anda berada di dekat air, merendam kaki bisa membantu menurunkan suhu tubuh.
  • Kenali tanda-tanda panas berlebih.
    Ibu hamil harus segera waspadai terhadap tanda-tanda kepanasan, yang mencakup keringat berlebih, pusing, kelelahan, rasa haus yang tak tertahankan, dan kram otot. Andai Anda merasakan gejala-gejala ini, hindari paparan sinar matahari, minum air putih, dan gunakan pakaian dingin untuk menurunkan suhu tubuh.

Tindakan pencegahan tambahan mencakup:

  • Perencanaan ke depan.
    Selalu siapkan rencana tindakan untuk aktivitas luar ruangan. Bawalah air dan kompres es ekstra, dan sediakan obat-obatan paling kekinian. Waspada indeks panas dan kualitas udara, terutama andai pergi. Bersiaplah untuk dapat mencari AC atau pohon rindang andai Anda merasa kepanasan.
  • Memakai teknologi.
    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menawarkan aplikasi Pelacak Panas & Kesehatan, yang menyediakan informasi tentang risiko panas dan kualitas udara. Ini bisa menjadi alat yang berharga untuk merencanakan hari Anda. Anda bisa memasukkan kode ZIP dan dapatkan pembaruan paling kekinian tentang indeks panas dan kualitas udara.
Baca Juga:  Cara Membuat Crouton Buatan Sendiri untuk Menambah Renyahnya Salad Caesar

Kenali tanda-tanda bahwa bantuan medis profesional diperlukan. Andai Anda sepertinya tidak buang air kecil sepanjang lebih dari 24 jam atau andai Anda merasakan kram rahim yang terus menerus, hubungi tim perawatan kesehatan Anda.

Kehamilan adalah masa yang membutuhkan perhatian dan kewaspadaan tinggi. Cuaca panas di musim panas menambah kerumitan, namun ibu hamil bisa menikmati musim ini dengan aman dengan perencanaan dan kewaspadaan yang tepat. Selalu utamakan hidrasi, kenakan pakaian yang sesuai, cari tempat yang teduh, dan waspada tanda-tanda kepanasan.

Biara Mawar adalah bidan perawat bersertifikat di OB-GYN di Tomah, Wisconsin.

[ad_2]

mayoclinichealthsystem.org



Berita Terkait

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 
Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat
Bupati Jeje Geram Sidak RSUD Cililin, Keluhan Pasien Soal Pelayanan Buruk Akhirnya Meledak
Usai Protes MBG, Kepala SPPG Padalarang: Menu Disusun Sesuai Ketentuan
Orangtua Keluhkan Menu MBG di SDN Sukamaju KBB: Makanan Dinilai Tak Layak, Distribusi Kerap Telat
Bangkitkan Ekonomi Peternak, Dispernakan KBB Kembangkan Sentra Sapi Perah di Wilayah Selatan
Perkuat Peran Masyarakat, Dispernakan KBB Gencarkan Edukasi Cegah Zoonosis

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:04 WIB

Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:59 WIB

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:50 WIB

Bupati Jeje Geram Sidak RSUD Cililin, Keluhan Pasien Soal Pelayanan Buruk Akhirnya Meledak

Senin, 24 November 2025 - 10:24 WIB

Usai Protes MBG, Kepala SPPG Padalarang: Menu Disusun Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru