[ad_1]
Musim panas adalah musim berkumpul di luar lokasi, pesta barbekyu, dan piknik, di mana makanan terus menerus menjadi pusat perayaan.
Tetapi, cuaca hangat juga menciptakan kondisi perfect bagi pertumbuhan bakteri berbahaya, yang meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sangat penting bagi Anda untuk mematuhi rekomendasi keamanan pangan dengan begitu Anda bisa menikmati menjadi tuan rumah dan menghadiri acara-acara ini tanpa khawatir akan sakit.
Ikuti empat pointers sederhana ini untuk mencegah penyakit bawaan makanan:
1. Cuci tangan dan permukaan perabot sesering mungkin saja.
Cuci tangan Anda sesering mungkin saja, terutama saat menangani makanan. Selalu cuci tangan setelah memakai kamar mandi, merubah popok, atau menyentuh hewan peliharaan.
Bersihkan juga tangan Anda sebelum makan dan setelah bersin atau batuk. Andai Anda sepertinya tidak bisa memakai sabun dan air panas yang mengalir,
bersihkan tangan Anda dengan tisu basah sekali pakai sebelum dan setelah menangani makanan. Pastikan semua permukaan bersih sebelum menyiapkan makanan. Bersihkan meja dapur, talenan, dan peralatan makan secara tertata.
2. Hindari kontaminasi silang.
Saat mengemas pendingin, bungkus daging mentah dengan aman dan simpan secara terpisah dari makanan lain untuk mencegah sari daging merembes ke makanan siap saji.
Cuci bersih semua piring, wadah, dan perkakas yang bersentuhan dengan daging mentah atau unggas sebelum menggunakannya untuk memasak.
Gunakan talenan terpisah untuk daging mentah dan makanan lain, dan selalu cuci tangan setelah memegang daging mentah untuk mencegah penyebaran bakteri berbahaya.
Tutupi perkakas dan makanan mencapai waktu penyajian. Lalat, serangga lain, dan hewan peliharaan bisa membawa kuman atau salmonella dan menyebarkannya ke makanan dan peralatan makan Anda andai mereka menyentuhnya.
3. Masak makanan mencapai suhu aman.
Bawalah termometer makanan untuk memastikan daging dan unggas sudah matang sepenuhnya. Ketahui suhu internal yang disarankan untuk setiap jenis daging.
Pastikan termometer diletakkan di bagian daging yang paling tebal untuk dapatkan hasil yang akurat. Jangan memasak makanan sebagian terlebih dahulu, akibat hal ini bisa memungkinkan bakteri bertahan hidup dan berkembang biak, dengan begitu bisa hingga tingkat yang sepertinya tidak bisa dihilangkan dengan memasak selanjutnya.
4. Secepatnya dinginkan makanan.
Pastikan makanan yang mudah rusak, seperti daging, ayam, dan salad yang dimasak, selalu didinginkan. Untuk menghindari fluktuasi suhu, pertimbangkan untuk memakai pendingin terpisah untuk minuman akibat orang akan terus menerus membuka pendingin minuman.
Bungkus dan simpan sisa makanan dalam pendingin atau lemari es dalam waktu dua jam setelah makan. Andai ragu tentang keamanan makanan apa pun, buang saja.
Andai Anda merasakan apa yang Anda duga sebagai penyakit bawaan makanan, perhatikan gejala-gejala Anda dengan saksama.
Meski demikian cukup banyak penyakit bisa diobati dengan meningkatkan asupan cairan untuk merubah cairan atau elektrolit yang hilang, kasus yang parah mungkin saja memerlukan perawatan lebih lanjut.
Secepatnya cari pertolongan medis andai Anda merasakan gejala-gejala seperti diare, demam tinggi, darah dalam tinja, muntah berkepanjangan, dehidrasi parah, atau tanda-tanda syok atau kebingungan.
Langkah selanjutnya:
Dokter Spesialis Michael Ulrichadalah seorang dokter Kedokteran Keluarga di Albert Lea, Minnesota.
[ad_2]
mayoclinichealthsystem.org








